Pria di Medan Ngaku TNI Berpangkat Mayjen, Palsukan Status Pekerjaan di KTP

- Wartawan

Sabtu, 27 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat memboyong pria ngaku anggota TNI berpangkat Mayjen di Polrestabes Medan, Jumat (26/4/2024)(Kompas.com/Rahmat Utomo)

Polisi saat memboyong pria ngaku anggota TNI berpangkat Mayjen di Polrestabes Medan, Jumat (26/4/2024)(Kompas.com/Rahmat Utomo)

Sumutterkini.com, MEDAN – Jarianto Jamin (59) nekat memalsukan kolom pekerjaan di KTP miliknya mengaku sebagai Tentaara Negara Indonesia (TNI).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun mengatakan, aksi TNI gadungan ini berawal saat Jarianto mendatangi Kodam 1 Bukit Barisan.

Dia mengaku berpangkat mayor jenderal (Mayjen) TNI dan hendak bertemu dengan Kasdam 1 Bukit Barisan, pada Senin (22/4/2024) lalu. Kala itu, Provost Kodam 1 Bukit Barisan tidak langsung mempercayainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah ditelusuri, ternyata Jarianto masyarakat sipil. Dia pun langsung ditangkap anggota Provost. Jarianto Jamin ternyata menipu Satlantas Polres Pekanbaru menggunakan KTP palsu dengan mengedit status pekerjaan dari wiraswasta menjadi anggota TNI.

“Setelah kita lihat ktp-nya ternyata dibuat di Pekanbaru. Rencananya hari ini akan dilimpahkan ke Pekanbaru sesuai locus delicti-nya,”kata Kapolrestabes Medan Kombes Teddy John Sahala Marbun, dikutip dari Kompas.com, Jumat (26/4/2024).

Baca Juga  Pengamanan Mudik Lebaran, Polda Sumut Turunkan Tim Medis

Temui Kasdam untuk urus Taruna Akmil

Terungkap Jarianto ingin menemui Kasdam Kodam 1 Bukit Barisan karena ingin mengurus kerabatnya masuk taruna Akmil.

“(Jadi) tujuannya menemui Kasdam untuk mengurus seseorang masuk menjadi taruna Akmil dan calon Tamtama TNI Angkatan Darat,” ujar Teddy saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Jumat (26/4/2024).

Untuk melancarkan aksinya, ia mengedit status identitas pekerjaan tersebut dengan menscan dan status pekerjaannya.

Kemudian tersangka juga menggunakan KTP yang sudah diedit oleh tersangka untuk membuat SIM A di Satlantas Polresta Riau. Dari pengakuannya, Teddy baru kali pertama melakukan aksinya. Namun tidak berhasil.

Kini ia ditahan di Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut. Kata Teddy, Jarianto disangkakan Pasal 263 Ayat (1) dan 2 KUHPidana tentang Surat Palsu. Ancaman hukumannya penjara 6 tahun. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Forum FBS Indonesia Rembuk di Parapat Upaya Menuju LPTK Berkelas Dunia
PFI Medan Tingkatkan Sinergi dengan Unimed
RS Columbia Asia Aksara Tawarkan Diskon Menarik di Program Loyalty Membership
Bobby Nasution Apresiasi Pesta Gondang Naposo dalam rangka HUT Bhayangkara
Perkuat Pelayanan, RSUD Bachtiar Djafar Tambah Tenaga Medis
Rahudman Harahap Nyatakan Ingin Bersama PKS Bangun Kota Medan
Kolaborasi Budaya di Kesawan Street, Siswa SD Tampilkan Seni Daerah Mandailing
Besok, Disdikbud Kota Medan Sembelih 91 Ekor Sapi

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:05 WIB

PFI Medan Tingkatkan Sinergi dengan Unimed

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:18 WIB

RS Columbia Asia Aksara Tawarkan Diskon Menarik di Program Loyalty Membership

Minggu, 30 Juni 2024 - 12:33 WIB

Bobby Nasution Apresiasi Pesta Gondang Naposo dalam rangka HUT Bhayangkara

Selasa, 25 Juni 2024 - 21:07 WIB

Perkuat Pelayanan, RSUD Bachtiar Djafar Tambah Tenaga Medis

Senin, 24 Juni 2024 - 12:40 WIB

Rahudman Harahap Nyatakan Ingin Bersama PKS Bangun Kota Medan

Minggu, 23 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kolaborasi Budaya di Kesawan Street, Siswa SD Tampilkan Seni Daerah Mandailing

Senin, 17 Juni 2024 - 19:47 WIB

Besok, Disdikbud Kota Medan Sembelih 91 Ekor Sapi

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:13 WIB

RSUD Pirngadi Bakal Implementasikan Sistem KRIS di 2025

Berita Terbaru