Polres Sergai Ringkus Buronan Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

- Wartawan

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Sergai Ringkus Buronan Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur. (Foto: istimewa)

Polres Sergai Ringkus Buronan Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur. (Foto: istimewa)

Polres Sergai Ringkus Buronan Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

Sumutterkini.com, SERGAI – Seseorang pria pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur diringkus Satreskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) dan Polsek Perbaungan di Rumahnya di Kecamatan Perbaungan, Jumat (12/1/2024) kemarin.

Penangkapan pelaku berinisial DMS (22) dilakukan atas laporan ibu korban yang merasa keberatan atas kejadian yang menimpa anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk menyampaikan, kasus ini sendiri kini telah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sergai.

“Ya benar, telah dilakukan penangkapan pelaku dugaan pencabulan terhadap bocah berusia 6 tahun, sekarang ditangani unit PPA,” katanya, Sabtu (13/1/2024).

Edward menjelaskan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan LP/204/VI/2019/SU/RES SERGAI Tanggal 22 Juni 2019. Sebelum berhasil ditangkap, tersangka DMS sempat melarikan diri selama 3 tahun.

“Jadi pelaku ini sempat melarikan diri, kita tangkap tersangka dirumahnya setelah melarikan diri selama tiga tahun,” ujarnya.

Edward menjelaskan, pada hari Jumat (12/1/2024) petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di kediamannya di Kecamatan Perbaungan dan sudah diamankan massa.

Selanjutnya, tim membawa pelaku ke Polsek Perbaungan untuk diamankan dan kemudian dibawa ke Unit PPA Polres Sergai untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga  Polisi Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Kebakaran di Perbaungan

“Saat ini pelaku DMS tengah menjalani pemeriksaan bersama penyidik Unit PPA Polres Sergai. Saat diinterogasi pelaku sudah mengakui perbuatannya,” ujarnya.

Edward menerangkan, peristiwa dugaan pencabulan itu terjadi pada hari Jumat (21/1/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu orang tua korban (pelapor) pulang dari membeli makanan untuk korban, lalu pelapor mencari korban yang saat itu tidak berada dirumah.

Setelah ditemukan, lanjutnya, korban saat itu tengah bermain bersama anak tetangganya. Kemudian anak tetangganya menyampaikan kepada pelapor bahwa celana korban di buka sampai lutut oleh pelaku DMS di ruang tamu rumah tetangga korban.

Lalu, pelapor menanyakan kepada korban kebenarannya. Akhirnya korban mengakui bahwa kelaminnya dipegang dan dimasukin jari oleh pelaku, sehingga korban setiap buang air kecil mengalami sakit di bagian alat kelamin.

Mengetahui itu, tambah Edward, pelapor menanyakan langsung kepada pelaku, namun pelaku tidak mengakui.
Atas kejadian tersebut, pelapor merasa keberatan dan membuat pengaduan atau laporan ke Polres Serdang Bedagai.

“Jadi pada saat kejadian itu, pelaku masih berusia 18 tahun dan sekarang sudah berusia 22 tahun, sedangkan korban pada saat itu masih berusia 6 tahun sekarang 10 tahun,” pungkasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Polisi Ungkap Unsur Asmara Sejenis dari Pembunuhan di Karawang
Bentrok Dipicu Saling Ejek, 1 Pelajar Tewas dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara Terkena Panah
Hendak Beli Nasi Goreng, Pemuda di Klender Tewas Diserang Gangster
Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol
4 Orang Pegawai Dinas PUPR Kota Binjai Positif Narkoba, Kadis Bungkam
Bentrokan Tim Sukses Caleg di Langkat, Polisi Tahan 12 Orang Tersangka, Ini Motifnya
Mahasiswi di Medan Diperkosa 10 Pria di Rumah Kosong, Korban Diancam Akan Dibunuh oleh Pelaku
ASN di Cianjur Di-OTT Bawaslu, Barang Buktinya Puluhan Amplop Berisi Uang

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:38 WIB

Polisi Ungkap Unsur Asmara Sejenis dari Pembunuhan di Karawang

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:46 WIB

Hendak Beli Nasi Goreng, Pemuda di Klender Tewas Diserang Gangster

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:14 WIB

Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:40 WIB

4 Orang Pegawai Dinas PUPR Kota Binjai Positif Narkoba, Kadis Bungkam

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:32 WIB

Bentrokan Tim Sukses Caleg di Langkat, Polisi Tahan 12 Orang Tersangka, Ini Motifnya

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:56 WIB

Mahasiswi di Medan Diperkosa 10 Pria di Rumah Kosong, Korban Diancam Akan Dibunuh oleh Pelaku

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:51 WIB

ASN di Cianjur Di-OTT Bawaslu, Barang Buktinya Puluhan Amplop Berisi Uang

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:27 WIB

Tiga Orang Pria Diringkus Polisi di Langkat saat Asik Isap Sabu di Kebun Sawit

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB