Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa

- Wartawan

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jambret.

Ilustrasi jambret.

Sumutterkini.com, BALI – Seorang pria, berinisial IMS alias Liong (50), babak belur diamuk sejumlah warga di Jalan Raya Sesetan, Kota Denpasar, Bali, pada Rabu (28/2/2024) sekitar pukul 07.00 Wita.

Pria ini dihakimi massa usai kedapatan menjambret kalung seorang ibu, Ni Made Wardani (68), yang sedang sembahyang Hari Raya Galungan di lokasi kejadian.

“Pelaku merupakan residivis pernah ditangkap dua kali di wilayah Denpasar Selatan dan terakhir di Denpasar Barat dalam kasus yang sama,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Ida Ayu Made Kalpika dalam keterangan tertulis, dilansir Kompas.com, Rabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalpika mengatakan, kejadian ini bermula ketika korban hendak sembahyang di depan rumahnya dalam rangka Hari Raya Galungan sekitar pukul 07.00 Wita.

Kemudian, tiba-tiba korban didekati oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor dan langsung merampas kalung emas dari lehernya. Korban pun langsung teriak minta tolong ke warga sekitar.

Baca Juga  Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi

Pelaku yang mencoba kabur akhirnya berhasil diadang oleh seorang warga setempat yang menendang motornya hingga terjatuh.

Sejumlah warga yang emosi melihat kejadian itu spontan menghajar pelaku lalu menyerahkan Liong ke aparat Polsek Denpasar Selatan yang sedang patroli.

“Sebelum diamankan polisi, pelaku sempat diamuk massa. Anggota kami cepat mengamankan pelaku dari amukan massa, ” kata dia.

Saat ditangkap, polisi berhasil mengamankan barang bukti dari tangan pelaku berupa satu buah kalung emas dan liontin dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi DK 6183 PM. Kepada polisi, pelaku juga mengaku sempat melancarkan aksinya dengan menjambret satu buah ponsel di Jalan Tegal Wangi Sesetan.

“Pelaku mengakui perbuatannya telah menarik kalung korban di depan rumah korban yang sedang sembahyang,” kata Kalpika.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi
Seorang WNA Diburu Imigrasi Karena Hipnotis dan Gasak Uang Warga di Pemalang
Ketika Melakukan Aksi Kedua, Pelaku Pelecehan Payudara di Sleman Tertangkap
Polisi Sebut Pabrik Narkoba di Kota Malang Dikendalikan Warga Malaysia, Dipandu lewat Zoom
Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka yang Cabuli Anak 9 Tahun di Langkat
Gegara Kunci Rumah, Suami Bakar Istri di Tangerang
Aniaya Istri Hingga Tewas di Pulogadung, Ternyata Suaminya Pegawai KAI
UPTD PPA Pemkab Langkat Beberkan Kejiwaan Anak 9 Tahun yang Diduga Dicabuli Tetangga

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:13 WIB

Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi

Kamis, 4 Juli 2024 - 23:36 WIB

Seorang WNA Diburu Imigrasi Karena Hipnotis dan Gasak Uang Warga di Pemalang

Rabu, 3 Juli 2024 - 23:00 WIB

Ketika Melakukan Aksi Kedua, Pelaku Pelecehan Payudara di Sleman Tertangkap

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:34 WIB

Polisi Sebut Pabrik Narkoba di Kota Malang Dikendalikan Warga Malaysia, Dipandu lewat Zoom

Rabu, 3 Juli 2024 - 21:50 WIB

Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka yang Cabuli Anak 9 Tahun di Langkat

Senin, 1 Juli 2024 - 23:24 WIB

Gegara Kunci Rumah, Suami Bakar Istri di Tangerang

Senin, 1 Juli 2024 - 23:15 WIB

Aniaya Istri Hingga Tewas di Pulogadung, Ternyata Suaminya Pegawai KAI

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:23 WIB

UPTD PPA Pemkab Langkat Beberkan Kejiwaan Anak 9 Tahun yang Diduga Dicabuli Tetangga

Berita Terbaru