Pengalaman Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Ferry Kusnadi, Pernah Baku Tembak 18 Jam

- Wartawan

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengalaman Kasat Narkoba Polresbatubara AKP Ferry Kusnadi, Pernah Baku Tembak 18 Jam

Pengalaman Kasat Narkoba Polresbatubara AKP Ferry Kusnadi, Pernah Baku Tembak 18 Jam

Pengalaman Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Ferry Kusnadi, Pernah Baku Tembak 18 Jam

Sumutterkini.com, BATUBARA – Satuan Narkoba Polres Batubara kini dipimpin sosok baru. Perwira polisi yang malang melintang di dunia reserse, AKP Fery Kusnadi.

AKP Fery diketahui merupakan seorang anggota kepolisian dengan rekam jejak dan sejumlah karir yang moncer di institusi Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tahun 1998, AKP Ferry Kusnadi bertugas di Polres Tapanuli Utara, saat itu ia berhasil menggagalkan penyelundupan 50 kilogram ganja siap edar dan membasmi 3 hektar ladang ganja. Dalam aksinya waktu itu, Ferry dan tim baku tembak selama 18 jam yang berakhir dengan mengugurkan sejumlah tersangka.

Selain itu, AKP Ferry Kusnadi juga mencatat prestasi sebagai Katim Jatanras Polda Sumut, di mana ia berhasil mengungkap kasus dua jambret di Kota Pematangsiantar yang menewaskan Pegawai BNI, Rara Sitta, dan meraih penghargaan dari Bank Negara Indonesia (BNI).

Ketika menjabat sebagai Kanit Reskrim di Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi dikenal sebagai sosok tegas dan berwibawa.

Ia berhasil mengungkap sejumlah markas pembuatan dan peredaran uang palsu, serta menggagalkan sindikat peredaran narkotika dengan berhasil mengamankan dua kurir asal Aceh dengan barang bukti ganja seberat 30 kilogram.

Selanjutnya ia bertugas di Polsek Patumbak Polrestabes Medan, Ferry juga berhasil menangkap dua tersangka kurir narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 5.400 butir dan menggagalkan peredaran 2.430 kilogram ekstasi. Berbagai prestasi lainnya juga diukir oleh AKP Ferry Kusnadi selama berkarir di institusi kepolisian.

Riwayat pendidikan Ferry Kusnadi mencerminkan perjalanan yang penuh perjuangan. Berawal dari jajakan kangkung dan mengajar karate, ia mengenyam pendidikan sekolah dasar hingga STM Negeri 3 Medan. Kemampuannya dalam bela diri di bidang karate tidak hanya membantunya finansial, tetapi juga mendampingi abang kandungnya dalam mengajar karate.

Baca Juga  Polda Sumut: Pemeriksaan Komisioner Anggota KPU Padangsidimpuan Masih Berjalan

Setelah lulus dari STM Negeri 3 Medan, Ferry melanjutkan pendidikannya di Polri, menjadi alumni SEBA Prajurit Karir pada tahun 1994 dan kemudian melanjutkan ke Scapa Polri pada tahun 2009.

“Sebelum tamat sekolah tehnik dan STM saya ikut-ikut abang ngajar karate. Dari dua tempat ada juga 100 muridnya. Dari itu lah uangnya buat sekolah,” ujarnya.

Ferry Kusnadi juga terlibat dalam menangani kasus tindak pidana korupsi (tipikor) di daerah Simalungun pada tahun 2009-2013. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang kompleksitas hubungan antara hukum dan politik dalam menangani kasus-kasus korupsi.

“Pengalaman tangani kasus Tipikor yang paling berkenang waktu saya masih di Simalungun, waktu itu melibatkan nama petinggi Pejabat Daerah Simalungun. Jadi banyak tekanan baik dari internal maupun eksternal. Kepentingan sana sini bercampur jadi satu,” katanya sembari mengenang kisahnya sebagai kanit Tipikor Reskrim Polres Simalungun.

Dalam menjalani tugas di bidang reserse Ferry Kusnadi menekankan pentingnya kerja tim dalam menangani kasus-kasus korupsi. Ia menyadari bahwa penanganan kasus korupsi tidak mudah, dengan banyak tekanan baik dari internal maupun eksternal.

“Tak mudah tangani kasus korupsi. Banyak yang bilang hukum bisa dipolitisasi. Ada kepentingan rakyat, sosial, bisnis bahkan partai. Jadi harus benar-benar hati-hati. Butuh teamwork yang cocok, tidak bisa sendiri. Karena yang dipertaruhkan adalah nama institusi Polri,” ungkapnya.

Di Polres Batubara sendiri, AKP Ferry Kusnadi bukan wajah baru. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kasat Intel dan Kasat Reskrim serta telah mendapatkan promosi jabatan menjadi Kasat Narkoba Polres Batu Bara.

Meski tidak mematok target tertentu dalam karirnya, Ferry Kusnadi menekankan pentingnya kedekatan dengan masyarakat dan menanggapi keluhan serta permasalahan tanpa pandang bulu. Ia memegang prinsip bahwa yang salah harus dihukum, dan yang benar harus dibela. (DIV/sumutterkini.com)

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

Layani Wisatawan F1 Powerboat, Polda Sumut Turunkan Polisi Berbahasa Inggris
Pastikan Pengamanan Berjalan Baik, Wakapolda Sumut Tinjau Pos Pam F1 Powerboat
Personel Berprestasi Polres Sergai Terima Penghargaan dari Kapolres
Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit
Kapolres Sergai Tinjau Lokasi Banjir di Dolok Masihul
Tim Kesehatan Polda Sumut Berikan Pelayan Kepada Petugas Pam Pemilu
Dokkes Polres Sergai Berikan Asupan Obat dan Vitamin ke Personel Pam Pemilu dan Petugas PPK
Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta Pimpin Apel Konsolidasi Personel Pengamanan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 13:02 WIB

Layani Wisatawan F1 Powerboat, Polda Sumut Turunkan Polisi Berbahasa Inggris

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:39 WIB

Pastikan Pengamanan Berjalan Baik, Wakapolda Sumut Tinjau Pos Pam F1 Powerboat

Senin, 26 Februari 2024 - 13:23 WIB

Personel Berprestasi Polres Sergai Terima Penghargaan dari Kapolres

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:42 WIB

Kapolres Sergai Bantu Penanganan Medis Anggota KPPS yang Sakit

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:01 WIB

Kapolres Sergai Tinjau Lokasi Banjir di Dolok Masihul

Selasa, 20 Februari 2024 - 14:30 WIB

Tim Kesehatan Polda Sumut Berikan Pelayan Kepada Petugas Pam Pemilu

Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:25 WIB

Dokkes Polres Sergai Berikan Asupan Obat dan Vitamin ke Personel Pam Pemilu dan Petugas PPK

Jumat, 16 Februari 2024 - 18:11 WIB

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta Pimpin Apel Konsolidasi Personel Pengamanan Pemilu

Berita Terbaru

Muhammadiyah: Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin Menyesatkan. (Foto: istimewa)

Nasional

Muhammadiyah: Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin Menyesatkan

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:16 WIB

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB