SBY Ingatkan Ulama yang Jadi Tim Kampanye agar Tak Berlebihan

- Wartawan

Minggu, 28 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Sumutterkini.com, JEMBER – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan agar para ulama yang menjadi bagian tim kampanye tidak berlebihan dalam mendukung paslon tertentu sehingga tidak memecah umat.

“Ingat, para ulama juga pemimpin umat, meskipun menggunakan hak pilihnya, mungkin juga ada dalam proses kampanye, pastikan tidak melebihi batas kepatutan,” sebut SBY saat bertemu dengan sejumlah tokoh agama di City Forest, Jember, Jawa Timur, Minggu (28/1/2024) dilansir Kompas.com.

Ulama sebagai pemimpin umat diharapkan SBY harus memberikan keteduhan pada umatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh agama yang bersikap sebaliknya, dinilai bakal menimbulkan kebingungan di antara umat. Untuk itu, SBY meminta pada ulama yang hadir dalam acara itu, untuk tetap menggunakan hak pilih masing-masing, tapi tetap jaga kerukunan.

Baca Juga  WNA Ikut Serta Hari Peduli Sampah Nasional Diperingati di Bukit Lawang, 642 Kg Sampah Terkumpul

“Memalukan kalau tabrakan antar pemimpin umat, padahal umatnya tidak mengharapkan seperti itu,” jelas dia.

Ia menilai ulama dan pemimpin harus dekat tidak berjarak, antara pemimpin agama dan pemimpin Islam harus harmonis.

Kemudian, ulama harus memastikan umatnya tetap dibimbing kalau ada masasalah politik. “Kalau umara (pemimpin) dan ulama dekat, insyaallah ada persoalan apapun bisa kita selesaikan,” ujar dia.

SBY menyebut hal itu pernah dilakukan ketika masih menjadi presiden. Dia menyatakan telah menyatukan para ulama dan tokoh agama agar bisa selalu dekat.

“Negara dan pemimpin harus ikut memastikan itu terjadi,” jelas dia. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

SOKSI Sumut: Hasto Jangan Kurang Ajar ke Presiden Jokowi
Kaesang Pastikan Istrinya, Erina Gudono Tak Maju Jadi Calon Bupati Sleman
Ditanya Rencana Pertemuan dengan Megawati, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan
Kapolres Nias dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri
Prabowo Tunggu dan Hormati Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024
Soal Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, PKB: 1000 Persen Enggak Betul
Prabowo: Para Pemimpin Bersatu, Indonesia Siap Hadapi Tantangan Besar
DPR Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta, Fraksi PKS Menolak

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 23:20 WIB

SOKSI Sumut: Hasto Jangan Kurang Ajar ke Presiden Jokowi

Senin, 15 April 2024 - 22:22 WIB

Kaesang Pastikan Istrinya, Erina Gudono Tak Maju Jadi Calon Bupati Sleman

Kamis, 11 April 2024 - 23:25 WIB

Ditanya Rencana Pertemuan dengan Megawati, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan

Senin, 8 April 2024 - 17:21 WIB

Kapolres Nias dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri

Senin, 1 April 2024 - 22:30 WIB

Prabowo Tunggu dan Hormati Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024

Senin, 1 April 2024 - 15:05 WIB

Soal Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, PKB: 1000 Persen Enggak Betul

Sabtu, 30 Maret 2024 - 09:07 WIB

Prabowo: Para Pemimpin Bersatu, Indonesia Siap Hadapi Tantangan Besar

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:28 WIB

DPR Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta, Fraksi PKS Menolak

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB