Polda Sumut Amankan Truk Pembawa 3 Ton BBM Bersubsidi Tak Berizin

- Wartawan

Minggu, 14 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumut Amankan Truk Pembawa 3 Ton BBM Bersubsidi Tak Berizin. (Foto: istimewa)

Polda Sumut Amankan Truk Pembawa 3 Ton BBM Bersubsidi Tak Berizin. (Foto: istimewa)

Polda Sumut Amankan Truk Pembawa 3 Ton BBM Bersubsidi Tak Berizin

Sumutterkini.com, MEDAN Subdit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengamankan satu unit truk BK 89xx-FU saat melintas Jalan Desa Tanjung Lenggang, Kec Bahorok, Langkat, Jumat (12/1/2024).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, truk tersebut diamankan karena membawa BBM bersubsidi jenis Bio Solar tanpa izin (ilegal).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadi menjelaskan, truk yang membawa BBM bersubsidi itu dikemudikan R dan kernet S. Ketika dihentikan Polisi menemukan lebih 100 jerigen ukuran 30 liter masing-masing berisi BBM jenis Bio Solar dengan berat mencapai tiga ton.

Baca Juga  Kapolda Sumut Sertijabkan Sejumlah Jabatan PJU dan Kapolres

“Berdasarkan keterangan R (supir) 100 jerigen berisi BBM bersubsidi itu dimuat dari rumah/warung tempat pengumpulan Bio Solar milik JS di Serapit, Langkat,” ungkapnya, Minggu (14/1/2024).

Rencananya, jelas Hadi, BBM bersubsidi itu akan dijual ke Bahorok, Langkat, untuk bahan bakar excavator.

Hadi menyebutkan, dalam pengangkutan BBM itu truk tidak disertai dokumen resmi apapun. Bahkan, pembayaran jual beli BBM langsung dilakukan antara JS dengan B dan G dalam lidik.

“JS memperoleh BBM bersubsidi jenis Bio Solar tersebut dari truk-truk yang datang langsung (suling kencing) lalu dikumpulkan di rumah/warung miliknya,” pungkasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Polisi Ungkap Unsur Asmara Sejenis dari Pembunuhan di Karawang
Bentrok Dipicu Saling Ejek, 1 Pelajar Tewas dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara Terkena Panah
Hendak Beli Nasi Goreng, Pemuda di Klender Tewas Diserang Gangster
Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol
4 Orang Pegawai Dinas PUPR Kota Binjai Positif Narkoba, Kadis Bungkam
Bentrokan Tim Sukses Caleg di Langkat, Polisi Tahan 12 Orang Tersangka, Ini Motifnya
Mahasiswi di Medan Diperkosa 10 Pria di Rumah Kosong, Korban Diancam Akan Dibunuh oleh Pelaku
ASN di Cianjur Di-OTT Bawaslu, Barang Buktinya Puluhan Amplop Berisi Uang

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:38 WIB

Polisi Ungkap Unsur Asmara Sejenis dari Pembunuhan di Karawang

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:46 WIB

Hendak Beli Nasi Goreng, Pemuda di Klender Tewas Diserang Gangster

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:14 WIB

Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:40 WIB

4 Orang Pegawai Dinas PUPR Kota Binjai Positif Narkoba, Kadis Bungkam

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:32 WIB

Bentrokan Tim Sukses Caleg di Langkat, Polisi Tahan 12 Orang Tersangka, Ini Motifnya

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:56 WIB

Mahasiswi di Medan Diperkosa 10 Pria di Rumah Kosong, Korban Diancam Akan Dibunuh oleh Pelaku

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:51 WIB

ASN di Cianjur Di-OTT Bawaslu, Barang Buktinya Puluhan Amplop Berisi Uang

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:27 WIB

Tiga Orang Pria Diringkus Polisi di Langkat saat Asik Isap Sabu di Kebun Sawit

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB