Legislator Minta Masyarakat Bangkitkan Potensi Ekonomi Melalui Koperasi

- Wartawan

Jumat, 9 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator Minta Masyarakat Bangkitkan Potensi Ekonomi Melalui Koperasi. (Foto: istimewa)

Legislator Minta Masyarakat Bangkitkan Potensi Ekonomi Melalui Koperasi. (Foto: istimewa)

Legislator Minta Masyarakat Bangkitkan Potensi Ekonomi Melalui Koperasi

Sumutterkini.com, JAKARTA Anggota DPR RI Lestari Moerdijat meminta masyarakat agar dapat membangkitkan potensi ekonomi dengan mendorong peningkatkan tata kelola koperasi di Indonesia demi keadilan dan kemakmuran yang merata.

“Upaya perbaikan tata kelola koperasi di Indonesia bangkitkan potensi ekonomi masyarakat yang diharapkan mampu mendorong gerak perekonomian nasional,” katanya, mengutip, Jumat (9/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) akan bangun kelembagaan dan ekosistem koperasi melalui perbaikan tata kelola yang mengadopsi Pedoman Umum Governansi Koperasi Indonesia (PUG-KOPIN).

Salah satu tujuannya agar koperasi mampu mengembangkan model bisnis yang lebih kompetitif dan menjadi pilihan rasional masyarakat ketika mau berwirausaha.

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah koperasi aktif di Indonesia sebanyak 130.354 unit dengan volume usaha sebesar Rp197,88 triliun pada 2022.

Baca Juga  Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Menurut Lestari, aktivitas ratusan ribu koperasi di Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai sentra-sentra pertumbuhan ekonomi masyarakat di tanah air.

Upaya memperbaiki tata kelola koperasi menjadi lebih baik dan kompetitif, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, merupakan langkah strategis yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurut Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, koperasi sebagai sebagai soko guru perekonomian nasional harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjalankan amanah konstitusi.

“Penguatan asas gotong-royong dan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi diharapkan mampu dilaksanakan dengan perencanaan yang matang agar kebangkitan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat benar-benar merata,’ ujarnya.

Sejumlah upaya tersebut, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, membutuhkan kolaborasi yang kuat antarsektor di tingkat pusat dan daerah untuk mewujudkannya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Dampak Perang Iran-Israel ke Indonesia, Begini Kata Ekonom
Ketua MPR Minta Pemerintah Antisipasi Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar AS
Harga Emas Antam Naik Lagi ke Level Rp1.321.000
Pascaserangan Iran ke Israel, Harga Emas Antam Naik Tipis ke Level Rp1.315.000
Serangan Iran ke Israel, Komisi I DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Negatifnya
Impor Elektronik Dibatasi, DPR: Pemerintah Wajib Perkuat Daya Saing Produk Dalam Negeri
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp14.000 ke Level Rp1.310.000
Usai Lebaran, Emas Antam Cetak Harga Tertinggi di Level Rp1.324.000

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 16:49 WIB

Dampak Perang Iran-Israel ke Indonesia, Begini Kata Ekonom

Selasa, 16 April 2024 - 15:10 WIB

Ketua MPR Minta Pemerintah Antisipasi Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar AS

Selasa, 16 April 2024 - 09:32 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi ke Level Rp1.321.000

Senin, 15 April 2024 - 10:05 WIB

Pascaserangan Iran ke Israel, Harga Emas Antam Naik Tipis ke Level Rp1.315.000

Senin, 15 April 2024 - 09:44 WIB

Serangan Iran ke Israel, Komisi I DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Negatifnya

Minggu, 14 April 2024 - 07:42 WIB

Impor Elektronik Dibatasi, DPR: Pemerintah Wajib Perkuat Daya Saing Produk Dalam Negeri

Sabtu, 13 April 2024 - 09:36 WIB

Harga Emas Antam Terkoreksi Rp14.000 ke Level Rp1.310.000

Jumat, 12 April 2024 - 09:46 WIB

Usai Lebaran, Emas Antam Cetak Harga Tertinggi di Level Rp1.324.000

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB