Pengembangan Kasus Gubernur Malut, KPK Usut Dugaan Praktik Suap Izin Tambang Nikel

- Wartawan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengembangan Kasus Gubernur Malut, KPK Usut Dugaan Praktik Suap Izin Tambang Nikel. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Pengembangan Kasus Gubernur Malut, KPK Usut Dugaan Praktik Suap Izin Tambang Nikel. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Pengembangan Kasus Gubernur Malut, KPK Usut Dugaan Praktik Suap Izin Tambang Nikel

Sumutterkini.com, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memungkinkan untuk mengusut dugaan praktik suap perizinan tambang nikel dalam pengembangan kasus Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Ghani Kasuba (AGK).

“Kita ketahui bersama di Maluku Utara itu kan salah satu sumber nikel. Banyak perusahaan-perusahaan dan pengusaha yang berusaha untuk mendapatkan izin penambangan di sana,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, mengutip Nusantaratetkini.co, Kamis (25/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, sebutnya, tidak tertutup kemungkinan, perizinan itu menjadi komoditas buat kepala daerah untuk diperjualbelikan atau ada unsur kemudahan.

“Yang ujung-ujungnya itu ada insentif dari pelaku usaha untuk memberikan sesuatu kepada pejabat-pejabat di daerah yang punya kewenangan untuk menerbitkan perizinan, setidaknya mempunyai kewenangan untuk merekomendasikan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, selain suap menyangkut pembangunan infrastruktur, pada proses penyidikan tidak menutup kemungkinan adanya suap dalam bentuk lain.

Baca Juga  Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Kemenaker, KPK Periksa Ribka Tjiptaning

“Di dalam proses penyidikan tidak tertutup kemungkinan, itu juga ada dugaan penerimaan yang bersumber dari proses pemberian izin, penambang nikel dan barangkali, itu yang didalami oleh teman-teman penyidik,” terangnya.

Diketahui, KPK telah menetapkan Abdul Ghani sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di Maluku Utara pada Rabu (20/12/2023).

Abdul terbukti terlibat dalam memerintahkan bawahannya untuk memanipulasi proyek menjadi seolah-olah sudah terselesaikan di atas 50 persen. Hal ini dilakukan agar pencairan anggaran bisa dilakukan.

Selain itu, KPK juga menetapkan enam tersangka lain, yaitu Kadis Perumahan dan Pemukiman Provinsi Maluku Utara Adnan Hasanudin, Kadis PUPR Provinsi Maluku Utara Daud Ismail, Kepala BPPBJ Ridwan Arsan, Ajudan Gubernur Maluku Utara Ramadhan Ibrahim, dan dua orang dari pihak swasta yakni Stevi Thomas dan Kristian Wuisan.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban
BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 
BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar
Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang
Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:48 WIB

Ketua KPU RI Dipecat Kasus Asusila, DKPP Sebut Hasyim Asy’ari Ubah PKPU Agar Dekati Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:16 WIB

BKKBN Sumut Raih Juara Favorit Tingkat Nasional Kategori PLKB Non ASN 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:57 WIB

BNPB: 50 Hektar Lahan di Gunung Bromo Terbakar

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:13 WIB

Banjir di Landa Parigi Moutong, Satu Tewas dan Dua Hilang

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:10 WIB

Buronan Harun Masiku, Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi ke Publik

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Berita Terbaru

Skuad Timnas Inggris yang berlaga di Piala Eropa 2024. Laga final Euro 2024 Spanyol vs Inggris akan bergulir di Olympiastadion, Berlin pada Minggu (14/7/2024) atau Senin dini hari WIB. (AFP/ADRIAN DENNIS)

Bola

Head to Head Spanyol Vs Inggris Jelang Final Euro 2024

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:48 WIB