Kritik Kenaikan Harga Minyak Goreng, Peneliti: Daya Beli Masyarakat Sedang Sangat Lemah

- Wartawan

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kritik Kenaikan Harga Minyak Goreng, Peneliti: Daya Beli Masyarakat Sedang Sangat Lemah. (Foto: istimewa)

Kritik Kenaikan Harga Minyak Goreng, Peneliti: Daya Beli Masyarakat Sedang Sangat Lemah. (Foto: istimewa)

Kritik Kenaikan Harga Minyak Goreng, Peneliti: Daya Beli Masyarakat Sedang Sangat Lemah

Sumutterkini.com, JAKARTA Menteri Perdagangan (Mendag) memastikan harga eceran terendah (HET) Minyakita naik Rp1.500 per/liter dari semula Rp14 ribu menjadi 15.500/liter.

Peneliti Core Indonesia Abdul Ishak Razak menilai, saat ini hal tersebut hendaknya tidak perlu dilakukan, karena daya beli masyarakat sangat rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah (Mendag) saat ini tidak perlu menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng (Migor) karena daya beli masyarakat masih sangat lemah, terjadi PHK di berbagai industri manufaktur,” katanya kepada Nusantaraterkini.co, Selasa (25/6/2024).

Idealnya, Ishak berpandangan, pemerintah seharusnya mengembalikan mekanisme penjualan harga minyak goreng ke pasar, sambil tetap mendorong optimalisasi pasokan domestik sehingga harga dapat terjangkau.

Baca Juga  Polda Sumut Siapkan Rekayasa Lalulintas Antisipasi 60 Titik Kemacetan Mudik Lebaran

“Pemerintah dapat menetapkan harga referensi untuk menjaga stabilitas harga, dengan mendorong produsen untuk memberikan prioritas pada pasokan domestik saat harga mengalami lonjakan,” tegasnya.

Untuk itu, mengatasi hal tersebut Ishak Razak berharap pemerintah dapat meningkatkan peran Bulog sebagai stabilisator harga komoditas pangan strategis termasuk minyak goreng.

Diketahui, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan, harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita akan naik menjadi Rp15.500 per liter pada minggu depan.

“Sudah dibikin dan juga dibahas kenaikannya,” tegasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Awali Pekan, Harga Emas Antam Naik ke Rp1.360.000 Per Gram
Harga Emas Antam Lanjut Naik ke Rp1.355.000 Per Gram, Perak Rp16.540
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram
Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp1.342.000 Per Gram
Harga Emas Antam Berkilau ke Rp1.347.000 Per Gram Diakhir Pekan Ini
Harga Emas Antam Lanjut Naik ke Rp1.338.000 Per Gram, Perak Terkoreksi
Harga Emas Antam Lanjut Naik ke Level Rp1.330.000 Per Gram
Harga Emas Antam Naik Tipis ke Level Rp1.329.000

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 09:43 WIB

Kritik Kenaikan Harga Minyak Goreng, Peneliti: Daya Beli Masyarakat Sedang Sangat Lemah

Senin, 24 Juni 2024 - 10:13 WIB

Awali Pekan, Harga Emas Antam Naik ke Rp1.360.000 Per Gram

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:22 WIB

Harga Emas Antam Lanjut Naik ke Rp1.355.000 Per Gram, Perak Rp16.540

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:32 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 ke Rp1.349.000 Per Gram

Selasa, 18 Juni 2024 - 09:30 WIB

Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp1.342.000 Per Gram

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:33 WIB

Harga Emas Antam Berkilau ke Rp1.347.000 Per Gram Diakhir Pekan Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:18 WIB

Harga Emas Antam Lanjut Naik ke Rp1.338.000 Per Gram, Perak Terkoreksi

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:14 WIB

Harga Emas Antam Lanjut Naik ke Level Rp1.330.000 Per Gram

Berita Terbaru