Transformasi Layanan Rujukan, RSUP HAM Dorong Setiap RS Daerah Mampu Layani Kasus Aneurisma Otak

- Wartawan

Selasa, 6 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transformasi Layanan Rujukan, RSUP HAM Dorong Setiap RS Daerah Mampu Layani Kasus Aneurisma Otak. (Foto: istimewa)

Transformasi Layanan Rujukan, RSUP HAM Dorong Setiap RS Daerah Mampu Layani Kasus Aneurisma Otak. (Foto: istimewa)

Transformasi Layanan Rujukan, RSUP HAM Dorong Setiap RS Daerah Mampu Layani Kasus Aneurisma Otak

Sumutterkini.com, MEDAN Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) terus mendorong setiap rumah sakit (RS) daerah agar mampu melayani kasus aneurisma otak.

Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) menyebutkan, hal ini bisa diwujudkan melalui program pengampuan layanan prioritas dalam transformasi layanan rujukan secara nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan, RSUP HAM sendiri telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai rumah sakit pengampu regional di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta sebagian Aceh, Riau dan Kepulauan Riau.

Program pengampuan layanan rujukan ini dilakukan untuk 10 penyakit prioritas, termasuk stroke, yang merupakan salah satu penyakit yang disebabkan pecah aneurisma otak.

“Kita menargetkan tahun 2024 ini, beberapa rumah sakit di area pengampuan RSUP HAM untuk layanan stroke, yaitu Sumut dan Aceh dapat ikut tumbuh bersama, sehingga layanan aneurisma otak dapat dikerjakan di RS lain,” katanya, Selasa (6/2/2024).

Karena itu, dia berharap program ini dapat membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang jauh lebih merata.

Baca Juga  Waspada Stroke Akibat Pecah Aneurisma Otak, Dokter RSUP HAM: Kontrol Tekanan Darah

Sejauh ini, RSUP HAM sudah melayani kasus aneurisma otak secara rutin untuk penanganan stroke, baik dengan metode clipping (operasi buka tempurung kepala) atau coiling (kateterisasi melalui paha).

Sepanjang tahun 2023, Kelompok Staf Medis (KSM) Bedah Saraf RSUP HAM melakukan 29 operasi aneurisma otak, yaitu 21 operasi clipping dan delapan operasi coiling.

Menurut salah satu dokter spesialis bedah saraf RSUP HAM, dr Muhammad Ari Irsyad MKed SpBS, jumlah kasus tersebut di luar dugaan.

“Awalnya Kemenkes RI menargetkan sekitar 10 operasi dalam setahun untuk RS ini, baik operasi metode clipping maupun coiling. Namun, kenyataannya jumlah kasus yang datang cukup banyak,” ungkapnya.

Karena itu, Ari meyakini kasus aneurisma otak di daerah sebenarnya masih jauh lebih banyak dan butuh penanganan segera. Untuk penanganan aneurisma otak dengan operasi coiling, RSUP HAM sendiri baru bisa melakukannya untuk pertama kali pada tahun 2023, yang dikerjakan oleh dr Ari.

“Dengan begitu, layanan aneurisma otak di RSUP HAM kini menjadi lebih lengkap,” tandasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Pesan Dokter Gizi, Usai Lebaran Hindari Daging dan Gorengan
Ingat, Penyakit Tak Libur saat Libur Lebaran, Kemenkes: Waspadai DBD dan HFMD
RSUP HAM Pastikan Tetap Berikan Pelayanan Selama Libur dan Cuti Lebaran 2024
Dirjen Yankes Kemenkes Kunjungi Layanan RS Adam Malik
RSUP HAM Berhasil Lakukan Operasi Stereotaktik Tumor Biopsi Perdana
Kenali Glaukoma, Si Penyebab Kebutaan Kedua Setelah Katarak
Legislator: Pembagian “Kue” Pembangunan di Bidang Kesehatan Belum Adil
Komisi IX DPR Minta Pemerintah Kerahkan Potensi Sumber Daya Tangani Darurat DBD

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 23:10 WIB

Pesan Dokter Gizi, Usai Lebaran Hindari Daging dan Gorengan

Kamis, 11 April 2024 - 12:50 WIB

Ingat, Penyakit Tak Libur saat Libur Lebaran, Kemenkes: Waspadai DBD dan HFMD

Jumat, 5 April 2024 - 10:00 WIB

RSUP HAM Pastikan Tetap Berikan Pelayanan Selama Libur dan Cuti Lebaran 2024

Rabu, 3 April 2024 - 16:09 WIB

Dirjen Yankes Kemenkes Kunjungi Layanan RS Adam Malik

Jumat, 29 Maret 2024 - 10:22 WIB

RSUP HAM Berhasil Lakukan Operasi Stereotaktik Tumor Biopsi Perdana

Rabu, 27 Maret 2024 - 08:20 WIB

Kenali Glaukoma, Si Penyebab Kebutaan Kedua Setelah Katarak

Selasa, 26 Maret 2024 - 10:17 WIB

Legislator: Pembagian “Kue” Pembangunan di Bidang Kesehatan Belum Adil

Senin, 25 Maret 2024 - 16:26 WIB

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Kerahkan Potensi Sumber Daya Tangani Darurat DBD

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB