PN Stabat Eksekusi 9 Lahan untuk Pembangunan Tol Binjai-Langsa di Kecamatan Gebang

- Wartawan

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadilan Negeri (PN) Stabat melaksanakan eksekusi objek lahan di Desa Bukit Mengkirai dan Pasira, Kecamatan Gebang, Langkat, Jumat (2/2/2024).

Pengadilan Negeri (PN) Stabat melaksanakan eksekusi objek lahan di Desa Bukit Mengkirai dan Pasira, Kecamatan Gebang, Langkat, Jumat (2/2/2024).

Sumutterkini.com, LANGKATPengadilan Negeri (PN) Stabat melaksanakan eksekusi objek lahan di Desa Bukit Mengkirai dan Pasira, Kecamatan Gebang, Langkat, Jumat (2/2/2024).

Sebelum giat dilaksanakan, tim dari PN Stabat membacakan penetapan putusan yang dikeluarkan pengadilan.

Juru bicara (Jubir) PN Stabat Cakra Tona Parhusip menerangkan, ada enam penetapan pengadilan yang dilaksanakan dengan sembilan objek lahan di lokasi tersebut. Dimana, di lokasi tersebut akan dibangun jalan tol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada enam penetapan yang dilaksanakn dengan sembilan objek di Desa Bukit Mengkirai dan Pasiran. Hari ini, ada tim dari PN Stabat di sana untuk pelaksanaan penetapan tersebut,” kata Cakra.

Lanjut Cakra, pelaksanaan penetapan putusan PN Stabat tersebut sudah sesuai dengan prosedur dan koridor hukum. Prosesnya pun sudah melalui beberapa tahapan.

Baca Juga  Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi

Mulai dari penawaran harga nominal pengganti lahan, hingga mengundang pemilik lahan juga sudah dilakukan. Hal itu bertujuan untuk mendukung pembangunan proyek strategis nasional, agar dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Proyek tol kan untuk kepentingan umum, jadi harus tetap terus berjalan dengan baik. Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Bina Marga dan Direktorat Jalan Bebas Hambatan Satuan Kerja Wilayah Pengadaan Tanah Tol Binjai-Langsa juga sudah mengajukan eksekusi,” ucap Cakra.

Pada prinsipnya, tegas Cakra, pembangunan proyek strategis nasional itu dilindungi undang-undang cipta kerja dan undang-undang percepatan pengadaan tanah bagi kepentingan umum.

“Hingga saat ini, prosesnya berjalan kondusif,” ujr Cakra. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Komestik Diduga Palsu Beredar di Kota Binjai, Ini Respon Polisi
Diduga Oknum ASN Disperindag Langkat Hingga Pedagang Jual Beli Lapak di Pasar Tradisional Tanjung Pura
Pemkab Langkat Diduga tak Becus Tangani Relokasi Pasar Tradisional Tanjung Pura
Kejari Binjai Wanti-wanti KPU dan Bawaslu Kota Binjai Gunakan Dana Hibah Jelang Pilkada
Berobat Hanya Pakai KTP, Pemko Binjai Luncurkan Program Cakupan Layanan Kesehatan Menyeluruh Kota Binjai
ASN di Kota Binjai Curi Sepeda Motor Lurah, Ini Respon Pemko Binjai
BNNK Langkat Diduga Tangkap Lepas 2 Pengedar Narkoba di Tanjung Pura, Usai Serahkan Uang Ratusan Juta
Ratusan Nelayan Penerima Bansos PID di Langkat Tandatangannya Diduga Dipalsukan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:35 WIB

Komestik Diduga Palsu Beredar di Kota Binjai, Ini Respon Polisi

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:30 WIB

Diduga Oknum ASN Disperindag Langkat Hingga Pedagang Jual Beli Lapak di Pasar Tradisional Tanjung Pura

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:13 WIB

Pemkab Langkat Diduga tak Becus Tangani Relokasi Pasar Tradisional Tanjung Pura

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:57 WIB

Kejari Binjai Wanti-wanti KPU dan Bawaslu Kota Binjai Gunakan Dana Hibah Jelang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:38 WIB

Berobat Hanya Pakai KTP, Pemko Binjai Luncurkan Program Cakupan Layanan Kesehatan Menyeluruh Kota Binjai

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:29 WIB

ASN di Kota Binjai Curi Sepeda Motor Lurah, Ini Respon Pemko Binjai

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:24 WIB

BNNK Langkat Diduga Tangkap Lepas 2 Pengedar Narkoba di Tanjung Pura, Usai Serahkan Uang Ratusan Juta

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:08 WIB

Ratusan Nelayan Penerima Bansos PID di Langkat Tandatangannya Diduga Dipalsukan

Berita Terbaru