Polisi Lakukan Penyelidikan Hancurnya Belasan Batu Nisan di TPU Kota Binjai

- Wartawan

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana TPU Kelurahan Timbang Langkat, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, yang batu nisannya dihacurkan orang-orang tak bertanggungjawab, Senin (8/1/2024).

Suasana TPU Kelurahan Timbang Langkat, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, yang batu nisannya dihacurkan orang-orang tak bertanggungjawab, Senin (8/1/2024).

Sumutterkini.com, BINJAI – Hancurnya belasan batu nisan di pekuburan yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Timbang Langkat, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, sudah ditangani pihak kepolisian.

Hal ini diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/1/2024).

“Kejadian itu sudah ditangani oleh Polsek Binjai Timur,” ujar Riswansyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Riswansyah menambahkan, sejauh ini belum ada pihak keluarga yang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Belum ada keluarga yang melaporkan kejadian itu,” ujar Riswansyah.

Gitupun, Kasi Humas Polres Binjai ini mengatakan, Polsek Binjai Timur tetap melakukan penyelidikan atas hancurnya batu nisan itu.

Dikabarkan sebelumnya, beredar viral video batu nisan disalahsatu tempat pemakaman umum (TPU) hancur lebur.

Hancurnya batu nisan yang dilakukan oleh orang yang bertanggungjawab ini, semata-mata hanya ingin mencuri besi yang ada di dalam batu nisan tersebut.

Informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa itu terjadi di TPU Kelurahan Timbang Langkat, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Amatan wartawan, sedikitnya ada sebanyak 10 kuburan yang batu nisannya hancur lebur.

Baca Juga  Demo di Harmoni, Mahasiswa Kumpulkan dan Bakar Spanduk Caleg

Atas kejadian ini, membuat sejumlah warga yang pemakaman keluarganya dilokasi tersebut menjadi was-was.

Seperti salahsatu warga bernama Ilham yang tengah melihat kondisi kuburan orangtuanya di TPU Kelurahan Timbang Langkat.

“Saya datang kesini melihat kuburan orangtua saya. Karena sebelumnya ada berita viral soal kuburan yang dibongkar. Jadi saya datang kesini melihat apakah punya orangtua saya kena apa tidak,” ujar Ilham, Senin (8/1/2024) petang.

Lanjut Ilham, ada 10 kuburan yang dibongkar oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

“Yang diambil besi di dalam batu nisannya. Batu nisannya dihancurkan, dan besinya diambil,” ujar Ilham.

Namun Ilham bersyukur, kuburan orangtuanya bukan salahsatu kuburan yang ikut dibongkar.

“Punya orang tua Alhamdulillah tidak ikut dibongkar,” ujar Ilham.

Disinggung soal pelaku yang melakukan pembongkaran, Ilham mengaku tidak mengetahuinya.

“Kalau pelakunya saya kurang tau juga, tapi cemanalah manusia, gak bisa saya bilang orang sini atau dari luar sana,” ujar Ilham.

“Intinya pengaruh narkoba. Kalau punya orangtuanya digitukan bagaimana, entah sanak saudaranya, kan dia punya hati,” sambungnya.

Ilham pun berharap jangan ada lagi kejadian yang serupa.

“Hal ini merugikan dan meresahkan masyarakat. Kalau bisa pelakunya ditangkap secepatnya,” tutup Ilham. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit
Polisi Ungkap Unsur Asmara Sejenis dari Pembunuhan di Karawang
Bentrok Dipicu Saling Ejek, 1 Pelajar Tewas dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara Terkena Panah
Hendak Beli Nasi Goreng, Pemuda di Klender Tewas Diserang Gangster
Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol
Guru Honorer Galang Dana untuk PTUN-kan Pemkab Langkat atas Kecurangan Seleksi PPPK
4 Orang Pegawai Dinas PUPR Kota Binjai Positif Narkoba, Kadis Bungkam
Bentrokan Tim Sukses Caleg di Langkat, Polisi Tahan 12 Orang Tersangka, Ini Motifnya

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:42 WIB

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:38 WIB

Polisi Ungkap Unsur Asmara Sejenis dari Pembunuhan di Karawang

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:54 WIB

Bentrok Dipicu Saling Ejek, 1 Pelajar Tewas dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara Terkena Panah

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:46 WIB

Hendak Beli Nasi Goreng, Pemuda di Klender Tewas Diserang Gangster

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:14 WIB

Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:49 WIB

Guru Honorer Galang Dana untuk PTUN-kan Pemkab Langkat atas Kecurangan Seleksi PPPK

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:40 WIB

4 Orang Pegawai Dinas PUPR Kota Binjai Positif Narkoba, Kadis Bungkam

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:32 WIB

Bentrokan Tim Sukses Caleg di Langkat, Polisi Tahan 12 Orang Tersangka, Ini Motifnya

Berita Terbaru

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit. (Foto: istimewa)

Polisi Kita

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit

Kamis, 22 Feb 2024 - 21:42 WIB

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB