MPR Desak Kemendikbudristek Sesuaikan Biaya Pendidikan yang Kian Tinggi

- Wartawan

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MPR Desak Kemendikbudristek Sesuaikan Biaya Pendidikan yang Kian Tinggi. (Foto: istimewa)

MPR Desak Kemendikbudristek Sesuaikan Biaya Pendidikan yang Kian Tinggi. (Foto: istimewa)

MPR Desak Kemendikbudristek Sesuaikan Biaya Pendidikan yang Kian Tinggi

Sumutterkini.com, JAKARTA Ketua MPR Bambang Soesatyo mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk menyesuaikan biaya pendidikan dengan kemampuan masyarakat dan tetap menjamin mutu kualitas pendidikan di Indonesia lebih baik.

Hal ini tidak lepas dari biaya pendidikan yang masih tinggi dan sulit dijangkau terus menjadi polemik di ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah melalui Kemdikbud Ristek dapat mengambil kebijakan dengan menyesuaikan kemampuan ekonomi masyarakat,” kata pria akrab disapa Bamsoet, dikutip dari Nusantaraterkini.co, Selasa (13/2/2024).

“Antara lain dengan melakukan subsidi silang, atau dengan merealisasikan secara penuh anggaran pendidikan sebagaimana alokasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan,” lanjutnya.

Baca Juga  Prabowo: Proses Demokrasi Mahal dan Melelahkan, DPD: Jangan Malu Kembali ke Sistem Pemilu Terdahulu

Ia pun juga meminta komitmen pemerintah untuk berupaya mengatasi ketertinggalan pendidikan akibat tingginya biaya sekolah di Indonesia, salah satunya memperbanyak program beasiswa dan hibah, serta pengiriman mahasiswa belajar di dalam dan luar negeri.

“Sebagai salah satu solusi dari masih tingginya biaya pendidikan di Indonesia yang masih belum terjangkau oleh kelompok menengah ke bawah,” papar politikus Golkar ini.

Dalam kesempatannya itu, Bamsoet mengingatkan agar pemerintah memperbaiki pendataan terkait jumlah anak di Indonesia yang masih harus menempuh wajib belajar dan pendidikan.

“Tujuannya agar dapat didata secara menyeluruh anak-anak yang berhak menempuh pendidikan namun berada di kelompok masyarakat menengah ke bawah, sehingga bantuan biaya pendidikan dapat diberikan tepat sasaran dan sesuai target,” pungkasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Soal Kasus TPPO Ferienjob, Komisi X DPR: Kemendikbud Kecolongan
Disdukcapil Temukan 624 Data Penerima KJMU Tidak Sesuai
Keterlibatan Aktif Semua Pihak Syarat Mutlak Penuntasan Kasus Kekerasan di Sekolah
Kekerasan di Lembaga Pendidikan Marak Akibat Defisit Kesejahteraan Psikologi Anak Didik
Transformasi SMK jadi Lebih Baik Harus Konsisten Dilakukan
Pemerataan Pendidikan Harus jadi Perhatian Serius
Komisi X: Geng di Sekolah Ciptakan Praktik Kekerasan, Harus Dibubarkan
Rektor Baharuddin Minta Lulusan Unimed Perkuat Skill

Berita Terkait

Jumat, 29 Maret 2024 - 10:56 WIB

Soal Kasus TPPO Ferienjob, Komisi X DPR: Kemendikbud Kecolongan

Selasa, 12 Maret 2024 - 15:38 WIB

Disdukcapil Temukan 624 Data Penerima KJMU Tidak Sesuai

Sabtu, 9 Maret 2024 - 07:33 WIB

Keterlibatan Aktif Semua Pihak Syarat Mutlak Penuntasan Kasus Kekerasan di Sekolah

Minggu, 3 Maret 2024 - 09:27 WIB

Kekerasan di Lembaga Pendidikan Marak Akibat Defisit Kesejahteraan Psikologi Anak Didik

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:00 WIB

Transformasi SMK jadi Lebih Baik Harus Konsisten Dilakukan

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:35 WIB

Pemerataan Pendidikan Harus jadi Perhatian Serius

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:12 WIB

Komisi X: Geng di Sekolah Ciptakan Praktik Kekerasan, Harus Dibubarkan

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:35 WIB

Rektor Baharuddin Minta Lulusan Unimed Perkuat Skill

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB