Tabung Gas Helium di RS Brawijaya Diduga Pecah, Asap Tebal Mengepul

- Wartawan

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan asap tebal yang diduga diakibatkan tabung gas helium pecah di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024)(KOMPAS.com/Dzaky Nurcahyo)

Penampakan asap tebal yang diduga diakibatkan tabung gas helium pecah di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024)(KOMPAS.com/Dzaky Nurcahyo)

Sumutterkini.com, JAKARTA – Tabung gas helium di Rumah Sakit (RS) Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, pecah, Jumat (2/2/2024) malam. Akibat insiden ini, asap tebal mengepul di salah satu sudut RS.

“Kepulan asap sempat keluar dari salah satu ventilasi di dekat ruang radiologi. Asap diduga berasal dari tabung gas helium yang pecah,” ujar Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Suhudi dilansir Kompas.com.

Adapun, peristiwa ini mulanya diketahui oleh pihak sekuriti RS Brawijaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka melihat asap pekat keluar dari ventilasi dan mengira terjadi kebakaran. Pihak sekuriti lantas menghubungi pemadam kebakaran (damkar) guna memastikan peristiwa yang terjadi.

Baca Juga  India Open 2024, Gregoria Tersingkir di Babak 16 Besar

“Kami terima berita pukul 21.16 WIB dan anggota langsung cek ke lokasi. Tak lama setelah sampai, asap sudah mulai menghilang,” tutur Suhudi.

Anggota damkar kemudian mencoba menelusuri sumber asap dan diduga kuat dari tabung gas helium yang pecah.

“Sudah dicek ketika anggota sampai, tapi tidak ada api dan asap. Diduga penyebabnya ada tabung gas helium yang pecah dan mengakibatkan kepulan,” imbuh dia. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru