Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas

- Wartawan

Senin, 27 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas. (Foto: X/Twitter)

Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas. (Foto: X/Twitter)

Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas

Sumutterkini.com, ISTANBUL – Sebanyak lebih dari 30 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka akibat serangan Israel di kamp pengungsi di Kota Rafah, Gaza selatan pada Minggu (26/5/2024).

Kantor Media Gaza melaporkan, serangan itu terjadi dekat pusat logistik Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Tal al-Sultan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan pesawat tempur Israel menghantam beberapa tenda di wilayah tersebut, sebut kantor itu, seraya menambahkan bahwa serangan dilakukan dengan menggunakan rudal dan bom seberat sekitar 907 kilogram.

Serangan ini terjadi meskipun Mahkamah Internasional (ICJ) mengeluarkan putusan yang memerintahkan Israel untuk menghentikan serangannya di Rafah. Di mana Rafah menjadi tempat berlindung bagi lebih dari satu juta warga Palestina diserbu pada 6 Mei oleh pasukan Israel

Sebelumnya, pasukan pertahanan sipil Gaza mengatakan mereka memindahkan 50 orang, termasuk mereka yang tewas dan terluka, setelah terjadi pengeboman. Wilayah yang menjadi target tersebut menaungi setidaknya 100.000 pengungsi, menurut pasukan itu.

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pengarahan singkatnya mengatakan kru ambulans mereka membawa para korban ke pusat-pusat medis terdekat. Serangan itu menyebabkan kebakaran di wilayah itu, yang masih terus berkobar, menurut para saksi.

Baca Juga  Korban Meninggal Banjir Bandang Agam Bertambah jadi 19 Orang

“Kami menyelamatkan sejumlah besar anak-anak yang menjadi korban pengeboman Israel, termasuk seorang anak tanpa kepala dan anak-anak yang tubuhnya hancur,” kata seorang petugas paramedis Palestina kepada Anadolu dikutip via Antara, Senin (27/5/2024).

“Pembantaian Rafah merupakan pesan jelas Israel kepada ICJ dan komunitas internasional bahwa serangan terhadap warga sipil di Gaza terus berlanjut,” kata kantor media dalam pernyataannya.

Kantor tersebut lebih lanjut mencatat bahwa sedikitnya 190 warga Palestina terbunuh dan terluka dalam 24 jam terakhir karena tentara Israel menargetkan lebih dari 10 tempat penampungan bagi para pengungsi di Jalur Gaza.

Tentara sebelumnya telah mengidentifikasi kamp yang dibom di Rafah masuk dalam zona aman di mana para pengungsi didesak untuk pergi.

Sejauh ini Israel telah membunuh hampir 36.000 warga Palestina di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober tahun lalu, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Serangan militer Israel telah mengubah sebagian besar wilayah kantong berpenduduk 2,3 juta orang tersebut menjadi reruntuhan, serta menyebabkan sebagian besar warga sipil kehilangan tempat tinggal dan berisiko kelaparan.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi
Iran Buka Pendaftaran Capres Usai Wafatnya Raisi, Berikut Syaratnya
Pasca Didata UNHCR, Ternyata Sebanyak 62 Pengungsi Rohingya Masuk ke Langkat
Ditembak Tank-nya Sendiri di Gaza Utara, 5 Tentara Israel Tewas
Polda Sumut Diperkenalkan Teknologi SAR Penyelamatan Wisatawan dari Polisi Pariwisata Kanada
Polisi Pariwisata Polda Sumut kembali Kunjungi Royal Canadian Mounted Police
Israel Serang Lebanon, Hezbollah Balas Luncurkan Puluhan Roket
Kepala Hamas Tuduh PM Israel Sabotase Perundingan Gencatan Senjata

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 20:27 WIB

Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi

Jumat, 31 Mei 2024 - 19:35 WIB

Iran Buka Pendaftaran Capres Usai Wafatnya Raisi, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:36 WIB

Pasca Didata UNHCR, Ternyata Sebanyak 62 Pengungsi Rohingya Masuk ke Langkat

Senin, 27 Mei 2024 - 11:11 WIB

Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:52 WIB

Ditembak Tank-nya Sendiri di Gaza Utara, 5 Tentara Israel Tewas

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:11 WIB

Polda Sumut Diperkenalkan Teknologi SAR Penyelamatan Wisatawan dari Polisi Pariwisata Kanada

Rabu, 8 Mei 2024 - 18:05 WIB

Polisi Pariwisata Polda Sumut kembali Kunjungi Royal Canadian Mounted Police

Minggu, 5 Mei 2024 - 22:25 WIB

Israel Serang Lebanon, Hezbollah Balas Luncurkan Puluhan Roket

Berita Terbaru