Polda Sumut Tetapkan Lima Tersangka Baru dalam Kasus Seleksi PPPK Kabupaten Madina

- Wartawan

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumut Tetapkan Lima Tersangka Baru dalam Kasus Seleksi PPPK Kabupaten Madina. (Foto: istimewa)

Polda Sumut Tetapkan Lima Tersangka Baru dalam Kasus Seleksi PPPK Kabupaten Madina. (Foto: istimewa)

Polda Sumut Tetapkan Lima Tersangka Baru dalam Kasus Seleksi PPPK Kabupaten Madina

Sumutterkini.com, MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) menetapkan lima orang tersangka baru dalam kasus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan, dari lima tersangka terhadap empat di antaranya dilakukan penahanan, sedangkan satu tersangka lainnya hanya dikenakan wajib lapor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terhitung hari ini, polisi menahan empat tersangka dan satu tersangka atas nama SD wajib lapor,” katanya kepada wartawan, Jumat (2/2/2024).

Hadi mengatakan SD yang merupakan Bendara Disdik Madina itu adalah seorang wanita yang mempunyai anak balita. Karenanya, penyidik memutuskan untuk tidak menahan SD.

“Dengan pertimbangan kemanusian, yang bersangkutan memiliki balita yang membutuhkan perhatian orang tua,” jelasnya.

Adapun kelima tersangka tersebut, yakni Kepala BKD inisial AHN, Kasi Dikdas Inisial HS, Bendara Disdik berinisial SD, Kasubbag Umum inisial ISB dan Kasi Dik Paud inisial DM.

Baca Juga  Irjen Agung Setya Imam Effendi Resmi Dilantik Jadi Kapolda Sumut

“Hasil gelar perkara, polisi menetapkan terhadap lima orang sebagai tersangka,” jelas Hadi.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Pendidikan Madina Dollar Hafriyanto Siregar sebelumnya telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus ini. Dollar meminta sejumlah uang ke peserta seleksi PPPK, yakni sekitar Rp580 juta.

“Hasil pemeriksaan awal itu ada sekitar Rp580 juta yang diminta dari para peserta,” kata Hadi, Rabu (17/1/2024).

Dalam kasus ini, sebut Hadi, ada sekitar Rp64 juta uang tunai yang diamankan dari Dollar atas kasus tersebut. Setelah hampir sepekan menangkap Dollar, pihak kepolisian menetapkannya sebagai tersangka pada, Kamis (11/1/2024).

Usai berstatus sebagai tersangka, penyidik menahan Dollar atas kasus tersebut. Atas perbuatannya, Dollar dijerat Pasal 12 Huruf E Jo Pasal 11 UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Guru Honorer Galang Dana untuk PTUN-kan Pemkab Langkat atas Kecurangan Seleksi PPPK
WNA Ikut Serta Hari Peduli Sampah Nasional Diperingati di Bukit Lawang, 642 Kg Sampah Terkumpul
5 Daerah di Aceh Masuk Nominasi Kandidat Paritrana Awards 2024
Dedi Iskandar Batubara Puncaki Perhitungan Sementara Suara DPD RI Sumut di Pemilu 2024
Tragedi Pemilu 2024: 23 KPPS Gugur, Ribuan Petugas Terkena Dampak Serius!
266 Petugas Pelaksana Pemilu di Sumut Sakit dan 2 Meninggal
Ratusan Warga Binaan Rutan Tanjung Pura Antusias Salurkan Hak Pilih di TPS Khusus
Pasangan Prabowo-Gibran Unggul di Lapas Kelas II A Binjai pada Pemilu 2024

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:49 WIB

Guru Honorer Galang Dana untuk PTUN-kan Pemkab Langkat atas Kecurangan Seleksi PPPK

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:11 WIB

WNA Ikut Serta Hari Peduli Sampah Nasional Diperingati di Bukit Lawang, 642 Kg Sampah Terkumpul

Kamis, 22 Februari 2024 - 06:38 WIB

5 Daerah di Aceh Masuk Nominasi Kandidat Paritrana Awards 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:49 WIB

Dedi Iskandar Batubara Puncaki Perhitungan Sementara Suara DPD RI Sumut di Pemilu 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:41 WIB

Tragedi Pemilu 2024: 23 KPPS Gugur, Ribuan Petugas Terkena Dampak Serius!

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:30 WIB

266 Petugas Pelaksana Pemilu di Sumut Sakit dan 2 Meninggal

Jumat, 16 Februari 2024 - 20:23 WIB

Ratusan Warga Binaan Rutan Tanjung Pura Antusias Salurkan Hak Pilih di TPS Khusus

Jumat, 16 Februari 2024 - 17:30 WIB

Pasangan Prabowo-Gibran Unggul di Lapas Kelas II A Binjai pada Pemilu 2024

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB