Pria di Medan Bunuh Istri Keduanya karena Persoalan Hak Asuh Anak

- Wartawan

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhon Marbun saat memaparkan kasus suami bunuh istri karena persoalan hak asuh anak, Selasa (15/1/2024) (Kompas.com/Rahmat Utomo)

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhon Marbun saat memaparkan kasus suami bunuh istri karena persoalan hak asuh anak, Selasa (15/1/2024) (Kompas.com/Rahmat Utomo)

Sumutterkini.com, MEDAN – Seorang pria di Kota Medan berinisial HI (37) di Kota Medan, tega mencekik dan membekap istrinya Misbah Nasution (26) hingga tewas, Jumat (12/1/2024).

Peristiwa dipicu karena perebutan hak asuh anak. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhon Marbun mengatakan, Misbah merupakan istri kedua HI yang dinikahinya setahun belakangan ini.

HI menikahi korban lantaran sudah lima tahun istri pertamanya tidak mampu memberinya keturunan. Kemudian sebelum menikah, HI dan Misbah juga sepakat bahwa bila mereka memiliki keturunan, hak asuh anak tersebut menjadi milik Hendri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut pun diketahui oleh istri pertama Hendri. Berjalannya waktu, pada pertengahan 2023 Misbah melahirkan dan kini usia anak tersebut sudah memasuki 4 bulan. Kemudian HI menagih janji ke Misbah agar anaknya diserahkan kepadanya.

“Namun dalam perjalanannya (korban) berubah pikiran, korban ini dengan orangtuanya, ya akhirnya tidak terjadi (anak itu diasuh pelaku) lalu korban dan tersangka ini sering ribut,” ujar Jhon, dikutip dari Kompas.com.

Kata Jhon, alasan korban tidak memberikan hak asuh, karena selama ini HI tidak menafkahi dan membeli susu anaknya. HI kemudian merencanakan pembunuhan kepada Misbah. Lalu pada Jumat (12/1/2024) sekitar 14.30 WIB, pelaku berpura-pura mengajak korban ke sebuah Losmen Borobudur di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan.

Baca Juga  Amukan Gajah di Kebun Sawit, Dibalas Aksi Anarkis Warga

“Setelah mereka melakukan hubungan mesra si korban langsung dicekik lehernya dan dibekap dengan bantal dan (tangan korban) diikat,” ujar Jhon.

Kata John, akhirnya korban pun tewas, HI kemudian memasukkan jasad korban ke dalam mobil Toyota Agya yang disewanya. Mobil itu diparkir dekat kamar yang disewanya.

“(jadi) di Losmen itu ada tempat garasi yang tidak orang bisa tahu, apapun yang terjadi di situ, langsung mayat itu dibawa ke dalam mobil Agya yang dirental pelaku,” ujar John.

Setelah itu, jasad korban dibuang ke lokasi kejadian, keesokan harinya Sabtu (13/12024) pukul 10.00 WIB.

Jasad korban ditemukan oleh sekelompok pelajar SMA yang sedang melintasi lokasi kejadian. Mereka kemudian melaporkan peristiwa ini ke polisi.

Selanjutnya polisi menyelidiki kasus ini dan berhasil menangkap pelaku di hari yang sama, di Jalan Pembangunan, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari sepotong sarung bantal merah, satu potong handuk warna biru muda, potongan tali plastik.

Alat-alat itu yang digunakan untuk membunuh korban. Kini pelaku ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. “Adapun pasal yang kita terapkan Pasal 340 (tentang) pembunuhan berencana dan pasal 338 yang mengakibatkan nyawa orang meninggal dunia,” tutupnya. (rsy/sumutterkini.com)

 

Berita Terkait

Diduga Menderita Penyakit Langka, Sekujur Tubuh Nelliati Dipenuhi dengan Benjolan
Kapolda Sumut Pastikan Hari Pertama F1 Powerboat Aman Lancar dan Pengunjung Antusias
Polres Sergai Tindak Tegas Aktivitas Penyedotan Pasir Ilegal di Desa Sei Belutu
Mayat Perempuan Terbungkus Selimut di Banjar Ditemukan dengan Kondisi Kedua Tangan Terikat
Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,7, Ini Penjelasan BMKG
Motif Pembunuhan Guru SD di Lampung, Pelaku Cemburu dan Kesal Tanggal Pernikahan Diubah
Besok, KPU Binjai Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kota
Dua Guru di SMPN 1 Stabat yang Lulus PPPK Diduga ‘Siluman’ Tak Pernah Masuk Sekolah Sejak Tahun 2021

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:51 WIB

Diduga Menderita Penyakit Langka, Sekujur Tubuh Nelliati Dipenuhi dengan Benjolan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 23:13 WIB

Kapolda Sumut Pastikan Hari Pertama F1 Powerboat Aman Lancar dan Pengunjung Antusias

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:21 WIB

Polres Sergai Tindak Tegas Aktivitas Penyedotan Pasir Ilegal di Desa Sei Belutu

Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:33 WIB

Mayat Perempuan Terbungkus Selimut di Banjar Ditemukan dengan Kondisi Kedua Tangan Terikat

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:00 WIB

Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,7, Ini Penjelasan BMKG

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:22 WIB

Motif Pembunuhan Guru SD di Lampung, Pelaku Cemburu dan Kesal Tanggal Pernikahan Diubah

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:52 WIB

Besok, KPU Binjai Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kota

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:47 WIB

Dua Guru di SMPN 1 Stabat yang Lulus PPPK Diduga ‘Siluman’ Tak Pernah Masuk Sekolah Sejak Tahun 2021

Berita Terbaru

Muhammadiyah: Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin Menyesatkan. (Foto: istimewa)

Nasional

Muhammadiyah: Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin Menyesatkan

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:16 WIB

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB