Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melambat, Turun 2,4 Persen pada 2024

- Wartawan

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melambat, Turun 2,4 Persen pada 2024. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melambat, Turun 2,4 Persen pada 2024. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melambat, Turun 2,4 Persen pada 2024

Sumutterkini.com, JAKARTA Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pertumbuhan ekonomi dunia melambat menjadi turun 2,4 persen pada 2024.

Hal ini disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan yang berada di tengah divergensi antar negara yang semakin melebar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Dunia atau World Bank dalam Global Economic Prospect yang terbit Januari 2024, diungkapkannya, memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat dari sebelumnya 3 persen pada pada 2022 menjadi hanya 2,6 persen year ada 2023.

“Dan kembali menurun melemah menjadi 2,4 persen pada tahun 2024 ini,” katanya pada konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Namun, lanjut Sri Mulyani, ekonomi Amerika Serikat berbanding terbalik dengan ekonomi dunia. Ia mengatakan ekonomi Amerika Serikat justru tumbuh cukup kuat pada 2023.

“Namun tekanan fiskal, khususnya beban pembayaran bunga utang dan rasio utang Pemerintah Amerika menjadi risiko utama ke depan,” jelasnya.

Teruntuk Eropa, disebutkannya perekonomiannya juga lemah. Begitupun Tiongkok dimana ekonominya cenderung melambat akibat masih berlanjutnya krisis pada sektor properti.

“Seperti diketahui kemarin, pengadilan Hongkong juga menyampaikan salah satu perusahaan properti terbesar di Tiongkok Evergrande mengalami kebangkrutan,” ungkapnya.

Baca Juga  Xiaomi Tolak Jual Ponselnya di Amerika Serikat

Selain itu, di Tiongkok juga terdapat tekanan dari utang, terutama dari Pemerintah Daerah yaitu Tingkat Provinsi.

“Ini akan menjadi hal yang menyebabkan hal yang menyebabkan perekonomian Tiongkok, cenderung melambat,” jelasnya.

Di sisi lain, sambungnya, kalau dilihat dari tren penurunan inflasi global, hal ini tentu positif, terutama di Amerika Serikat.

“Sehingga hal ini menahan tekanan kenaikan suku bunga yang terjadi secara cukup cepat dan tinggi pada tahun 2023. Suku bunga acuan The Fed dalam hal ini telah mencapai puncaknya dan juga kondisi inflasi global dan di Amerika Serikat yang cenderung menurun juga mempengaruhi penurunan yield dari US Restri,” tuturnya.

Hal ini kemudian dijelaskannya akan memicu kembali terjadinya Capital Inflow yaitu arus modal masuk ke emerging market.

Kemudian, Sri Mulyani mengatakan pada 2024 berbagai resiko global harus terus dicermati, yaitu perkembangan dan kecenderungan pelemahan ekonomi dari sejumlah negara-negara utama di dunia.

“Juga meningkatnya tensi tekanan geopolitik yang makin eskalatif dan fragmentasi global yang akan juga menciptakan peningkatan tekanan fiskal di berbagai negara,” tandasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Jelang Ramadan, Ekonom Minta Pemerintah Stabilkan Harga Bahan Pokok
Tantangan Sektor UMKM Harus Segara Dijawab dengan Langkah Tepat
Ketua MPR Optimistis Perekonomian Nasional Meningkat Usai Pemilu 2024
DPR Duga Kebijakan Pasar Bebas Penyebab Beras Langka dan Mahal
Usai Pemilu 2024, Pemerintah Diminta Lebih Serius Stabilkan Harga Bahan Pokok
Lanjut Naik, Harga Emas Antam Sentuh Level Rp1.124.000, Perak Rp12.850
Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Perak Naik Rp250
Harga Emas Antam Terkoreksi, Turun Rp3.000 ke Level Rp1.135.000

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:48 WIB

Jelang Ramadan, Ekonom Minta Pemerintah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:13 WIB

Tantangan Sektor UMKM Harus Segara Dijawab dengan Langkah Tepat

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:32 WIB

Ketua MPR Optimistis Perekonomian Nasional Meningkat Usai Pemilu 2024

Minggu, 18 Februari 2024 - 12:00 WIB

DPR Duga Kebijakan Pasar Bebas Penyebab Beras Langka dan Mahal

Minggu, 18 Februari 2024 - 11:55 WIB

Usai Pemilu 2024, Pemerintah Diminta Lebih Serius Stabilkan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:08 WIB

Lanjut Naik, Harga Emas Antam Sentuh Level Rp1.124.000, Perak Rp12.850

Jumat, 16 Februari 2024 - 11:33 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Perak Naik Rp250

Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:40 WIB

Harga Emas Antam Terkoreksi, Turun Rp3.000 ke Level Rp1.135.000

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB