Prabowo Kenang Saat Jokowi Tanya Mau Maju Menjelang Pilpres 2019

- Wartawan

Sabtu, 27 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mendapatkan laporan, ada pihak yang hendak merusak surat suara Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada deklarasi dan kampanye akbar dari relawan “Jaringan Inisiatif Masyarakat (Jimat) 02” di Lapangan Desa Rawalele, Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/1/2024). Ia ditemani Maruarar Sirait.(KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A)

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mendapatkan laporan, ada pihak yang hendak merusak surat suara Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada deklarasi dan kampanye akbar dari relawan “Jaringan Inisiatif Masyarakat (Jimat) 02” di Lapangan Desa Rawalele, Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/1/2024). Ia ditemani Maruarar Sirait.(KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A)

Sumutterkini.com, JAKARTACapres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengenang momen pada tahun 2018 saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertanya apakah Prabowo akan maju lagi di Pilpres 2019 atau tidak.

Prabowo pun menjawab dirinya akan maju lagi sebagai capres untuk Pilpres 2019. Hal tersebut Prabowo ceritakan saat mendatangi acara Suara Muda Indonesia Untuk Prabowo-Gibran di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1/2024).

“Jelang berapa tahun, saya diundang ke Istana Bogor. Beliau terang-terangan tanya, kira-kira 2018, ‘Mas Prabowo mau maju lagi?’ ‘Insyaallah, Pak, saya maju’,” ujar Prabowo, dilansir Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo mengatakan, dirinya bersifat ksatria ketika dikalahkan oleh Jokowi. Dia menegaskan seorang ksatria harus tetap santun, tidak membenci dan dengki dengan lawannya.

“Yang ada di hati Pak Jokowi dan saya adalah cinta tanah air. Cinta rakyat Indonesia. 2019 saya bertanding lagi. Gara-gara kalian kalah lagi. Bener enggak?” tanya Prabowo.

Kemudian, Prabowo juga mengenang ketika dirinya dikalahkan oleh Jokowi di Pilpres 2014.

Usai Pilpres 2014, kata dia, Jokowi meminta waktu untuk datang ke rumahnya di Hambalang, Jawa Barat. Namun, Prabowo menolak karena jalanan menuju Hambalang saat itu rusak.

Baca Juga  Ini 16 Tim yang Dipastikan Lolos Piala Dunia U-20 di Indonesia

“Saya juga punya perasaan tepo seliro, masa beliau jalan ke gunung? 2014 jalan belum bagus. Setelah saya Menhan tiba-tiba jalannya bagus ke atas. Apalagi Ketua DPRD, Bupati-nya dari Gerindra. Jadi jalannya bagus lah. Kalau enggak ya PAW, ya kan,” jelasnya.

“Beliau dateng ke K4, dulu berantakan, jadi malam itu kita bersihkan luar biasa. Beliau datang, dan beliau undang saya untuk pelantikan. Itu Jumat, pelantikan Senin,” sambung Prabowo.

Kala itu, Prabowo menyampaikan kepada Jokowi, di mana dirinya menerima mandat yang rakyat berikan kepada Jokowi.

Dia pun berjanji akan datang ke pelantikan Jokowi sebagai presiden.

“Saya percaya, yakin, dari hati firasat saya, bapak merah putih. Dan saya sampaikan saya yakin dalam hati bapak, bapak Pancasila. Saya yakin hati bapak NKRI. Saya yakin hati bapak bhineka tunggal ika dan akan bela rakyat Indonesia,” imbuhnya. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik
Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia
Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik
Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden
AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya
Golkar Masih Unggul, 5 Partai Bersaing di Perolehan Suara di Kota Binjai
Updated: PDI Perjuangan kokoh Dominasi Perolehan suara di Kota Medan
Partai Golkar Mendominasi di Sumatera Utara pada Pemilu 2024

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:50 WIB

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:22 WIB

Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:59 WIB

Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:53 WIB

Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:35 WIB

AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Senin, 19 Februari 2024 - 11:11 WIB

Golkar Masih Unggul, 5 Partai Bersaing di Perolehan Suara di Kota Binjai

Senin, 19 Februari 2024 - 11:01 WIB

Updated: PDI Perjuangan kokoh Dominasi Perolehan suara di Kota Medan

Senin, 19 Februari 2024 - 10:52 WIB

Partai Golkar Mendominasi di Sumatera Utara pada Pemilu 2024

Berita Terbaru

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit. (Foto: istimewa)

Polisi Kita

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit

Kamis, 22 Feb 2024 - 21:42 WIB

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB