Kapolres dan Forkopimda Batubara Bantah Tudingan Tak Netral dalam Pemilu 2024, Ajak Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks

- Wartawan

Minggu, 14 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres dan Forkopimda Batubara Bantah Tudingan Tak Netral dalam Pemilu 2024, Ajak Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks. (Foto: istimewa)

Kapolres dan Forkopimda Batubara Bantah Tudingan Tak Netral dalam Pemilu 2024, Ajak Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks. (Foto: istimewa)

Kapolres dan Forkopimda Batubara Bantah Tudingan Tak Netral dalam Pemilu 2024, Ajak Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks

Sumutterkini.com, BATUBARA – Kapolres Batubara AKBP Taufiq Hidayat Thayeb membantah tudingan jika dirinya tidak netral dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.

Untuk itu dengan tegas di pun membantah pada video suara dari akun Tiktok @nasonalcorupption yang viral dibeberapa whatsapp grup (WAG) jika suara tersebut bukan merupakan suaranya maupun suara dari Forkopimda Batubara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak ada di situ. Karena saya tidak ada, bagaimana suara saya ada disitu? Saya sudah mendengar video suara tersebut, suara saya tidak seperti itu,” katanya saat dihubungi melalui aplikasi whatsapp, Minggu (14/1/2024).

Karena itu dia pun menegaskan jika Polri akan netral saat dan dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

“Tugas kami, hanya melakukan pengamanan. Tidak ada keberpihakan. Karena, kami sebagai anggota Polri harus netral,” ujarnya.

Untuk itu, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb mengajak masyarakat mewaspadai dengan memilah dan mempelajari atau mencari tahu setiap bentuk postingan yang beredar di media sosial, termasuk di whatsapp grup (WAG).

Karena, kata pria dengan melati dua dipundaknya ini, jelang Pemilu 2024, banyak beredar berita dan atau informasi hoaks.

“Saya sudah tegaskan bahwa, itu bukan suara saya dan bukan juga suara dari forkopimda yang ada di Kabupaten Batubara,” tegas pria yang akrab disapa Taufiq ini.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Dandim Letkol Inf M Bassarewan menegaskan bahwa TNI-Polri menerapkan sistem netralitas dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga  FOTO: Semarak Rakernas Projo Dihadiri Jokowi hingga Gibran

Mengenai video suara yang tersebar itu, Letkol Infanteri M Bassarewan mengaku dirinya ada orang-orang ataupun kelompok yang mencoba untuk membuat isu sehingga meresahkan masyarakat.

Padahal, katanya, dirinya tidak ada di lokasi berbarengan dengan Forkopimda Kabupaten Batubara.

“Kalau saya saja tidak ada, bagaimana ada suara saya? Sudah pasti ini kerjaan dari orang ataupun kelompok yang ingin membuat suasana menjadi tidak kondusif,” ujarnya.

Maka dari itu, Dandim 0208/AS ini menegaskan bahwa pihaknya menjunjung tinggi netralitas jelang Pemilu 2024.

“Kita para forkopimda yang ada di Kabupaten Batubara sudah mendeklarasikan bahwa kita menjunjung tinggi netralitas saat Pemilu 2024 mendatang,” tegasnya.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk tidak gampang percaya terhadap informasi dan atau berita yang beredar sebelum mencari tahu kebenarannya. “Saya tegaskan, itu bukan suara saya dan juga bukan suara dari Forkopimda Batubara,” akunya.

Sementara itu, Kajari Batubara Amru Siregar mengaku pihaknya juga sudah mendengar video suara yang beredar di WAG. Untuk itu, katanya, perlu ia luruskan bahwasanya dirinya tidak pernah melakukan pembicaraan seperti yang ada di video suara yang tersebar itu.

“Kami, Forkopimda Batubara menjunjung tinggi netralitas,” tegasnya.

Ia pun berasumsi bahwa video suara tersebut sengaja disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan mengambil momen agar memecahbelah masyarakat jelang Pemilu 2024 mendatang.

“Maka dari itu, saya sangat berharap kepada masyarakat untuk cerdas dalam menshare informasi dari media sosial. Sebisa mungkin cari tahu terlebih dahulu mengenai keabsahan dari informasi tersebut. Jangan pula nantinya akan merugikan diri sendiri apabila informasi tersebut tidak benar adanya alias hoaks,” pungkasnya.

(Cw1/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw1

Editor : Winata

Berita Terkait

Diduga Menderita Penyakit Langka, Sekujur Tubuh Nelliati Dipenuhi dengan Benjolan
Kapolda Sumut Pastikan Hari Pertama F1 Powerboat Aman Lancar dan Pengunjung Antusias
Polres Sergai Tindak Tegas Aktivitas Penyedotan Pasir Ilegal di Desa Sei Belutu
Polda Sumut Rekayasa Arus Lalulintas Kota Balige Jelang F1 Powerboat, Ini Rutenya
Banda Aceh Diguncang Gempa Bumi M4,2 pada Dini Hari, Begini Penjelasan BMKG
Delegasi F1 Powerboat Danau Toba Tiba, Polda Sumut Lakukan Pengawalan
Pengamanan F1 Powerboat, Polda Sumut Pantau 40 Titik Lewat CCTV
Kebakaran di Padangsidimpuan Selatan, Kios Sembako dan Rumah Warga di Ludes

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:51 WIB

Diduga Menderita Penyakit Langka, Sekujur Tubuh Nelliati Dipenuhi dengan Benjolan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 23:13 WIB

Kapolda Sumut Pastikan Hari Pertama F1 Powerboat Aman Lancar dan Pengunjung Antusias

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:21 WIB

Polres Sergai Tindak Tegas Aktivitas Penyedotan Pasir Ilegal di Desa Sei Belutu

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:25 WIB

Polda Sumut Rekayasa Arus Lalulintas Kota Balige Jelang F1 Powerboat, Ini Rutenya

Kamis, 29 Februari 2024 - 08:02 WIB

Banda Aceh Diguncang Gempa Bumi M4,2 pada Dini Hari, Begini Penjelasan BMKG

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:23 WIB

Delegasi F1 Powerboat Danau Toba Tiba, Polda Sumut Lakukan Pengawalan

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:24 WIB

Pengamanan F1 Powerboat, Polda Sumut Pantau 40 Titik Lewat CCTV

Rabu, 28 Februari 2024 - 01:02 WIB

Kebakaran di Padangsidimpuan Selatan, Kios Sembako dan Rumah Warga di Ludes

Berita Terbaru

Politik

Hasil Hak Angket Pemilu 2024 Tidak Bisa Jadi Bukti di MK

Minggu, 3 Mar 2024 - 16:01 WIB