Senada dengan Gus Ipul, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Abu Bakar Baasyir

- Wartawan

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senada dengan Gus Ipul, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Abu Bakar Baasyir. (Foto: istimewa)

Senada dengan Gus Ipul, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Abu Bakar Baasyir. (Foto: istimewa)

Senada dengan Gus Ipul, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Abu Bakar Baasyir

Sumutterkini.com, JAKARTA Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Ali Masykur Musa sepakat dengan pernyataan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang saat ini menjabat sebagai Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) soal jangan memilih pemimpin yang didukung Abu Bakar Ba’asyir.

“Setiap orang menjatuhkan pilihan dan dukungan adalah hak warga negara. Tapi kalau teman-teman PBNU dan NU mayoritas yang ada di Indonesia dalam hal memilih itu harus sejalan dengan Pancasila, harus sejalan dengan Undang-undang Dasar (UUD) dan harus betul-betul menerima Bhineka Tunggal Ika serta NKRI itu adalah sebuah kewajiban,” kata Ali seperti dikutip, Jumat (19/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali mengatakan dalam kalangan NU mewajibkan melihat track record calon pemimpin serta tokoh-tokoh yang mendukung terkait komitmennya terhadap Pancasila. Hal itu untuk memastikan tokoh tersebut tidak pernah terlibat dalam aksi terorisme dan melakukan kekerasan atas nama agama yang tidak sejalan dengan Pancasila.

“Jadi dengan demikian khususnya saya dari keluarga besar Nahdlatul Ulama sangat happy, sangat pas kalau menjatuhkan pilihannya kepada pak Prabowo, mas Gibran,” ujarnya.

Baca Juga  Survei LSI: Prabowo-Gibran Hampir Unggul di Semua Kelompok Demografi

Ali menegaskan calon pemimpin didukung oleh tokoh yang bersebrangan dengan Pancasila tidak layak untuk dipilih menjadi pemimpin di Indonesia. Itu sebabnya, kata dia, Prabowo-Gibran meletakan visi pertama memperkokoh Pancasila sebagai komitmen untuk memimpin Indonesia.

“Jadi dengan demikian setiap gerakan yang mengrongrong terhadap sistem kenegaraan kita yang berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD maka pasti pak Prabowo tidak mentolerir setiap gerakan seperti itu,” terangnya.

“Karena itu kita bisa memahami dan terima kasih atas statmen dari PBNU yang menyatakan bahwa ia jangan memilih yang di situ ada tokoh-tokoh yang latar belakangnya memang tidak sejalan dengan Pancasila,” pungkas Ali.

Sebelumnya, Gus Ipul meminta seluruh warga NU menggunakan hak pilihnya di Pilpres 2024 dengan memilih calon yang sesuai dengan kaidah NU. Dia meminta agar warga NU tidak memilih paslon yang didukung Abu Bakar Ba’asyir.

“Jangan kita mendukung pasangan yang didukung oleh orang-orang yang berseberangan dengan cara berpikirnya orang NU. Seperti calon yang didukung Abu Bakar Ba’asyir misalnya, apalagi ada Amien Rais-nya juga,” terangnya pada Selasa lalu.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu
Prabowo-Gibran Wacanakan Bentuk Kementerian/Lembaga untuk Eksekusi Program Makan Siang Gratis
Polemik di PPK Sibolga Sambas, Komisioner KPU Akui Ada Perbedaan Perolehan Suara
Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik
Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia
Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik
Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden
AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:08 WIB

Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:32 WIB

Prabowo-Gibran Wacanakan Bentuk Kementerian/Lembaga untuk Eksekusi Program Makan Siang Gratis

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:52 WIB

Polemik di PPK Sibolga Sambas, Komisioner KPU Akui Ada Perbedaan Perolehan Suara

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:50 WIB

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:22 WIB

Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:59 WIB

Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:53 WIB

Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:35 WIB

AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Naik Rp3.000 ke Level Rp1.135.000. (foto: ilustrasi/web logam mulia)

Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp3.000 ke Level Rp1.135.000

Sabtu, 24 Feb 2024 - 16:55 WIB