KPK Akui Sempat Cari Bupati Sidoarjo Saat Lakukan OTT

- Wartawan

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Akui Sempat Cari Bupati Sidoarjo Saat Lakukan OTT. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPK Akui Sempat Cari Bupati Sidoarjo Saat Lakukan OTT. (Foto: Nusantaraterkini.co)

KPK Akui Sempat Cari Bupati Sidoarjo Saat Lakukan OTT

Sumutterkini.com, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui mereka sempat mencari Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor Ali pada saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sidoarjo.

“Pada hari H itu sesungguhnya kami juga sudah langsung secara simultan, melakukan proses, berupaya untuk menemukan yang bersangkutan (Gus Mudhlor),” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, mengutip Nusantaraterkini.co, Senin (29/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, Ghufron mengatakan, bahwa KPK akan terus berusaha untuk memanggil Gus Muhdlor.

“Sekali lagi, kami sedang mendalami dan terus berusaha untuk kemudian memanggil yang bersangkutan untuk kami klarifikasi. Ini kan masih yang tertangkap tangan,” jelasnya.

Baca Juga  Undang Capres-cawapres Adu Gagasan Antikorupsi, KPK Akui Dapat Restu dari KPU

Penyidik KPK disebutkannya bisa mengupayakan penjemputan paksa, jika Gus Muhdlor mangkir dua kali dalam pemanggilan.

“Kami panggil satu sampai dua kali, panggilan ketiga tentu dengan upaya penjemputan paksa,” tegasnya.

Diketahui, KPK telah menetapkan satu tersangka pada kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo yakni Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum BPPD Pemkab Sidoarjo SW.

Dalam kasus ini, SW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Sumber Berita : Nusantaraterkini.co

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi
Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa
Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang
Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:29 WIB

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Selasa, 16 April 2024 - 17:03 WIB

Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah

Selasa, 16 April 2024 - 16:51 WIB

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Selasa, 16 April 2024 - 16:39 WIB

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Selasa, 16 April 2024 - 09:12 WIB

Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang

Senin, 15 April 2024 - 22:18 WIB

Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus

Senin, 15 April 2024 - 22:13 WIB

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Senin, 15 April 2024 - 22:09 WIB

RI Tak Impor Minyak dari Iran, tapi Ada Potensi Gangguan Rantai Pasok

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB