Prabowo-SBY Bertemu, Demokrat Sebut Penting Tukar Pikiran dengan Presiden Ke-6 RI

- Wartawan

Minggu, 25 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani saat menghadiri talkshow Gaspol Kompas.com, Selasa (19/4/2022). (Maulana Mahardhika/Kompas.com)(Kompas.com/Maulana Mahardhika)

Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani saat menghadiri talkshow Gaspol Kompas.com, Selasa (19/4/2022). (Maulana Mahardhika/Kompas.com)(Kompas.com/Maulana Mahardhika)

Sumutterkini.com, JAKARTA – Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, pertemuan antara calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Jumat (23/2/2024) malam, berlangsung secara tertutup.

Oleh karena itu, menurut dia, para elite partai tidak mengetahui secara persis apa yang dibicarakan oleh Prabowo dan SBY.

“Pertemuan antara Pak Prabowo dan Pak SBY saat itu sifatnya tertutup, jadi kami tidak mengetahui apa yang menjadi agenda pembicaraan,” ujar Kamhar saat dimintai konfirmasi, dikutip Kompas.com, Minggu (25/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kamhar menjelaskan, berdasarkan pandangan dirinya, kedua pemimpin bangsa tersebut bertemu dalam rangka agenda kebangsaan.

Dia meyakini bahwa Prabowo pasti meminta masukan dari SBY. Sebab, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut berpengalaman sebagai Presiden selama 10 tahun.

“Sebagai Presiden terpilih versi quick count, tentu saja Pak Prabowo berkepentingan untuk bertukar pikiran dan mendengarkan pandangan dan masukan dari Pak SBY selaku Presiden ke-6 RI,” katanya.

“Jadi ini konteksnya politik kebangsaan dan kenegaraan,” ujar Kamhar lagi.

Baca Juga  Terjadi Lagi, Warga Demak Minta Tolong Damkar Semarang Lepas Cincin di Alat Kelaminnya

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membenarkan SBY dan Prabowo Subianto bertemu di Puri Cikeas, Bogor; Jawa Barat, Jumat (23/2/2024) malam.

Namun, AHY mengaku belum mendapatkan cerita apa isi dari pertemuan tersebut.

“Terus terang saya sendiri belum mendapatkan ceritanya. Jadi, saya setelah ini ingin mendengar juga,” ujar AHY di Rumah Dinas Wakil Presiden, Menteng, Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

Hanya saja, AHY mengaku senang jika SBY dan Prabowo kerap bertemu. Menurut dia, hal itu menunjukkan pada masyarakat bahwa keduanya saling bersahabat.

“Jadi Pak Prabowo dengan niat yang baik ingin mendengarkan masukan-masukan dari Pak SBY,” kata AHY.

“Pak SBY juga dengan niat yang baik ingin memberikan masukan dan pengalaman yang mungkin saja bermanfaat,” ujarnya lagi.

Terakhir, AHY berharap hubungan Prabowo dan SBY bisa diikuti oleh para tokoh bangsa yang lain. AHY menganggap komunikasi antar tokoh politik harus sering dilakukan meskipun tidak selalu dilakukan secara terbuka.

“Tapi benar-benar ada niat baik untuk saling memberikan support, saya pikir bagus sekali,” katanya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru