Kemenkes Upayakan Deteksi Dini Kanker Lebih Mudah dan Murah di Puskesmas

- Wartawan

Minggu, 18 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkes Upayakan Deteksi Dini Kanker Lebih Mudah dan Murah di Puskesmas. (Foto: ilustrasi/Kemenkes)

Kemenkes Upayakan Deteksi Dini Kanker Lebih Mudah dan Murah di Puskesmas. (Foto: ilustrasi/Kemenkes)

Kemenkes Upayakan Deteksi Dini Kanker Lebih Mudah dan Murah di Puskesmas

Sumutterkini.com, JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau pentingnya melakukan upaya deteksi dini untuk menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh kanker.

“Strategi utama menurunkan angka kematian akibat kanker adalah dengan deteksi dini. Kalau kanker bisa diketahui lebih dini, tingkat kesembuhannya lebih besar, dan biayanya juga lebih murah,” ungkapnya dikutip dari laman Kemenkes, Minggu (18/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan upaya mewujudkan transformasi kesehatan, Kemenkes terus berupaya melengkapi fasilitas pelayanan kesehatan deteksi dini kanker di tingkat puskesmas kabupaten/kota. Hal ini untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan layanan deteksi dini.

Layanan deteksi dini ini khususnya untuk 4 jenis kanker utama, yakni kanker payudara dan kanker serviks pada wanita, serta kanker paru-paru dan kanker usus yang banyak kasusnya ditemui pada pria.

Budi mengatakan semua puskesmas di 514 kabupaten/kota sedang disiapkan untuk bisa melayani deteksi dini 4 jenis kanker tersebut.

“Semua puskesmas sedang kami siapkan. Harapannya tahun ini, semua alatnya bisa selesai kita bagikan secara bertahap ke 10.000 Puskesmas di 514 Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Alat kesehatan yang dimaksud, yakni utamanya untuk deteksi dini kanker payudara adalah Probe Linear USG. Sedangkan untuk deteksi dini kanker serviks, Kemenkes sudah mulai meluncurkan tes HPV DNA yang hasilnya lebih akurat dan prosesnya lebih mudah dibandingkan dengan Pap Smear.

Baca Juga  Usai Didiagnosis Kanker, Raja Charles Sampaikan Pernyataan Perdananya

Budi menyebutkan layanan deteksi dini kanker paru-paru dan kanker usus juga akan disediakan. Kemenkes menargetkan setiap puskesmas dapat melakukan layanan skrining kanker paru dengan alat Low Dose CT-Scan (LDCT) dan kanker usus besar dengan kolonoskopi.

LDCT mampu mendeteksi lesi kecil atau nodul pada paru-paru yang mungkin merupakan tanda awal kanker paru-paru.

“Kita akan selesaikan secara bertahap di 514 kabupaten/kota supaya tiap puskesmas punya CT-Scan biar bisa melakukan prosedur Low Dose CT-Scan untuk deteksi dini kanker paru-paru dan kolonoskopi untuk deteksi dini kanker usus besar,” jelasnya.

Kemenkes sendiri juga bekerja sama dengan kolegium dan organisasi profesi untuk memastikan semua rumah sakit siap melakukan layanan penyakit kanker.

Budi berharap upaya ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mau pergi ke puskesmas dan melakukan skrining serta pemeriksaan deteksi dini kanker.

“Kita semua perlu berkolaborasi melakukan edukasi yang masif supaya masyarakat mau pergi ke puskesmas untuk lakukan deteksi dini. Masyarakat jangan takut buat skrining dan periksa. Jika terdeteksi ada yang positif kanker, tidak perlu khawatir, bisa langsung rujuk ke rumah sakit karena sudah kami siapkan untuk dilakukan perawatan berikutnya. Lebih cepat ditemukan maka kemungkinan sembuhnya juga besar,” tandasnya.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Pj Gubsu Harap RSU Haji jadi BLUD Sehat dan Baik dalam Pelayanan Medis 
25 Anak Jalani Operasi Bedah Jantung Kerjasama Tim Dokter Arab Saudi dan RSUP HAM
Kerjasama dengan KSRelief, 30 Anak Jalani Operasi Jantung di RSUP HAM
Peringatan HUT Ke-32 RSU Haji Medan Gelar Bakti Sosial
Intervensi Penurunan Stunting di Posyandu Anggrek Kabupaten Simalungun, Keterbatasan SDM dan Kurangnya Kesiapan 
Penuh Kasih, Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Balita asal Nias Penderita Kandung Kemih
Rayakan HUT ke 32, RSU Haji Medan Beri Pelayanan Kesehatan Gratis untuk ASN
RSUD Dr Pirngadi Medan Ajukan Penambahan Tenaga Medis dan Nakes

Berita Terkait

Rabu, 3 Juli 2024 - 17:23 WIB

Pj Gubsu Harap RSU Haji jadi BLUD Sehat dan Baik dalam Pelayanan Medis 

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:45 WIB

25 Anak Jalani Operasi Bedah Jantung Kerjasama Tim Dokter Arab Saudi dan RSUP HAM

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:59 WIB

Kerjasama dengan KSRelief, 30 Anak Jalani Operasi Jantung di RSUP HAM

Kamis, 27 Juni 2024 - 21:04 WIB

Peringatan HUT Ke-32 RSU Haji Medan Gelar Bakti Sosial

Kamis, 27 Juni 2024 - 06:12 WIB

Intervensi Penurunan Stunting di Posyandu Anggrek Kabupaten Simalungun, Keterbatasan SDM dan Kurangnya Kesiapan 

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:44 WIB

Penuh Kasih, Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Balita asal Nias Penderita Kandung Kemih

Rabu, 12 Juni 2024 - 06:50 WIB

Rayakan HUT ke 32, RSU Haji Medan Beri Pelayanan Kesehatan Gratis untuk ASN

Senin, 10 Juni 2024 - 19:30 WIB

RSUD Dr Pirngadi Medan Ajukan Penambahan Tenaga Medis dan Nakes

Berita Terbaru