WOW, Harga Jaguar Bekas, Model S-Type Cuma Rp 90 Jutaan

- Wartawan

Minggu, 28 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkel spesialis Jaguar-Land Rover, Mega Auto Indo di Pasar Mobil Kemayoran.(KOMPAS.com/Gilang)

Bengkel spesialis Jaguar-Land Rover, Mega Auto Indo di Pasar Mobil Kemayoran.(KOMPAS.com/Gilang)

Sumutterkini.com, JAKARTA – Diakui atau tidak mobil Eropa punya kelas tersendiri walau mobil bekas dan tahun tua. Maka dari itu tak sedikit orang yang mungkin belum mampu beli baru memilih beli mobil sekennya.

Salah satu mobil Eropa yang punya kasta “ningrat” di Indonesia ialah Jaguar. Populasi mobil asal Inggris ini tak sebanyak pabrikan Jerman semisal Mercedes-Benz dan BMW. Desainnya juga boleh dibilang lebih “konservatif.”

Buat penyuka Jaguar sejak lama yang saat itu belum kesampaian, saat ini bisa melirik mobil seken sebab harganya sudah turun. Terutama untuk Jaguar tahun lama seperti model S-Type dan X-Type tahun 2000’an.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jaguar tahun 2000’an sudah murah,” ujar Aim Prihandi, pemilik bengkel Mega Auto Indo, spesialis mobil Jaguar-Land Rover, di Pasar Mobil Kemayoran, dikutip Kompas.com, Jumat (26/1/2024).

“S-Type kalau pajak hidup itu sudah ada yang jual Rp 90 juta. Padahal kondisi barunya waktu saya masih di diler itu Rp 850 juta. Kalau pajak mati (harganya) lebih murah tergantung berapa pajaknya,” ujarnya.

Baca Juga  Timnas Indonesia Kalah dari Irak, Jokowi : Mainnya Sangat Bagus, tapi Bola Itu Bundar

Namun pria yang sudah buka bengkel spesialis Jaguar-Land Rover sejak 2016 ini mengatakan, bukaan harga tersebut tidak bisa dijadikan patokan.

Sebab pada dasarnya semua tergantung kondisi mobil.

“Tapi walau begitu harga Jaguar itu sebetulnya tidak jelas. Seperti ada Jaguar simpanan yang tidak pernah dipakai. Kilometernya tahun 2000 masih 20.000 Km harganya pasti tinggi punya kolektor,” ujar Aim.

“Contoh X-Type ada tahun 2005, yang saya tahu tidak pernah dipakai harganya masih Rp 300 jutaan, dalamnya juga seperti baru,” ujarnya.

Aim yang jebolan bengkel resmi Jaguar-Land Rover ini mengatakan, orang yang suka Jaguar lebih segmented ketimbang mobil Eropa lain. Kemudian tampilannya yang klasik punya nilai tersendiri.

Adapun penelurusuran Kompas.com di situs jual beli daring, S-Type tahun 2000 masih berkisar Rp 128 juta sampai Rp 145 jutaan. Sedangkan untuk X-Type tahun 2000’an dipatok berkisar Rp 145 jutaan. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Yamaha Pamerkan Produk Terbarunya Lexi LX 155 ke Warga Binjai-Langkat
Rilis Tiket MotoGP Mandalika Tahun 2024, Termahal Rp 20 Juta
Diskon SUV Medium di IIMS 2024, Semua Model Diskon Puluhan Juta Rupiah
Hasil 4 Besar Pebalap Tes Pramusim MotoGP 2024 di Sepang
Ulik Desain CR-V Hybrid, Kental Aura Premium
Banyak Konsumen Jimny 3 Pintu Geser ke Versi 5 Pintu
Ducati Tidak Khawatir Bagnaia Kalah dan Marquez Jadi Juara Dunia
Impresi Awal Coba Mobil Listrik Chery Omoda E5

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 22:35 WIB

Yamaha Pamerkan Produk Terbarunya Lexi LX 155 ke Warga Binjai-Langkat

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:48 WIB

Rilis Tiket MotoGP Mandalika Tahun 2024, Termahal Rp 20 Juta

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:05 WIB

Diskon SUV Medium di IIMS 2024, Semua Model Diskon Puluhan Juta Rupiah

Minggu, 11 Februari 2024 - 23:24 WIB

Hasil 4 Besar Pebalap Tes Pramusim MotoGP 2024 di Sepang

Minggu, 28 Januari 2024 - 14:33 WIB

WOW, Harga Jaguar Bekas, Model S-Type Cuma Rp 90 Jutaan

Sabtu, 27 Januari 2024 - 15:11 WIB

Ulik Desain CR-V Hybrid, Kental Aura Premium

Rabu, 24 Januari 2024 - 12:00 WIB

Banyak Konsumen Jimny 3 Pintu Geser ke Versi 5 Pintu

Senin, 22 Januari 2024 - 18:51 WIB

Ducati Tidak Khawatir Bagnaia Kalah dan Marquez Jadi Juara Dunia

Berita Terbaru

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB

Ketua MPR Dorong Notaris untuk Terapkan Cyber Notary. (Foto: istimewa)

Teknologi

Ketua MPR Dorong Notaris untuk Terapkan Cyber Notary

Minggu, 3 Mar 2024 - 09:55 WIB