Polda Metro Jaya Tolak Permohonan Tunda Pemeriksaan Siskaeee sebagai Tersangka Film Porno

- Wartawan

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebgram Siskaeee(Tangkapan layar akun Instagram Siskaeee @vip_siskaeeenya3)

Selebgram Siskaeee(Tangkapan layar akun Instagram Siskaeee @vip_siskaeeenya3)

Sumutterkini.com, JAKARTAPolda Metro Jaya menolak permohonan penundaan pemeriksaan Fransiska Candra Novita Sari alias Siskaeee sebagai tersangka film porno.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, proses hukum terus berlanjut meski Siskaeee mengajukan gugatan praperadilan.

“Mohon maaf penyidikan tetap akan jalan terus sebelum ada putusan dari hakim yang memeriksa atau menangani gugatan sidang praperadilan,” kata Ade di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/1/2024) dikutip dari Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia turut memastikan tidak ada perubahan jadwal pemeriksaan Siskaeee pada hari ini.

“Hari ini tidak datang yang bersangkutan, maka kami akan melakukan tindak lanjut untuk menentukan langkah yang akan dilakukan terhadap tersangka S,” ungkap Ade.

Baca Juga  Polisi Sebut Belum Ada Terima Laporan Resmi Soal Dugaan Kades di Langkat Selingkuh

Kendati begitu, Ade tidak memerinci penindakan yang dimaksud. Ia juga tak membeberkan apakah penyidik bakal menjemput paksa Siskaeee yang telah mangkir dari pemanggilan sebagai tersangka dua kali.

“Penyidik akan melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah tindak lanjut berikutnya yang akan dilakukan terhadap tersangka Siskaeee,” jelasnya.

Adapun polisi menetapkan 11 tersangka dalam kasus film porno tersebut. Mereka dijerat Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Polda Metro Jaya tidak menahan semua pemeran film porno kelasbintang.com dan dikenakan wajib lapor.

Namun, Siskaeee mengajukan gugatan praperadilan yang teregister dengan Nomor 7/Pid Pra/2024/PN JKTSEL per tanggal 15 Januari 2024. Termohon dalam gugatan ini, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto. (rsy/sumutterkini.com)

 

 

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru