KPK Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perkara Kejari Bondowoso Lengkap

- Wartawan

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perkara Kejari Bondowoso Lengkap. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPK Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perkara Kejari Bondowoso Lengkap. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPK Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perkara Kejari Bondowoso Lengkap

Sumutterkini.com, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkas perkara para tersangka dugaan suap pengurusan perkara di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso, Jawa Timur telah lengkap, Jumat (26/1/2024).

“Tim penyidik telah selesai melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti dengan tersangka Puji Triasmoro (PT) (Kepala Kejari Bondowoso) dkk pada tim jaksa KPK,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (29/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali menjelaskan, unsur pasal dari sisi materiil maupun formil isi berkas perkara, telah dipenuhi seluruhnya oleh tim penyidik KPK, sehingga dinyatakan lengkap oleh Tim Jaksa.

Kemudian KPK sambungnya, akan melakukan penahanan terhadap tersangka Puji dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bondowoso Alexander Kristian Diliyanto Silaen (AKDS).

“Masing-masing selama 20 hari rutan cabang KPK sampai dengan 14 Februari 2024,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ali mengungkapkan pelimpahan berkas perkara dan surat dakwaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), segera disiapkan Tim Jaksa dalam waktu 14 hari kerja.

Baca Juga  Kasus Dugaan Korupsi Bansos, Kuncoro Wibowo akan Disidangkan di PN Jakpus

Selain mereka, di dalam kasus ini KPK telah menetapkan dua tersangka lain yakni pengendali CV Wijaya Gemilang, Yossy S Setiawan (YSS) dan Andhika Imam Wijaya (AIW).

Penetapan para tersangka ini dilakukan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi suap pada Rabu (15/11/2023) di Kejari Bondowoso.

Sebagai penerima suap, Puji dan Alexander disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, Yossy dan Andhika sebagai Pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina
Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap
20 Warga Binaan Lapas Cipinang Peroleh Sertifikat Keterampilan Komputer dan Desain Grafis
Upaya Penyelundupan 195 Butir Obat Terlarang Digagalkan Petugas Lapas Kelas IIB Brebes
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Dentuman Terdengar Hingga Bukittinggi, Status Level III
Pantai Barat Simeuleu Diguncang Gempa Bumi Tektonik M6,2, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
1.270 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Longsor di Kabupaten Mamasa

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:04 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kemungkinan Pegi Diputus Tak Bersalah di Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:44 WIB

Kasus Peredaran Senpi Ilegal di Jayapura, Oknum PNS di Papua Ditangkap

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:09 WIB

20 Warga Binaan Lapas Cipinang Peroleh Sertifikat Keterampilan Komputer dan Desain Grafis

Sabtu, 1 Juni 2024 - 10:50 WIB

Upaya Penyelundupan 195 Butir Obat Terlarang Digagalkan Petugas Lapas Kelas IIB Brebes

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:07 WIB

Gunung Marapi Kembali Erupsi, Dentuman Terdengar Hingga Bukittinggi, Status Level III

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:57 WIB

Pantai Barat Simeuleu Diguncang Gempa Bumi Tektonik M6,2, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Jumat, 24 Mei 2024 - 11:19 WIB

1.270 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Longsor di Kabupaten Mamasa

Berita Terbaru