Tim SAR Temukan Jenazah di Perairan Aceh, Diduga Pengungsi Rohingya

- Wartawan

Minggu, 24 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Rescuer Pos SAR Meulaboh bersama Potensi SAR melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi terhadap korban yang terapung di perairan Barat Calang, diduga pengungsi Rohingya yang tenggelam, Minggu (24/3/2024(KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMI/Tim SAR)

Tim Rescuer Pos SAR Meulaboh bersama Potensi SAR melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi terhadap korban yang terapung di perairan Barat Calang, diduga pengungsi Rohingya yang tenggelam, Minggu (24/3/2024(KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMI/Tim SAR)

Sumutterkini.com, ACEH – Nelayan di Perairan Calang, Kabupaten Aceh Jaya, menemukan tiga sosok jenazah di lautan.

Usai menemukan jenazah, mereka langsung melaporkannya ke tim SAR. Kepala Kantor Basarnas Banda Aceh, Haris Al Hussain mengaku langsung menurunkan Tim Rescuer Pos SAR Meulaboh bersama Potensi SAR untuk operasi pencarian korban terapung di perairan Barat Calang.

“Setelah melakukan pencarian, tim menemukan tiga jenazah, masing-masing dua perempan dewasa dan satu anak laki-laki,” jelas Al Hussain dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kompas.com, Minggu (24/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hussain menduga para korban merupakan pengungsi Rohingya yang sebelumnya hilang akibat kapal yang ditumpangi terbalik dan tenggelam.

Baca Juga  Rumah di Blitar Roboh Tertimpa Pohon Tumbang, BPBD Siaga Bencana Angin Kencang

“Jenazah langsung dibawa ke RS Teuku Umar di Calang, Aceh Jaya,” jelas Al Hussain.

Komandan Operasi Satgas SAR Aceh Jaya, Mirza mengungkapkan, ketiga jenazah sudah dimakamkan di halaman belakang kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Jaya, setelah berkoordinasi dengan Pemda, UNHCR, dan Imigrasi.

“Untuk siang ini kami juga menerima laporan dari nelayan di kawasan Lhok Kruet dan Tuenom, mereka menemukan jenazah yang terapung, dan tim sedang menuju ke masing-masing lokasi untuk melakukan evakuasi,” jelas Mirza melalui sambungan telepon, Minggu (24/3/2024) siang.

Mirza mengatakan, proses pencarian dilakukan hingga Maghrib dan akan dihentikan mulai Senin besok. Namun evakuasi akan dilakukan jika ada penemuan jenazah lainnya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru