Soal Presiden Boleh Ikut Kampanye, KPU: Itu Norma dalam UU Pemilu

- Wartawan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soal Presiden Boleh Ikut Kampanye, KPU: Itu Norma dalam UU Pemilu. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Soal Presiden Boleh Ikut Kampanye, KPU: Itu Norma dalam UU Pemilu. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Soal Presiden Boleh Ikut Kampanye, KPU: Itu Norma dalam UU Pemilu

Sumutterkini.com, JAKARTA Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan, apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait presiden boleh berkampanye itu merupakan norma yang ada dalam Undang-Undang (UU) Pemilu.

“Loh di UU Pemilu kan sudah diatur toh, apa yang disampaikan Pak Presiden tersebut. Yang disampaikan Pak Presiden itu menyatakan norma yang ada di UU Pemilu,” katanya kepada wartawan di Merlynn Park Hotel, Jakarta Pusat, mengutip Nusantaraterkini.co, Kamis (25/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, ia menyebutkan terkait wewenang pengawasan kampanye letaknya berada pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Yang menjalankan tugas dan wewenang pengawasan Bawaslu. Silahkan ditanyakan ke Bawaslu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hasyim menyebutkan, presiden memang bisa berkampanye dan memihak sesuai dengan ketentuan yang ada pada UU Pemilu. Pada UU tersebut juga diungkapkannya diatur mengenai jenis-jenis pejabat negara yang boleh dan tidak boleh berkampanye.

Baca Juga  Soal Perkembangan Sirekap, Ini Penjelasan Ketua KPU

Kemudian terkait bias atau tidak, ia meminta untuk mengecek pasal yang ada di UU Pemilu itu. Karena dia menyampaikan, pasal yang ada di UU jelas tidak mempermasalahkan.

“Menyampaikan saja toh. Nah soal nanti bagaimana lapangan, faktanya memihak atau enggak, menggunakan fasilitas negara atau tidak, itu kan ada lembaga yang mengawasi kegiatan-kegiatan kampanye,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Presiden boleh berkampanye dan memihak salah satu pasangan calon (paslon) dalam kontestasi Pemilu 2024.

Menurut Presiden Jokowi, hal ini bisa dilakukan karena presiden termasuk pejabat negara atau pejabat politik, asalkan tidak menggunakan fasilitas negara.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Oknum Panwascam di Langkat Terima Beras Berlogo Parpol, Ini Respon Bawaslu
Ada 11 Nama yang Daftar ke DPC Gerindra Kota Binjai Usai Penjaringan Bacalon Wali Kota
Ikut Bacalon Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi Sudah Kembalikan Berkas Pendaftaran ke 4 parpol
Sosok Ricky Anthony Anggota DPRD Sumut Bersama Tiga Keluarganya yang Duduk Dikursi Dewan
DPC PPP Kota Binjai Umumkan 6 Nama Bacalon Kepala Daerah Usai Tutup Pendaftaran
KPU Binjai dan Langkat Baru Terima 1 Paslon Independen yang Daftarkan Diri Jadi Bacalon Kepala Daerah
Tepat Dihari Ulang Tahun Ibunya, Rizky Yunanda Sitepu Daftar Bacalon Bupati Langkat ke DPC Gerinda
Soal Penambahan Kursi Menteri, Gerindra: Masih dalam Pengkajian

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 18:14 WIB

Oknum Panwascam di Langkat Terima Beras Berlogo Parpol, Ini Respon Bawaslu

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:36 WIB

Ada 11 Nama yang Daftar ke DPC Gerindra Kota Binjai Usai Penjaringan Bacalon Wali Kota

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:40 WIB

Ikut Bacalon Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi Sudah Kembalikan Berkas Pendaftaran ke 4 parpol

Senin, 20 Mei 2024 - 21:41 WIB

Sosok Ricky Anthony Anggota DPRD Sumut Bersama Tiga Keluarganya yang Duduk Dikursi Dewan

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:46 WIB

DPC PPP Kota Binjai Umumkan 6 Nama Bacalon Kepala Daerah Usai Tutup Pendaftaran

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:25 WIB

KPU Binjai dan Langkat Baru Terima 1 Paslon Independen yang Daftarkan Diri Jadi Bacalon Kepala Daerah

Selasa, 14 Mei 2024 - 20:36 WIB

Tepat Dihari Ulang Tahun Ibunya, Rizky Yunanda Sitepu Daftar Bacalon Bupati Langkat ke DPC Gerinda

Sabtu, 11 Mei 2024 - 13:20 WIB

Soal Penambahan Kursi Menteri, Gerindra: Masih dalam Pengkajian

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram. (Foto: ilustrasi/web logam mulia)

Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:32 WIB