Tawuran di Bassura, Kapolres Jaktim Ajak Warga Berdamai, Polisi Buru Provokator

- Wartawan

Minggu, 28 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tawuran di Bassura, Kapolres Jaktim Ajak Warga Berdamai, Polisi Buru Provokator. (Foto: X/Twitter)

Tawuran di Bassura, Kapolres Jaktim Ajak Warga Berdamai, Polisi Buru Provokator. (Foto: X/Twitter)

Tawuran di Bassura, Kapolres Jaktim Ajak Warga Berdamai, Polisi Buru Provokator

Sumutterkini.com, JAKARTA Kapolres Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengajak warga RW 01 dan RW 02 di Jatinegara, Jakarta Timur untuk berdamai.

Seperti diketahui, kedua kelompok warga tersebut terlibat tawuran di depan Mal Bassura, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Minggu, (28/1/2024) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk itu langkah yang kami lakukan ini yang terakhir adalah langkah rekonsiliasi artinya deklarasi damai. Agar kedua belah pihak sepakat untuk bersama dan tidak lagi mengulangi perbuatan-perbuatan mereka dalam bentuk tawuran atau bentuk apapun,” katanya di Taman Basura, Jakarta Timur mengutip Nusantaraterkini.co.

Dijelaskannya, Polres Metro Jakarta Timur melakukan langkah ini dikarenakan adanya peristiwa-peristiwa tawuran yang terjadi di kedua warga.

Sebelum deklarasi damai itu dilakukan, dikatakannya, sudah beberapa langkah yang telah dilakukan pihaknya untuk mengatasi hal ini.

“Yaitu kita melakukan perundingan atau pertemuan bersama di kelurahan yang disepakati, kami dari pihak pemerintah akan memfasilitasi untuk membangun pagar pembatas jalan di antara kedua RW,” jelasnya.

Baca Juga  Jenazah 4 Anak yang Dibunuh Ayah di Jagakarsa Dibawa Pulang Keluarga dari RS Polri Kramatjati

Kemudian, ia mengaku akan membangun pagar mengelilingi Taman Basura, yang sering dijadikan tempat untuk tawuran.

“Selanjutnya juga akan dibangun CCTV untuk memantau aktivitas kedua warga, juga penerangan ditambah di sini, serta membuat posko bersama,” ungkapnya.

Sebenarnya, dia mengungkapkan, penyebab tawuran hanyalah masalah sepele, yakni terdapat lima orang yang disinyalir berasal dari luar daerah yang memprovokasi.

“(Mereka menaiki) kendaraan, mengacungkan bambu dan juga batu, itu memicu kedua warga melakukan tawuran,” tutupnya.

Dalam pengamanan tawuran, terangnya, lima anggota polisi mengalami luka di bagian kaki akibat lemparan batu dari pelaku. Kemudian, saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki provokator yang menyebabkan terjadinya tawuran.

“Belum diketahui identitasnya. Lima orang tersebut masih dalam penyelidikan,” tuturnya.

Sebelumnya Kapolres Jaktim memang menampung keluh kesah warga guna mencegah terjadinya tawuran lagi di tempat tersebut.

Dikarenakan adanya provokator, para remaja yang tersulut emosi saling melemparkan batu di jalan tersebut.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel
Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun
Bercanda Ada Bom, Penumpang Asal Padang Tujuan Sumut Ditangkap di BIM
Harga Beras Sentuh Rp 17.000, Penjual : 25 Tahun Saya Jualan, Ini yang Paling Mahal
BMKG Bantah Angin Kencang di Rancaekek dan Jatinangor Tornado
Dilema Pengusaha Warteg, Ingin Naikkan Harga tapi Takut Pelanggan Kabur
Dilantik jadi Menkopolhukam, Ini Pesan Komisi III ke Hadi Tjahjanto
Bamsoet Apresiasi Ditandatanganinya Perpres Hak Cipta Penerbit di Hari Pers Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:51 WIB

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:45 WIB

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:37 WIB

Bercanda Ada Bom, Penumpang Asal Padang Tujuan Sumut Ditangkap di BIM

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:27 WIB

Harga Beras Sentuh Rp 17.000, Penjual : 25 Tahun Saya Jualan, Ini yang Paling Mahal

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:21 WIB

BMKG Bantah Angin Kencang di Rancaekek dan Jatinangor Tornado

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:59 WIB

Dilema Pengusaha Warteg, Ingin Naikkan Harga tapi Takut Pelanggan Kabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:55 WIB

Dilantik jadi Menkopolhukam, Ini Pesan Komisi III ke Hadi Tjahjanto

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:20 WIB

Bamsoet Apresiasi Ditandatanganinya Perpres Hak Cipta Penerbit di Hari Pers Nasional

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB