KPK Optimis Praperadilan Eddy Hiariej Bakal Ditolak Hakim PN Jaksel

- Wartawan

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Optimis Praperadilan Eddy Hiariej Bakal Ditolak Hakim PN Jaksel. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPK Optimis Praperadilan Eddy Hiariej Bakal Ditolak Hakim PN Jaksel. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPK Optimis Praperadilan Eddy Hiariej Bakal Ditolak Hakim PN Jaksel

Sumutterkini.com, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimis praperadilan Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Eddy Hiariej bakal ditolak oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

“Tentu kami optimis permohonan tersebut akan ditolak hakim (PN Jakarta Selatan),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Selasa (30/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali beralasan dalil pemohon ini sama dengan perkara lain yang ditangani KPK. Perkala lain tersebut dijelaskannya sudah diputus hakim dengan vonis ditolak.

“Jadi memang tidak ada alasan baru dari para pemohon praperadilan sehingga hampir semuanya ditolak hakim,” tambahnya.

Kemudian, Ali mengatakan semua proses yang dilakukan oleh KPK telah sesuai dengan hukum acara pidana.

“Yang berlaku baik di Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) maupun UU KPK itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga  KPK Pertanyakan Nasib Vonis Lukas Enembe ke MA

Sebelumnya, KPK telah resmi mengumumkan Eddy Hiariej sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Eddy ditetapkan sebagai tersangka bersama Yosi Andika Mulyadi (pengacara Eddy), Yogi Arie Rukmana (asisten pribadi Eddy). Adapun penyuap mereka adalah eks Dirut PT Citra Lampia Mandiri (CLM Mining) Helmut Hermawan.

Eddy Hiariej, Yogi Arie dan Yosi Andika sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sedangkan Helmut Hermawan sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi
Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa
Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang
Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:37 WIB

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah

Selasa, 16 April 2024 - 17:29 WIB

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Selasa, 16 April 2024 - 17:03 WIB

Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah

Selasa, 16 April 2024 - 16:51 WIB

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Selasa, 16 April 2024 - 16:39 WIB

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Selasa, 16 April 2024 - 09:12 WIB

Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang

Senin, 15 April 2024 - 22:18 WIB

Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus

Senin, 15 April 2024 - 22:13 WIB

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB