Traveler Wanita Diciduk Petugas Bandara karena Selundupkan Ratusan Katak Beracun Harlequin

- Wartawan

Sabtu, 3 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Traveler Wanita Diciduk Petugas Bandara karena Selundupkan Ratusan Katak Beracun Harlequin. (Foto: x/Twitter)

Traveler Wanita Diciduk Petugas Bandara karena Selundupkan Ratusan Katak Beracun Harlequin. (Foto: x/Twitter)

Traveler Wanita Diciduk Petugas Bandara karena Selundupkan Ratusan Katak Beracun Harlequin

Sumutterkini.com, BOGOTA – Seorang traveler wanita asal Brasil yang melakukan perjalanan ke Sao Paulo melalui Panama didakwa melakukan perdagangan satwa liar setelah kedapatan menyelundupkan 130 katak Harlequin di kopernya.

Mengutip Okezone, Sabtu (3/2/2024), ia diciduk di Bandara Internasional El Dorado Bogota oleh pihak berwenang pada Senin (29/1/2024) lalu setelah hewan beracun itu ditemukan dikemas dalam tabung film kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hewan amfibi yang terancam punah ini dilaporkan bernilai USD1.000 atau setara dengan Rp15,7 juta per ekor.

Aksi penyelundupan ini mencuatkan keprihatinan serius atas perdagangan hewan liar, terutama bagi spesies yang terancam punah.

Pejabat berwenang melaporkan bahwa hewan yang dikenal sebagai katak panah beracun saat koper dibuka ditemukan dalam kondisi dehidrasi dan stres.

Baca Juga  Lisa BLACKPINK dan Frederic Arnault Kepergok Bareng di Bandara

Melansir The Independent, Katak Harlequin sangat beracun dan lazim ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan.

Ia dianggap sebagai spesies yang terancam punah. Hewan ini, meskipun kecil, merupakan predator yang dapat membahayakan burung dan hewan lainnya dengan kelenjar kulitnya yang beracun.

Menurut Kepala Polisi Bogota, Juan Carlos Arevalo, katak jenis itu sangat dicari oleh kolektor swasta internasional.

Secara total, para pejabat memperkirakan wanita itu membawa katak selundupan senilai USD130.000 atau sekitar Rp2 miliar dalam perjalanannya ke Brasil.

Sementara, Adriana Soto selaku Sekretaris Lingkungan Hidup Bogotá mengatakan bahwa pelaku penyelundupan itu berdalih katak Harlequin kecil, yang panjangnya sekira 5 centimeter itu hanya hadiah yang diperolehnya dari komunitas lokal di Kolombia selatan.

Namun demikian, polisi tidak percaya begitu saja oleh keterangan pelaku.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Para Pemimpin Amerika Latin Serentak kecam Agresi Militer Israel di Jalur Gaza
Lebih dari 100 Orang Tewas saat Israel Tembaki Kerumunan Warga Palestina yang Menunggu Bantuan Kemanusiaan
Fadli Zon Ajak Parlemen Se-Asia Dukung Keadilan bagi Rakyat Palestina
Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB
Usai Didiagnosis Kanker, Raja Charles Sampaikan Pernyataan Perdananya
Warga Indonesia di Jepang Lakukan Pencoblosan Hari Ini
Menkes Dorong Dunia Percepat Penyediaan Vaksin TBC Baru
Kisah Kecelakaan Mobil yang Dialami The Beatles Saat Awal Karir Jadi Mantra Kesuksesan

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 08:22 WIB

Lebih dari 100 Orang Tewas saat Israel Tembaki Kerumunan Warga Palestina yang Menunggu Bantuan Kemanusiaan

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:37 WIB

Fadli Zon Ajak Parlemen Se-Asia Dukung Keadilan bagi Rakyat Palestina

Minggu, 11 Februari 2024 - 22:57 WIB

Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB

Minggu, 11 Februari 2024 - 17:37 WIB

Usai Didiagnosis Kanker, Raja Charles Sampaikan Pernyataan Perdananya

Minggu, 11 Februari 2024 - 11:45 WIB

Warga Indonesia di Jepang Lakukan Pencoblosan Hari Ini

Minggu, 11 Februari 2024 - 10:00 WIB

Menkes Dorong Dunia Percepat Penyediaan Vaksin TBC Baru

Jumat, 9 Februari 2024 - 20:51 WIB

Kisah Kecelakaan Mobil yang Dialami The Beatles Saat Awal Karir Jadi Mantra Kesuksesan

Rabu, 7 Februari 2024 - 22:10 WIB

Polisi Masukan Aktivis Perempuan Pro Demokrasi Hong Kong Agnes Chow Sebagai DPO

Berita Terbaru

Bagaimana Peluang Kursi DPR dan Caleg di Dapil Sumut I?. (Foto: istimewa)

Nasional

Bagaimana Peluang Kursi DPR dan Caleg di Dapil Sumut I?

Sabtu, 2 Mar 2024 - 20:37 WIB