Usai Diberitakan, Forkopimca Kuala Gelar Pertemuan Soal Diskotek SF, Polisi Selidiki Peredaran Narkobanya

- Wartawan

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskotek Star Fly yang terletak di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Diskotek Star Fly yang terletak di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sumutterkini.com, LANGKAT – Beredar kabar unsur forkopimca di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar pertemuan terkait keberadaan Diskotek SF yang beroperasi tanpa mengantongi izin.

Pertemuan itu diketahui dihadiri Kapolsek Kuala, AKP Royember Panjaitan, Camat Kuala, Imanta PA, hingga Danramil Kuala, Lettu Gunawan Sakti Lubis. Dan pertemuan ini pasca pemberitaan yang dilakukan sejumlah insan jurnalis di Kabupaten Langkat.

Dalam surat berlogo Pemerintah Kabupaten Langkat dengan nomor: 460-17/TT/2024 ini, pertemuan atau rapat koordinasi membahas Diskotek SF tersebut digelar di Aula Kantor Camat Kuala, Selasa (16/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas keberadaan tempat disko yang pernah disegel Pemkab Langkat pada Januari 2022 lalu ini, Polres Langkat pun mengendus adanya peredaran narkotika.

Sebab, keberadaan tempat disko tentu saja dibarengi dengan peredaran narkotika jenis pil ekstasi. Kasat Res Narkoba Polres Langkat, AKP Hardiyanto pun setuju dengan hal ini.

Artinya jika ada tempat dugem, menejemen pun diduga menyediakan obat-obatan terlarang berupa pil ekstasi.

“Pasti itu (ada penjualan pil ekstasi),” ujar Hardiyanto, Senin (5/2/2024).

Lanjut Hardiyanto, ia juga sudah mendengar bahwa Diskotek SF pernah disegel. Bahkan menurut dia, Diskotek SF pun terancam disegel kembali.

“Sudah jalan suratnya untuk disegel, karena pemkab lagi ajukan surat ke perizinan,” ujar Hardiyanto.

Dikabarkan sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara menyesalkan sikap pemerintah kabupaten terkait keberadaan diskotek yang diduga ilegal karena beroperasi tanpa mengantongi izin.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) DPMPTSP Sumut, Faisal Arif, sikap Pemkab Langkat diduga acuh terkait hal tersebut.

Baca Juga  Muncul Narasi Ketidaknyamanan Menteri di Kabinet Jokowi, Wamenaker : Ya Mundur Saja

Sejatinya Pemkab Langkat dapat menindak diskotek berinisial SF yang berdiri di Kecamatan Kuala, Langkat.

Apalagi diskotek yang dimaksud pernah disegel oleh Pemkab Langkat pada Januari 2022 lalu.

“Kalau sudah pernah disegel (Pemkab Langkat), sudah bisa lah dieksekusi. Tapi karena sudah lama (disegel) coba kami cek ya,” ujar Faisal, Rabu (31/1/2024).

Lanjut Faisal, Pemkab Langkat dapat melakukan penyegelan terhadap Diskotek SF. Pasalnya, tempat hiburan malam tersebut membandel dan nekat beroperasi walau tak mengantongi izin operasional.

Bahkan muncul dugaan, bangunan diskotek yang ilegal ini atau tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) yang kini disebut persetujuan bangunan dan gedung (PBG).

“Harusnya pemerintah setempat bisa secara otomatis (menyegel), kemudian laporkan kepada kami. Kalau di provinsi, kami melakukan pengawasan terhadap diskotek yang sudah memiliki izin, apakah sudah sesuai dengan izinnya atau tidak” ujar Faisal.

“Memang benar kami yang mengeluarkan izin dan sudah sering saya sampaikan bahwa daerah dapat melakukan penindakan. Jangan beranggapan semua diskotek yang gak punya izin menjadi tanggung jawab provinsi,” sambungnya.

Jika semua dibebankan kepada provinsi, Faisal menambahkan, apa fungsi dan pengawasan bagi pemerintah kabupaten serta kota yang ada.

Ia menyebut, sudah berulang kali menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan terhadap diskotek yang tidak mengantongi izin.

“Kalau memang tidak mampu atau menyerah, buat surat kepada kami untuk mohon dukungan. Namun begitu kita cek dan mau saya tanyakan kenapa tiba-tiba persoalan yang gak punya izin menjadi tanggung jawab kami,” ujar Faisal. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Diduga Oknum Caleg Dapil I Langkat ‘Bermain’ di Rekapitulasi Kecamatan, Perolehan Bertambah 205 Suara
Diduga Menghirup Gas H2S, Puluhan Warga Sibanggor Dilarikan Ke Rumah Sakit
Wakapolda Sumut: Terimakasih Masyarakat Telah Menjaga Pemilu Damai
Guru Honorer Galang Dana untuk PTUN-kan Pemkab Langkat atas Kecurangan Seleksi PPPK
WNA Ikut Serta Hari Peduli Sampah Nasional Diperingati di Bukit Lawang, 642 Kg Sampah Terkumpul
5 Daerah di Aceh Masuk Nominasi Kandidat Paritrana Awards 2024
Dedi Iskandar Batubara Puncaki Perhitungan Sementara Suara DPD RI Sumut di Pemilu 2024
Tragedi Pemilu 2024: 23 KPPS Gugur, Ribuan Petugas Terkena Dampak Serius!

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:06 WIB

Diduga Oknum Caleg Dapil I Langkat ‘Bermain’ di Rekapitulasi Kecamatan, Perolehan Bertambah 205 Suara

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:35 WIB

Diduga Menghirup Gas H2S, Puluhan Warga Sibanggor Dilarikan Ke Rumah Sakit

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:02 WIB

Wakapolda Sumut: Terimakasih Masyarakat Telah Menjaga Pemilu Damai

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:49 WIB

Guru Honorer Galang Dana untuk PTUN-kan Pemkab Langkat atas Kecurangan Seleksi PPPK

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:11 WIB

WNA Ikut Serta Hari Peduli Sampah Nasional Diperingati di Bukit Lawang, 642 Kg Sampah Terkumpul

Kamis, 22 Februari 2024 - 06:38 WIB

5 Daerah di Aceh Masuk Nominasi Kandidat Paritrana Awards 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:49 WIB

Dedi Iskandar Batubara Puncaki Perhitungan Sementara Suara DPD RI Sumut di Pemilu 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:41 WIB

Tragedi Pemilu 2024: 23 KPPS Gugur, Ribuan Petugas Terkena Dampak Serius!

Berita Terbaru