Wanita Pembunuh Tetangga di Madina Babak Belur Dihajar Warga

- Wartawan

Minggu, 7 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita Pembunuh Tetangga di Madina Babak Belur Dihajar Warga

Wanita Pembunuh Tetangga di Madina Babak Belur Dihajar Warga

Wanita Pembunuh Tetangga di Madina Babak Belur Dihajar Warga

Sumutterkini.com, MADINA – Netian Sari (48), pelaku pembunuhan tetangganya, Satia (55) babak belur dihajar warga Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Aksi pemukulan itu terjadi ketika pelaku diamankan.

“Ketika diamankan, karena masyarakat emosi, sempat dimassa,” kata Plh Kasi Humas Polres Madina Ipda Bagus Seto saat dikonfirmasi detikSumut, Kamis (4/1/2024) sebagaimana dilansir dari detik.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagus mengatakan pelaku mengalami luka lebam di bagian muka usai dihajar warga. Dia menyebut saat ini pelaku masih dalam perawatan di RSUD Panyabungan.

“Pelaku masih dirawat di RS Panyabungan, karena keterbatasan fasilitas di RS Natal makanya kita bawa ke Panyabungan. (Pelaku) mengalami luka, makanya diberikan perawatan medis,” ujarnya.

Perwira pertama Polri itu mengatakan motif pembunuhan itu karena pelaku tersinggung dengan perkataan korban.

“Jadi, ada perkataan yang sering diucapkan si korban kepada si pelaku, yang menurut dia (pelaku) menyinggung dia, sakit hati,” kata Bagus.

Bagus menyebut pelaku merupakan orang Aceh yang baru sebulan pindah ke Desa Kampung Sawah itu. Pelaku tinggal di gedung sekolah yang sudah tidak digunakan dan kebetulan berdekatan dengan rumah korban. Bahkan, korban juga sering berkunjung ke tempat tinggal pelaku.

Baca Juga  Peran Aktif Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove, Kapolda Sumut Raih Penghargaan KLHK

“Pelaku ini tinggalnya di gedung sekolah yang memang sudah enggak terpakai lagi. Jadi, dia tinggal di situ. Kemudian si korban sering main ke situ karena bertetangga,” jelasnya.

Saat berkunjung, kata Bagus, korban sering mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati korban. Alhasil, pelaku geram hingga memukul korban berulang kali di bagian kepala dan wajah menggunakan kayu. Usai menghabisi nyawa korban, pelaku menyeret jasad korban ke parit belakang sekolah tempat pelaku tinggal.

“Emosi, dipukulkannya pakai kayu sepanjang 60 cm. Habis dipukul, tewas, diseret lah ke belakang gedung sekolah, ada parit, dimasukkan lah ke situ untuk menghilangkan jejak,” ujarnya.

Terkait isu bahwa pelaku mengincar harta korban, Bagus mengatakan pihaknya masih mendalami hal itu. Namun, menurutnya, sejauh ini motif tersebut belum terbuktikan.

“Jadi, untuk berita-berita yang sudah beredar di tengah masyarakat bahwasanya si pelaku mengincar hartanya si korban, itu belum terfaktakan dari hasil penyelidikan. Kita masih mendalami terkait adanya motif lain,” pungkasnya. (DIV/sumutterkini.com)

Penulis : Diva Suwanda

Editor : Diva Suwanda

Sumber Berita : Detik

Berita Terkait

Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,7, Ini Penjelasan BMKG
Besok, KPU Binjai Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kota
Dua Guru di SMPN 1 Stabat yang Lulus PPPK Diduga ‘Siluman’ Tak Pernah Masuk Sekolah Sejak Tahun 2021
Pelaku Begal di Kota Binjai Hanya Divonis 1 Tahun Penjara, Jauh dari Tuntutan JPU
Bandara Kualanamu Siap Sambut Event F1H2O Powerboat 2024
Rekapitulasi Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Diskors Hingga 6 Jam, Ini Respon KPU Langkat
Polisi Selidiki Gerombolan Geng Motor yang Serang Warga dan Bacok Empat Remaja di Langkat
Powerboat Danau Toba 2024 Ditarget Sedot 30-50 Ribu Wisatawan Lokal, 1.170 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:00 WIB

Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,7, Ini Penjelasan BMKG

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:52 WIB

Besok, KPU Binjai Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kota

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:47 WIB

Dua Guru di SMPN 1 Stabat yang Lulus PPPK Diduga ‘Siluman’ Tak Pernah Masuk Sekolah Sejak Tahun 2021

Kamis, 29 Februari 2024 - 21:34 WIB

Pelaku Begal di Kota Binjai Hanya Divonis 1 Tahun Penjara, Jauh dari Tuntutan JPU

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:58 WIB

Bandara Kualanamu Siap Sambut Event F1H2O Powerboat 2024

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:48 WIB

Rekapitulasi Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Diskors Hingga 6 Jam, Ini Respon KPU Langkat

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:40 WIB

Polisi Selidiki Gerombolan Geng Motor yang Serang Warga dan Bacok Empat Remaja di Langkat

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:59 WIB

Powerboat Danau Toba 2024 Ditarget Sedot 30-50 Ribu Wisatawan Lokal, 1.170 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

Berita Terbaru

Muhammadiyah: Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin Menyesatkan. (Foto: istimewa)

Nasional

Muhammadiyah: Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin Menyesatkan

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:16 WIB

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB