Pengacara Keluarga Korban Cabul Anak 7 Tahun di Langkat Pertanyakan Keseriusan Polisi Menangkap Pelaku

- Wartawan

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah korban (tengah) didampingi penasehat hukum yang berasal dari Hotman 911 Medan, saat diwawancarai wartawan di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (30/1/2024)

Ayah korban (tengah) didampingi penasehat hukum yang berasal dari Hotman 911 Medan, saat diwawancarai wartawan di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (30/1/2024)

Sumutterkini.com, LANGKAT – Penasehat Hukum (PH) atau pengacara keluarga korban cabul yang masih berusia 7 tahun warga Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memohon kepada Polda Sumut dan Mabes Polri untuk sesegera mungkin melakukan gelar perkara.

Pasalnya penasehat hukum keluarga menduga, tidak ada keseriusan polisi dalam hal ini Polres Langkat untuk menangkap satu orang pelaku lagi berisial IS.

Tak hanya itu, dengan adanya hal tersebut, membuat tim penasehat hukum korban merasa geram. Pasalnya, korban bernisial M (7) sendiri dalam keterangannya menyebutkan, pelaku IS (40) juga merudupaksa dirinya sebanyak lima kali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan segera melakukan permohonan gelar perkara khusus ke Polda Sumut dan Mabes Polri. Karena, terduga terlapor yang satu lagi belum pernah diperiksa sama sekali. Jangankan diperiksa, dipanggil pun belum. Kami sangat kecewa,” ujar penasehat hukum keluarga korban yang berasal dari Hotman 911 Medan, Faisal Gustian, Selasa (30/1/2024).

Lanjut Faisal, mereka akan melaporkan hal itu ke Propam, Wasidik, Irwasum dan Irwasda. Faisal merasa ada kejanggalan terkait status pelaku berinisial IS yang terkesan bakal tidak dilibatkan.

“Pelaku harus diusut sampai ke akar-akarnya. Jangan ada pelaku yang dihilangkan atau dikurang-kurangi. Kami akan melakukan pengawalan yang sangat teliti, baik dari singkronisasi alat bukti visum maupun keterangan anak,” ujar Faisal.

Baik keluarga korban dan penasehat hukum berharap, agar Kapolres Langkat, Kasat Reskrim dan Kanit PPA Polres Langkat agar lebih serius menanggapi kasus tersebut.

“Lebih seriuslah menanggapi dan memproses laporan ini,” ujar Faisal.

Dikabarkan sebelumnya, satu dari dua pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang masih berusia 7 tahun di Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, telah diringkus Polres Langkat.

Baca Juga  Tersangka Sodomi di Rumdis Wakil Bupati Langkat Diringkus Polisi

Adapun pelaku yang telah ditangkap berinisial F alias PD yang ternyata masih berusia 13 tahun. Ia diamankan Sat Reskrim Polres Langkat dirumah pamannya di Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang pada, Senin (29/1/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.

Pelaku F juga merupakan warga Kecamatan Secanggang.

“Penangkapan ini berawal dari laporan korban
Dengan nomor : LP/B/14/I/2024/SPKT/POLRES LANGKAT /POLDA SUMATERA UTARA tanggal 11 Januari 2024,” ujar Kapolres Langkat, AKBP Rahmat Husein Simatupang melalui Kasi Humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kusuma.

Lanjut Rajendra, melalui Unit PPA Sat Reskrim Polres Langkat dipastikan serius dalam menindaklanjuti laporan perkara cabul tersebut.

“Kemarin kenapa pelaku belum ditangkap, tentunya ada alat bukti yang harus diperoleh terlebih dahulu, yang sifatnya wajib seperti hasil visum,” ujar Rajendra.

Kasi Humas Polres Langkat ini menambahkan, penyidik akan terus menangani kasus ini sampai tuntas. Dan akan mengembangkan setiap keterangan dan alat bukti yang diperoleh sesuai undang-undang yang berlaku

Sedangkan itu, terhadap pelaku disangkakan perkara persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (1,2) subsider Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI No 17 tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sementara itu, pelaku lainnya berinisial IS (40) belum diamankan pihak kepolisian. IS kabur usai ayah korban bernama Ramlan melaporkan perkara ini ke Polres Langkat.

Pelaku IS juga disebut-sebut atau dianggap Ramlan sebagai pakciknya sendiri.

Namun siapa sangka, kedekatan itu dimanfaatkan pelaku IS untuk mencabuli anak Ramlan yang masih berusia 7 tahun. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Binjai Gelar Inspeksi Mendadak Kehadiran ASN dan Honorer
Arus Balik di Jalan Tol Binjai-Langsa Hingga H+5 Lebaran Mencapai 62 .841 Kendaraan atau Meningkat 115 Persen
Mobil Rombongan Keluarga Asal Kota Medan Masuk Jurang di Jalan Alternatif Langkat-Karo, 1 Tewas 4 Luka-luka
Ketua DRPD Binjai Mastikan Diri Maju di Pilkada Usai Kalah Pileg
Ditinggal Pergi Mudik, Polisi Cek Rumah-rumah Warga yang Kosong di Langkat
Arus Balik Lebaran di Jalinsum Medan-Aceh Ramai Lancar
141 WBP Rutan Tanjung Pura Terima Remisi Lebaran Idul Fitri, 5 Diantaranya Langsung Bebas
Aek Sijornih Alami Kemacetan Parah, Ratusan Kendaraan Terjebak Antrian

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 16:22 WIB

BKPSDM Kota Binjai Gelar Inspeksi Mendadak Kehadiran ASN dan Honorer

Selasa, 16 April 2024 - 16:14 WIB

Arus Balik di Jalan Tol Binjai-Langsa Hingga H+5 Lebaran Mencapai 62 .841 Kendaraan atau Meningkat 115 Persen

Selasa, 16 April 2024 - 00:59 WIB

Mobil Rombongan Keluarga Asal Kota Medan Masuk Jurang di Jalan Alternatif Langkat-Karo, 1 Tewas 4 Luka-luka

Selasa, 16 April 2024 - 00:55 WIB

Ketua DRPD Binjai Mastikan Diri Maju di Pilkada Usai Kalah Pileg

Sabtu, 13 April 2024 - 16:44 WIB

Ditinggal Pergi Mudik, Polisi Cek Rumah-rumah Warga yang Kosong di Langkat

Jumat, 12 April 2024 - 15:53 WIB

Arus Balik Lebaran di Jalinsum Medan-Aceh Ramai Lancar

Jumat, 12 April 2024 - 15:46 WIB

141 WBP Rutan Tanjung Pura Terima Remisi Lebaran Idul Fitri, 5 Diantaranya Langsung Bebas

Jumat, 12 April 2024 - 13:50 WIB

Aek Sijornih Alami Kemacetan Parah, Ratusan Kendaraan Terjebak Antrian

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB