Ledakan Pabrik Kembang Api Thailand, 17 Orang Tewas

- Wartawan

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ledakan,

Ilustrasi ledakan,

Sumutterkini.com, THAILAND – Sedikitnya 17 orang tewas dalam ledakan di pabrik kembang api di Thailand tengah. Ledakan itu terjadi sekitar pukul 15.00 (08:00 GMT) di daerah terpencil di provinsi Suphan Buri, sekitar 120 km (74 mil) utara ibu kota Bangkok. Polisi telah mengkonfirmasi ledakan itu

Perdana Menteri Srettha Thavisin disebut telah diberi pengarahan melalui telepon. Penyebab ledakan belum diketahui secara pasti.

Foto-foto yang diposting online oleh petugas penyelamat setempat di Suphan Buri menunjukkan lokasi tersebut, di sebuah sawah kosong, rata dengan puing-puing dan bagian tubuh, dengan kepulan asap hitam membubung di atasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ledakan ini terjadi kurang dari sebulan sebelum Tahun Baru Imlek di bulan Februari, ketika permintaan kembang api sedang tinggi. Gubernur provinsi tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa belum ada korban yang ditemukan.

Baca Juga  Merasa Tak Disayang Lagi, Suami Bacok Istri yang Sedang Hamil di Banyuasin

“Ada korban jiwa, kami sedang memeriksa berapa banyak orang yang meninggal,” kata kolonel polisi Theerapoj Rawangban kepada AFP.

“Kami tidak melihat lebih banyak kerusakan terhadap rumah-rumah lain atau orang-orang yang tinggal di komunitas (dekatnya),” tambahnya.

Srettha menyampaikan belasungkawa dan mengeluarkan perintah untuk membantu para korban dan keluarga almarhum.

Seorang pekerja tewas dalam kecelakaan di pabrik pada November 2022.

Pada bulan Juli, ledakan besar di gudang kembang api di Thailand selatan menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 100 orang, menurut para pejabat. (rsy/sumutterkini.com)

 

Berita Terkait

Ketua MUI Sumut Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan dan Perdamaian usai Pemilu
Angkut Pasir Ilegal, Polres Sergai Amankan 3 Unit Truk
PDI Perjuangan Masih Tak Tergeser Partai Lain, Raih Suara Terbanyak di Kota Medan di Pemilu 2024!
5 Link Real Count KPU tuk Pantau Hasil Pemilu 2024
Kapolres Pastikan Pemungutan Suara di Nias Berjalan Aman dan Lancar
Tokoh Kabupaten Sergai Apresiasi Pelaksanaan Pemilu Berjalan Aman, Tertib dan Lancar
PWNU Sumut Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Terima Hasil Pemilu 2024
Karorena Polda Sumut Lakukan Kunjungan Monitoring Pemungutan Suara di Wilayah Polres Sergai

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:53 WIB

Ketua MUI Sumut Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan dan Perdamaian usai Pemilu

Sabtu, 17 Februari 2024 - 19:45 WIB

Angkut Pasir Ilegal, Polres Sergai Amankan 3 Unit Truk

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:28 WIB

PDI Perjuangan Masih Tak Tergeser Partai Lain, Raih Suara Terbanyak di Kota Medan di Pemilu 2024!

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:57 WIB

5 Link Real Count KPU tuk Pantau Hasil Pemilu 2024

Kamis, 15 Februari 2024 - 21:30 WIB

Kapolres Pastikan Pemungutan Suara di Nias Berjalan Aman dan Lancar

Kamis, 15 Februari 2024 - 21:15 WIB

Tokoh Kabupaten Sergai Apresiasi Pelaksanaan Pemilu Berjalan Aman, Tertib dan Lancar

Rabu, 14 Februari 2024 - 22:10 WIB

PWNU Sumut Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Terima Hasil Pemilu 2024

Rabu, 14 Februari 2024 - 21:31 WIB

Karorena Polda Sumut Lakukan Kunjungan Monitoring Pemungutan Suara di Wilayah Polres Sergai

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB