Komentari Debat Capres Kelima, Fahri Hamzah: Prabowo Jadi Tokoh Pemersatu Bangsa

- Wartawan

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah. (DOK. Istimewa)

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah. (DOK. Istimewa)

Sumutterkini.com, JAKARTA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah menilai, pernyataan penutup calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, di debat kelima pada Minggu (4/2/2024), semakin menunjukkan dirinya sebagai sosok pemersatu bangsa.

Hal itu terlihat dari kebesaran hati Prabowo yang secara terbuka meminta maaf kepada pasangan calon (paslon) capres dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 dan 3. Prabowo juga meminta maaf kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas kesalahan selama debat dan kampanye pemilihan persiden (pilpres) berlangsung.

“Dalam debat ini, Pak Prabowo nampak menjadi tokoh pemersatu bangsa yang dengan segenap kebesaran jiwanya meminta maaf kepada yang lainnya. Ini menjadi teladan bagi semua pihak, terutama bagi tim yang selama ini mendukung beliau.” kata Fahri dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/2/2024) dikutip Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebesaran jiwa seorang Prabowo, lanjut Fahri, juga terlihat dari pernyataan terima kasihnya pada presiden-presiden terdahulu.

“Prabowo secara terang-terangan memuji kerja keras para presiden yang terdahulu. Termasuk yang hari ini tidak mendukung beliau, sangat dihargai dan dipuji,” jelasnya.

Baca Juga  Dijanjikan Pekerjaan, Bocah Perempuan Asal Sumbar Dibuang di Kolong Tol Ancol

Tidak hanya itu, menurut Fahri, pernyataan lain yang juga menunjukkan kelapangan hati Prabowo adalah saat ia menyatakan komitmennya untuk merangkul semua lapisan bila mendapat mandat memimpin negara kelak.

“Beliau mengatakan bahwa kalau menerima mandat memimpin bangsa ini, beliau akan memimpin bagi semua bangsa Indonesia, termasuk yang tidak memilihnya dan tidak percaya kepadanya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fahri menilai sikap-sikap serta paparan visi misi dan program kerja yang ditampilkan Prabowo pada debat pamungkas yang digelar KPU, menjadi modal penting menuju Indonesia Emas 2045.

“Meminta maaf, mengucapkan terima kasih dan berjanji untuk memimpin seluruh rakyat Indonesia dengan seadil-adilnya, menuntaskan pengentasan kemiskinan, pemberantasan korupsi dan membangun Indonesia Emas 2045 menjadi kesempurnaan posisi Pak Prabowo,” jelas Fahri.

Ia pun berharap pada hari pemungutan suara, Prabowo akan memenangkan Pilpres 2024 dan melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pak Prabowo mudah-mudahan memimpin. Memenangkan dan memimpin pada tanggal 14 Februari 2024 nanti,” ujar Fahri. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu
Prabowo-Gibran Wacanakan Bentuk Kementerian/Lembaga untuk Eksekusi Program Makan Siang Gratis
Polemik di PPK Sibolga Sambas, Komisioner KPU Akui Ada Perbedaan Perolehan Suara
Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik
Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia
Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik
Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden
AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:08 WIB

Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:32 WIB

Prabowo-Gibran Wacanakan Bentuk Kementerian/Lembaga untuk Eksekusi Program Makan Siang Gratis

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:52 WIB

Polemik di PPK Sibolga Sambas, Komisioner KPU Akui Ada Perbedaan Perolehan Suara

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:50 WIB

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:22 WIB

Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:59 WIB

Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:53 WIB

Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:35 WIB

AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Berita Terbaru