Pelaku Curanmor Ditembak Karena Melawan Polisi saat Ditangkap, Usai Curi Motor Pendeta di Hamparan Perak

- Wartawan

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku curanmor saat diamankan Polsek Binjai, Sumatera Utara, Rabu (27/3/2024).

Pelaku curanmor saat diamankan Polsek Binjai, Sumatera Utara, Rabu (27/3/2024).

Sumutterkini.com, BINJAI – Hendak ditangkap polisi dan mencoba melarikan diri, seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial AY alias Susilo (31) diberikan tindakan tegas dan terukur alias ditembak pada bagian kakinya.

Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah menjelaskan, pelaku mulanya mencuri motor milik seorang pendeta, Efridona Pelawi (33).

Di mana pada waktu itu korban sedang belanja di Alfamart, Dusun II, Desa Tandam Hilir I, Hamparanperak, Rabu (27/3/2024) dini hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban yang memarkirkan motornya Honda Mega Pro BK 2103 SAD, kemudian masuk ke dalam toko untuk belanja keperluan. Selesai belanja, korban tidak melihat lagi motornya yang parkir di depan toko,” ucap Riswansyah, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga  Polda Sumut Siagakan Alat Berat ke Sejumlah Titik Antisipasi Bencana Alam Selama Masa Lebaran

Lanjut Riswansyah, korban yang merasa dirugikan membuat laporan ke Polsek Binjai. Usai menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Binjai melakukan penyelidikan dan mengecek tempat kejadian perkara.

“Penyidik juga melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi dan melihat rekaman CCTV,” ujar Riswansyah.

Kasi Humas Polres Binjai ini menambahkan, penyelidikan yang dilakukan petugas membuah hasil. Saat mau disergap, kata Riswansyah, pelaku melawan.

“Bahkan pelaku mau melarikan diri. Karena hal ini diberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku,” ujar Riswansyah.

Kepada polisi, AY mengakui, telah melakukan pencurian.

“Barang bukti yang disita Honda Mega Pro yang dicuri tersangka dan disangkakan pasal 363 ayat (1) dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara,” tutup Riswansyah. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi
Seorang WNA Diburu Imigrasi Karena Hipnotis dan Gasak Uang Warga di Pemalang
Ketika Melakukan Aksi Kedua, Pelaku Pelecehan Payudara di Sleman Tertangkap
Polisi Sebut Pabrik Narkoba di Kota Malang Dikendalikan Warga Malaysia, Dipandu lewat Zoom
Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka yang Cabuli Anak 9 Tahun di Langkat
Gegara Kunci Rumah, Suami Bakar Istri di Tangerang
Aniaya Istri Hingga Tewas di Pulogadung, Ternyata Suaminya Pegawai KAI
UPTD PPA Pemkab Langkat Beberkan Kejiwaan Anak 9 Tahun yang Diduga Dicabuli Tetangga

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:13 WIB

Sempat Kehilangan Jejak, Akhirnya 3 Pengedar Sabu di Kota Binjai Diringkus Polisi

Kamis, 4 Juli 2024 - 23:36 WIB

Seorang WNA Diburu Imigrasi Karena Hipnotis dan Gasak Uang Warga di Pemalang

Rabu, 3 Juli 2024 - 23:00 WIB

Ketika Melakukan Aksi Kedua, Pelaku Pelecehan Payudara di Sleman Tertangkap

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:34 WIB

Polisi Sebut Pabrik Narkoba di Kota Malang Dikendalikan Warga Malaysia, Dipandu lewat Zoom

Rabu, 3 Juli 2024 - 21:50 WIB

Polisi Akhirnya Tangkap Tersangka yang Cabuli Anak 9 Tahun di Langkat

Senin, 1 Juli 2024 - 23:24 WIB

Gegara Kunci Rumah, Suami Bakar Istri di Tangerang

Senin, 1 Juli 2024 - 23:15 WIB

Aniaya Istri Hingga Tewas di Pulogadung, Ternyata Suaminya Pegawai KAI

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:23 WIB

UPTD PPA Pemkab Langkat Beberkan Kejiwaan Anak 9 Tahun yang Diduga Dicabuli Tetangga

Berita Terbaru