Timnas Indonesia Lolos Pertama Kali ke 16 Besar Piala Asia 2023, Pengamat: Kita Bikin Sejarah

- Wartawan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia Lolos Pertama Kali ke 16 Besar Piala Asia 2023, Pengamat: Kita Bikin Sejarah. (Foto: PSSI)

Timnas Indonesia Lolos Pertama Kali ke 16 Besar Piala Asia 2023, Pengamat: Kita Bikin Sejarah. (Foto: PSSI)

Timnas Indonesia Lolos Pertama Kali ke 16 Besar Piala Asia 2023, Pengamat: Kita Bikin Sejarah

Sumutterkini.com, JAKARTA Timnas Indonesia dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, setelah secara dramatis menempati peringkat empat posisi tiga terbaik pada fase grup.

Hasil ini didapat setelah Oman ditahan imbang 1-1 oleh Kirgistan. Oman yang hanya mendulang satu poin, gagal menggeser Timnas di peringkat empat posisi tiga terbaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, pengamat Sepak Bola, Gita Suwondo mengatakan, lolosnya Timnas Indonesia ke babak 16 besar untuk pertama kali adalah sebuah sejarah.

“Artinya kita sudah bikin sejarah, sejarahnya sama sebenarnya dengan 2004 dan 2007. (Timnas) dapat 3 poin di grup, tapi pada saat itu yang diambil hanya juara dan runner up, kita gagal lolos. Kali ini kan ada 4 peringkat ke-3 terbaik dan kita ada di sana. Kalau dibilang luck ya sepak bola atau olahraga lainnya kan butuh luck, dan luck itu yang kita dapat dengan hasil dari Oman lawan Kirgistan,” katanya mengutip nusantaraterkini.co, Jumat (26/1/2024).

Gita mengatakan, Timnas memang diuntungkan dengan hasil dari Kirgistan yang menyamakan kedudukan pada 10 menit terakhir lawan Oman. Yang kemudian, membuat Indonesia dipastikan lolos ke 16 besar.

“Ya kalau bisa dibilang, nasib kita sama lah dengan Vietnam tahun 2019. Yang membuat mereka lolos ke 16 Besar ya sebagai peringkat ke-3 dan nomor 4, peringkat ke-3 terakhir yang bisa lolos waktu itu. Jadi peluang kita sama,” ungkapnya.

Vietnam saat itu disebutkannya lolos ke babak perempat final setelah menahan imbang Yordania dan menang lewat adu penalti. Timnas dituturkannya berkemungkinan untuk mengikuti jejak Vietnam.

Kemudian, ia juga mengungkapkan permainan timnas saat ini memang mengalami kemajuan, lebih baik dari masa-masa sebelum dinahkodai Shin Tae-yong.

“Kita lebih bagus dari masa-masa sebelum ini, kita tidak inferior terhadap lawan yang ada di kelas atas Asia, seperti Irak dan juga Jepang. Tapi memang kita tetap kesulitan menghadapi mereka, karena kualitas kita yang beda dengan mereka,” tuturnya.

Baca Juga  Bela Presiden Jokowi Karena Disebut Tak Bisa Kerja, Prabowo: Saya Kira Otaknya Perlu Diperiksa

Dia menjelaskan bahwa tim olahraga sejatinya melihat secara degree of comparison yang mana jika kita bermain baik tetapi lawan lebih baik lagi, kita akan repot juga.

“Contohnya lawan Jepang lah, kita lebih di didikte loh lawan Jepang. Kita nyaris nggak punya peluang,” ungkapnya.

Pada saat melawan Jepang, menurutnya, hanya ada satu kesalahan yakni blunder Jordi Amat di kotak penalti yang membuahkan gol untuk Jepang. Namun, secara bertahan seperti blocking, taktik low block, diungkapkannya bagus, sehingga Jepang sulit untuk masuk ke dalam kotak penalti Tim Garuda.

Teruntuk babak kedua, memang Timnas dituturkannya lebih bermain terbuka karena harus menyamakan kedudukan. Maka dari itu Jepang terlihat lebih mudah dengan mencetak dua gol.

“Tetap kita laga lawan Irak dan Jepang itu, sama dengan laga lawan Argentina di Senayan ya. Kita bagus di belakang, tapi kita tidak punya kemampuan untuk counter attack dengan cepat. Gol kita kan juga dari set piece nya Pratama Arhan, yang diselesaikan oleh Sandy Walsh, ya itu pun setelah kita ketinggalan 0-3 di menit-menit akhir juga. Jadi memang secara kualitas ya kita kalah dari jepang dan juga dari Irak,” ungkapnya.

Kemudian, ia mengatakan yang masih harus diperbaiki oleh Timnas adalah permainan build up dari belakang. Hal ini dikarenakan, jika Timnas berhadapan dengan tim sekelas Jepang, counter attack Timnas harus cepat.

“Harus kayak golnya Marselino Ferdinan waktu lawan Iran. Nah itu yang kita nggak dapat waktu lawan jepang. Karena Jepang press dari atas,” ungkapnya.

Diketahui, pada babak 16 besar, Timnas akan menghadapi The Socceroos, Australia. Pertandingan ini akan dimainkan di Jassim Bin Hamad Stadium, Qatar, Minggu (28/1/2024) pukul 18.30 WIB.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Diminati Klub-klub Besar, De Zerbi Ingin Fokus untuk Brighton
Harapan Manajer City Kepada Sir Jim Ratcliff : Mengembalikan Kejayaan
Patung Dani Alves Dirusak Usai Divonis Penjara
Disanksi Larangan Bermain 4 Tahun Karena Doping, Paul Pogba Ajukan Banding
Nasib Ten Hag Sudah Diputuskan Man United, Mantan Pemain Sebut Lolos atau Tidak ke Liga Champions
Shin Tae-yong Buka Suara soal Perpanjangan Kontrak di Timnas Indonesia
Erick Thohir: Sepakbola Indonesia Akan Berkembang Baik dengan VAR
Chelsea Tahan Imbang Manchester City 1-1 di Etihad

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 15:41 WIB

Diminati Klub-klub Besar, De Zerbi Ingin Fokus untuk Brighton

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:12 WIB

Harapan Manajer City Kepada Sir Jim Ratcliff : Mengembalikan Kejayaan

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:14 WIB

Patung Dani Alves Dirusak Usai Divonis Penjara

Jumat, 1 Maret 2024 - 08:03 WIB

Disanksi Larangan Bermain 4 Tahun Karena Doping, Paul Pogba Ajukan Banding

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:44 WIB

Nasib Ten Hag Sudah Diputuskan Man United, Mantan Pemain Sebut Lolos atau Tidak ke Liga Champions

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:27 WIB

Shin Tae-yong Buka Suara soal Perpanjangan Kontrak di Timnas Indonesia

Minggu, 18 Februari 2024 - 14:14 WIB

Erick Thohir: Sepakbola Indonesia Akan Berkembang Baik dengan VAR

Minggu, 18 Februari 2024 - 10:38 WIB

Chelsea Tahan Imbang Manchester City 1-1 di Etihad

Berita Terbaru

Ketua MPR Dorong Notaris untuk Terapkan Cyber Notary. (Foto: istimewa)

Teknologi

Ketua MPR Dorong Notaris untuk Terapkan Cyber Notary

Minggu, 3 Mar 2024 - 09:55 WIB