KPU Bagi Dalam Tiga Zona, Kampanye Akbar Dimulai 21 Januari

- Wartawan

Selasa, 16 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Bagi Dalam Tiga Zona, Kampanye Akbar Dimulai 21 Januari. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPU Bagi Dalam Tiga Zona, Kampanye Akbar Dimulai 21 Januari. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPU Bagi Dalam Tiga Zona, Kampanye Akbar Dimulai 21 Januari

Sumutterkini.com, JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait penentuan tiga zona kampanye untuk pasangan calon (paslon) yang berkontestasi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Selasa (16/1/2024).

Untuk pelaksanaan kampanye Akbar Pemilu 2024 tersebut sendiri akan berlangsung selama 21 hari, mulai 21 Januari sampai 10 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah, jadi kemarin, KPU juga sudah menetapkan zona untuk kampanye rapat umum. Nanti akan segera, mungkin mudah-mudahan besok itu sudah dalam bentuk surat keputusan KPU,” kata Komisioner KPU August Mellaz kepada wartawan, mengutip Nusantaraterkini.co, Senin (15/1/2024).

Mellaz menjelaskan, pembagian tiga zona akan mengikuti jumlah paslon dan dibagi secara proporsional berdasarkan wilayah 38 provinsi di Indonesia.

“Kalau zona A itu ada 13 provinsi, zona B 13 provinsi, zona C 12 provinsi. Dan itu dibagi secara proporsional dan kemudian ada proses pengundian dari masing-masing paslon,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Debat Ketiga Capres-cawapres, KPU Minta Tidak Gunakan Istilah Singkatan

Namun, khusus hari ketiga akhir kampanye rapat umum akan dikecualikan untuk dilakukan pengundian, karena akan berdasarkan kesepakatan antara tim paslon.

“Kecuali, misalnya ada kesempatan untuk khusus hari ketiga akhir kampanye rapat umum. Kampanye rapat umum berarti tanggal 10, tanggal 9, dan tanggal 8 itu ada semacam kesepakatan di antara tim paslon,” tuturnya.

Kemudian, untuk zona kampanye rapat umum dari partai politik, disebutkannya, akan mengikuti masing-masing paslon yang diusungnya.

“Jadi kalau partai politik itu mengusulkan paslon, maka zona untuk kampanye akan mengikuti paslon. Kecuali, untuk Partai Buruh dan PKN yang kemarin pada saat pertemuan menyatakan mereka dua partai itu tidak mengikuti zonanya paslon, maka dibuatkan satu zona sendiri. Jadi 38 provinsi dipilih disitu,” jelasnya.

Pembagian zonasi ini, ditambahkannya, agar wilayah kampanye masing-masing capres-cawapres beserta partai politik pengusungnya tidak bentrok.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu
Prabowo-Gibran Wacanakan Bentuk Kementerian/Lembaga untuk Eksekusi Program Makan Siang Gratis
Polemik di PPK Sibolga Sambas, Komisioner KPU Akui Ada Perbedaan Perolehan Suara
Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik
Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia
Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik
Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden
AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:08 WIB

Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:32 WIB

Prabowo-Gibran Wacanakan Bentuk Kementerian/Lembaga untuk Eksekusi Program Makan Siang Gratis

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:52 WIB

Polemik di PPK Sibolga Sambas, Komisioner KPU Akui Ada Perbedaan Perolehan Suara

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:50 WIB

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:22 WIB

Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:59 WIB

Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:53 WIB

Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:35 WIB

AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Berita Terbaru