Kemenag Targetkan 30.000 Tanah Wakaf Dapat Sertifikat Pada 2024

- Wartawan

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Targetkan 30.000 Tanah Wakaf Dapat Sertifikat Pada 2024. (Foto: web Kemenag)

Kemenag Targetkan 30.000 Tanah Wakaf Dapat Sertifikat Pada 2024. (Foto: web Kemenag)

Kemenag Targetkan 30.000 Tanah Wakaf Dapat Sertifikat Pada 2024

Sumutterkini.com, JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan sebanyak 30.000 tanah wakaf mendapat sertifikat di tahun 2024. Target ini bertambah dari tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 25.000 tanah wakaf.

Untuk mencapai target tersebut, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf akan menjaring data tanah wakaf yang akan disertifikasi melalui proses digital. Setelah itu, akan dilakukan koordinasi dengan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi dan penyiapan dokumen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukti otentik itu penting. Pencatatan sertifikat itu kuat jika terjadi permasalahan dalam proses di BPN,” ujar Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur mengutip laman Kemenag, Jumat (2/2/2024).

Waryono menegaskan, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota perlu menyiapkan daftar dan dokumen tanah wakaf yang akan diajukan kepada BPN terkait pelaksanaan sertifikasi. Selanjutnya, Kanwil Kemenag dapat berkoordinasi dengan Kanwil BPN.

“Mohon identifikasi lagi oleh Kanwil dan daerah terkait aset wakaf kita. Berupa apa, digunakan untuk apa, siapa nazirnya, dan mauquf ‘alaihnya untuk apa,” ucap Waryono.

Baca Juga  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 12 Maret, Menag Ajak Junjung Tinggi Toleransi

Kemenag juga akan membagi dua tahap pengajuan sertifikasi pada Februari dan Juni. Kemudian, proses penjaringan dilakukan di pertengahan tahap, diikuti koordinasi dengan pihak strategis seperti Kanwil BPN, Dewan Masjid Indonesia, Pesantren, Madrasah, Ormas Islam, dan lembaga perwakafan.

Dasar hukum yang digunakan dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf ini adalah Instruksi Menteri ATR No. 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan Di Seluruh Indonesia, Instruksi Menteri ATR No. 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia, Surat Edaran Nomor 1/SE/III/2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Percepatan Pendaftaran Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia.

“Banyak sekali masalah sosial yang bisa ditangani lewat wakaf, jika wakaf tersebut produktif. Jadi kami tekankan, wakaf tidak berhenti hanya pada dokumen dan pengamanan saja, tapi berlanjut pada produktifitas wakafnya,” ungkap Waryono.

Pada 2023, Kemenag telah menyertifikasi sekitar 31.800 lokasi tanah wakaf. Salah satu faktor pendukungnya adalah partisipasi publik berbasis organisasi.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel, Kemenaker Pantau Situasi di Timur Tengah
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi
Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah
H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa
Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang
Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:29 WIB

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Selasa, 16 April 2024 - 17:03 WIB

Usai Lebaran, AHY Keliling Indonesia Bereskan Kasus Mafia Tanah

Selasa, 16 April 2024 - 16:51 WIB

H+6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik yang Baru Mau Pulang Kampung

Selasa, 16 April 2024 - 16:39 WIB

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Selasa, 16 April 2024 - 09:12 WIB

Jumlah Korban Tewas Tanah Longsor di Tana Toraja jadi 20 Orang

Senin, 15 April 2024 - 22:18 WIB

Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Rencana Husni Jualan Sate di Jakarta Pupus

Senin, 15 April 2024 - 22:13 WIB

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong

Senin, 15 April 2024 - 22:09 WIB

RI Tak Impor Minyak dari Iran, tapi Ada Potensi Gangguan Rantai Pasok

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB