Ketua KPPS di Surabaya yang Meninggal Sempat Sakit sebelum Pemilu

- Wartawan

Jumat, 16 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istri Ketua KPPS di Surabaya yang meninggal usai bertugas, Jumat (16/2/2024).(Kompas.com/Andhi Dwi)

Istri Ketua KPPS di Surabaya yang meninggal usai bertugas, Jumat (16/2/2024).(Kompas.com/Andhi Dwi)

Sumutterkini.com, SURABAYAKetua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Surabaya yang meninggal dunia usai bertugas disebut sudah mengalami sakit sebelum dimulainya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Istri korban, Fauziah Kadir mengatakan, suaminya, Joko Budiono (52), sudah menjalani pemeriksaan kesehatan di salah satu rumah sakit di sekitar Jalan Kapuas, Kecamatan Tegalsari.

“(Saat cek kesehatan) itu normal, aman, makanya dia (korban) bisa lolos. Periksanya itu di rumah sakit (dekat) Taman Bungkul,” kata Fauziah ketika berada di rumahnya, dikutip Kompas.com, Jumat (16/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi, ketua KPPS di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 42, Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, tersebut mengalami sakit mendadak pada Sabtu (27/1/2024) lalu.

“Itu mulai sakit, istirahat di rumah, mulai tanggal 27 Januari, (badannya) panas. Enggak lapor PPS (Panitia Pemungutan Suara),” jelasnya.

Kemudian, korban memutuskan tetap bertugas selama pemungutan suara Pemilu, Rabu (14/2/2024). Namun, kondisinya terus memburuk hingga menjelang waktu pengitungan suara.

“Sampai (penghitungan suara) presiden sudah enggak kuat, sudah lemas di TPS, enggak kuat jalan, duduk juga enggak kuat. Jadi dibopong (ke RSUD dr Soetomo),” ucapnya.

Fauziah pun mendapatkan informasi gula darah suaminya tersebut dalam kondisi sangat tinggi. Sedangkan, korban sendiri masih menjalani perawatan di Instalasi Rawat Darurat (IRD). Lalu, pihak keluarga mendapatkan kabar korban meninggal dunia, Jumat, sekitar pukul 08.15 WIB.

Baca Juga  Arus Balik Lebaran di Jalinsum Medan-Aceh Ramai Lancar

Korban sebelumnya tidak sadarkan diri sejak dibawa ke RSUD dr Soetomo. Diberitakan sebelumnya, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wonokromo, Achmad Muzzaky mengatakan, Ketua KPPS itu secara tiba-tiba tidak sadarkan diri ketika hendak melakukan penghitungan suara.

“Kronologinya saat mau penghitungan suara, sekitar pukul 15.00 WIB, beliau pingsan di tempat,” kata Muzzaky ketika dikonfirmasi melalui telepon.

Kemudian, lanjut dia, anggota KPPS membawa korban ke RSUD dr Soetomo agar segera mendapatkan penanganan. Sedangkan, pria tersebut masih belum juga sadarkan diri.

“(Setelah pingsan) langsung ke RSUD dr Soetomo, masuk ke IRD (Instalasi Rawat Darurat). Sampai malam saya info ke Pak RW, juga masih belum sadar sampai pingsan,” jelasnya.

Muzzaky mengungkapkan, ketua KPPS ternyata juga belum sadarkan diri hingga sekarang. Lalu, keluarga mendapatkan kabar dari dokter bahwa korban sudah menghembuskan nafas terakhir.

“(Dugaan) karena kecapekan pasca penghitungan suara. Memang ada penyakit komorbid bawaannya, gula darahnya (naik),” ujarnya.

Saat ini, keluarga tengah memakamkan korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih. Muzzaky pun menyampaikan duka cita atas meninggalnya ketua KPPS itu. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi
Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa
Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang
Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:37 WIB

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah

Selasa, 16 April 2024 - 17:29 WIB

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Selasa, 16 April 2024 - 17:03 WIB

Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah

Selasa, 16 April 2024 - 16:51 WIB

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Selasa, 16 April 2024 - 16:39 WIB

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Selasa, 16 April 2024 - 09:12 WIB

Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang

Senin, 15 April 2024 - 22:18 WIB

Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus

Senin, 15 April 2024 - 22:13 WIB

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB