Sikap Gibran Saat Debat Dikritik, Jokowi : Saya Enggak Mau Menilai Lagi

- Wartawan

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo alias Jokowi bersama Menteri Pertahanan dan Panglima TNI Agus Subiyanto usai serah terima pesawat Super Hercules C-130J di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024).(KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A)

Presiden Joko Widodo alias Jokowi bersama Menteri Pertahanan dan Panglima TNI Agus Subiyanto usai serah terima pesawat Super Hercules C-130J di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024).(KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A)

Sumutterkini.com, JAKARTAPresiden Joko Widodo menyatakan enggan merespons saat ditanya soal sikap putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka yang dikritik saat mengikuti debat keempat pemilihan presiden (pilpres) 2024 pada Minggu (21/4/2024) lalu.

Sebagaimana diketahui, Gibran menjadi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 yang mendampingi calon presiden (capres) Prabowo Subianto.

“Saya enggak mau menilai lagi,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024) dikutip dari Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Jokowi, jika dirinya memberi penilaian dikhawatirkan akan menjadi perdebatan kembali.

“(Kalau) menilai-nilai nanti (jadi) debat yang kedua lagi nanti,” tegasnya.

Dikritik

Sikap Gibran saat debat menuai kritik dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Putri Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, yang menilai aksi Gibran yang seolah mencari-cari jawaban di atas panggung melecehkan cawapres nomor 3 Mahfud MD.

Tindakan itu diketahui dilakukan ketika menanyakan soal greenflation atau inflasi hijau kepada Mahfud. Pertanyaan itu dijawab dengan kebijakan ekonomi hijau.

“Ya itu kan kesannya melecehkan sekali,” kata Yenny Wahid saat ditemui awak media usai menghadiri debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini mengatakan, tindakan itu tidak perlu dilakukan Gibran karena cawapres lainnya, yakni Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar merupakan sosok yang sudah dianggap layak oleh publik dan hampir menjadi wakil presiden.

Baca Juga  Alasan Cari Makan, 5 Pengungsi Rohingya di Langkat Melarikan Diri

Menurut Yenny, ekspresi yang penuh sangat hormat dalam debat itu sangat penting. Sebaliknya, bersikap ingin atau sengaja menjatuhkan orang lain menjadi contoh yang tidak baik bagi anak muda.

Sementara Mahfud menilai, Gibran dilatih untuk mempermalukan dirinya dengan menunjukkan gestur celingak-celinguk kepadanya saat debat cawapres. Menurut Mahfud, “pelatih” Gibran menyuruhnya melakukan hal itu karena berasumsi bahwa Mahfud bisa dikerjai.

“Jadi Mas Gibran tuh, Mas Gibran itu dilatih agar gini-gini (celingak-celinguk) biar mempermalukan saya,” kata Mahfud dalam acara Tabrak Prof! Semarang, Selasa (23/1/2024), dikutip dari akun YouTubue miliknya.

“Maunya mempermalukan kan, saya permalukan balik,” ujar dia.

Presiden pernah komentari debat

Menurut Presiden, debat yang diikuti oleh tiga calon presiden (capres) itu kurang menampilkan substansi dan visi. Jokowi juga menyoroti soal saling serang antarcapres secara personal dalam debat tersebut.

Komentar Jokowi terkait debat, direspons calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan. Ia mengaku terkejut mendengar Jokowi ikut mengomentari debat capres.

Dia mengaku tak ingin berkomentar lebih atas pandangan Jokowi, Anies menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat yang melihat tingkah orang nomor satu di Indonesia itu.

“Saya malah agak terkejut Pak Presiden kok berkomentar soal debat ya? Jadi saya tidak mau berkomentar terlalu banyak dah, biar publik aja nanti yang menilai,” kata Anies di Gorontalo, Senin (8/1/2024). (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Oknum Panwascam di Langkat Terima Beras Berlogo Parpol, Ini Respon Bawaslu
Ada 11 Nama yang Daftar ke DPC Gerindra Kota Binjai Usai Penjaringan Bacalon Wali Kota
Ikut Bacalon Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi Sudah Kembalikan Berkas Pendaftaran ke 4 parpol
Sosok Ricky Anthony Anggota DPRD Sumut Bersama Tiga Keluarganya yang Duduk Dikursi Dewan
DPC PPP Kota Binjai Umumkan 6 Nama Bacalon Kepala Daerah Usai Tutup Pendaftaran
KPU Binjai dan Langkat Baru Terima 1 Paslon Independen yang Daftarkan Diri Jadi Bacalon Kepala Daerah
Tepat Dihari Ulang Tahun Ibunya, Rizky Yunanda Sitepu Daftar Bacalon Bupati Langkat ke DPC Gerinda
Soal Penambahan Kursi Menteri, Gerindra: Masih dalam Pengkajian

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 18:14 WIB

Oknum Panwascam di Langkat Terima Beras Berlogo Parpol, Ini Respon Bawaslu

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:36 WIB

Ada 11 Nama yang Daftar ke DPC Gerindra Kota Binjai Usai Penjaringan Bacalon Wali Kota

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:40 WIB

Ikut Bacalon Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi Sudah Kembalikan Berkas Pendaftaran ke 4 parpol

Senin, 20 Mei 2024 - 21:41 WIB

Sosok Ricky Anthony Anggota DPRD Sumut Bersama Tiga Keluarganya yang Duduk Dikursi Dewan

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:46 WIB

DPC PPP Kota Binjai Umumkan 6 Nama Bacalon Kepala Daerah Usai Tutup Pendaftaran

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:25 WIB

KPU Binjai dan Langkat Baru Terima 1 Paslon Independen yang Daftarkan Diri Jadi Bacalon Kepala Daerah

Selasa, 14 Mei 2024 - 20:36 WIB

Tepat Dihari Ulang Tahun Ibunya, Rizky Yunanda Sitepu Daftar Bacalon Bupati Langkat ke DPC Gerinda

Sabtu, 11 Mei 2024 - 13:20 WIB

Soal Penambahan Kursi Menteri, Gerindra: Masih dalam Pengkajian

Berita Terbaru