Masa Tenang Pemilu, Dedi Mulyadi Copot APK Prabowo-Gibran di Subang

- Wartawan

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi menginisiasi pencopotan APK Partai Gerindra dan Prabowo-Gibran di Subang, Jawa Barat, saat memasuki masa tenang pemilu, Minggu (11/2/2024).(Muhamad Syahrial/Kompas.com)

Dedi Mulyadi menginisiasi pencopotan APK Partai Gerindra dan Prabowo-Gibran di Subang, Jawa Barat, saat memasuki masa tenang pemilu, Minggu (11/2/2024).(Muhamad Syahrial/Kompas.com)

Sumutterkini.com, JABAR – Memasuki masa tenang kampanye Pemilu 2024, Alat Peraga Kampanye (APK) Partai Gerindra di sejumlah titik di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), ditertibkan, pada Minggu (11/2/2024).

Selain itu, APK calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, juga turut ditertibkan.

Penertiban itu merupakan inisiatif Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Dedi Mulyadi. Tak sendiri, Dedi bersama rombongannya membersihkan APK yang terpasang di sepanjang jalan, baik yang berukuran besar maupun kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi mengatakan, aksi yang dilakukannya merupakan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dia berharap, tidak ada lagi APK yang mengotori jalan apalagi dipaku di pohon.

Baca Juga  Pria di Medan Bunuh Istri Keduanya karena Persoalan Hak Asuh Anak

“Ini pemilu paling brutal dalam pemasangan baliho dan alat peraga, memusingkan. Sebagai bentuk tanggung jawab, hari ini kami bersihkan,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya yang dilansir Kompas.com, Minggu (11/2/2024).

Dedi pun berharap, nantinya KPU, Bawaslu, dan Pemerintah Daerah (Pemda) membuat regulasi terkait pemasangan APK agar jumlahnya berimbang dan tidak dipasang sembarangan.

“Jangan sampai pemilu itu jadi ajang lomba banyak-banyakan pasang baliho, yang malah menghilangkan estetika, dan pembersihan APK ini adalah bagian demokrasi dan tanggung jawab kita,” ujar Dedi.

Dedi memastikan, penertiban APK Gerindra dan Prabowo-Gibran bakal terus dilakukan. Dia juga berharap hal ini bisa diikuti oleh peserta pemilu lain sebagai bentuk tanggung jawab. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik
Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia
Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik
Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden
AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya
Golkar Masih Unggul, 5 Partai Bersaing di Perolehan Suara di Kota Binjai
Updated: PDI Perjuangan kokoh Dominasi Perolehan suara di Kota Medan
Partai Golkar Mendominasi di Sumatera Utara pada Pemilu 2024

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:50 WIB

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:22 WIB

Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:59 WIB

Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:53 WIB

Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:35 WIB

AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Senin, 19 Februari 2024 - 11:11 WIB

Golkar Masih Unggul, 5 Partai Bersaing di Perolehan Suara di Kota Binjai

Senin, 19 Februari 2024 - 11:01 WIB

Updated: PDI Perjuangan kokoh Dominasi Perolehan suara di Kota Medan

Senin, 19 Februari 2024 - 10:52 WIB

Partai Golkar Mendominasi di Sumatera Utara pada Pemilu 2024

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB