Kampanye di Bandung, Airlangga Sebut Prabowo Bakal Lanjutkan Proyek Tanggul Laut Raksasa

- Wartawan

Jumat, 9 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airlangga: Indonesia Bukan Hanya Mewarnai, Tetapi Menentukan Arah Politik Luar Negeri. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Airlangga: Indonesia Bukan Hanya Mewarnai, Tetapi Menentukan Arah Politik Luar Negeri. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Sumutterkini.com, JAKARTAKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyinggung proyek pembangunan giant sea wall atau tanggul pantai dan laut raksasa di pesisir utara Jawa, saat berkampanye di Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/2/2024).

Menurut dia, rencana pembangunan tanggul pantai dan laut raksasa itu sudah dibahas oleh Presiden Joko Widodo. Calon presiden (capres) Prabowo Subianto pun disebut bakal melanjutkan proyek tersebut jika menang Pilpres 2024.

“Pembahasan yang sudah panjang dan sudah lama, mari kita laksanakan ke depan. Sudah dibahas juga dengan Presiden Jokowi, juga dengan calon presiden kita, Prabowo,” ujar Airlangga, dikutip Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airlangga mengaku sudah berkunjung dan berkampanye di wilayah pesisir utara Jawa. Di sana, dia mendengarkan keluhan warga yang permukimannya kerap terendam banjir rob.

“Di sana, permukaan tanah turun 20 sentimeter dan air pasang naik ketinggiannya,” kata Airlangga.

Berdasarkan hasil kajian yang didapatkan Airlangga, keberadaan the great giant sea wall dapat menyelamatkan 50 juta warga di pesisir utara Jawa.

Baca Juga  Diduga Oknum Caleg Dapil I Langkat 'Bermain' di Rekapitulasi Kecamatan, Perolehan Bertambah 205 Suara

“Ke depan, the great giant sea wall atau tanggul raksasa utara yang akan menyelamatkan 50 juta warga kita, kita akan bangun,” kata dia.

Adapun gagasan pembangunan tanggul laut raksasa Jakarta dan reklamasi pulau muncul pada era Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sekitar 2010. Awalnya, giant sea wall akan dibangun pada 2020-2030 dengan tahap groundbreaking pada 2014.

Pembangunan tanggul laut sepanjang 32 kilometer dimulai pada 2014 bernama proyek Garuda Agung. Pembangunannya direncanakan dimulai dari wilayah Jakarta sampai semua pesisir utara Pulau Jawa.

Akan tetapi, menurut pemberitaan surat kabar The Guardian (22/11/2016), sejumlah masalah, termasuk lingkungan hidup, keuangan, dan hukum membuat proyek ini mandek.

Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bob Arthur Lombogia memperkirakan, pra-desain proyek giant sea wall membutuhkan anggaran sebesar Rp 58 triliun. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

SOKSI Sumut: Hasto Jangan Kurang Ajar ke Presiden Jokowi
Kaesang Pastikan Istrinya, Erina Gudono Tak Maju Jadi Calon Bupati Sleman
Ditanya Rencana Pertemuan dengan Megawati, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan
Kapolres Nias dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri
Prabowo Tunggu dan Hormati Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024
Soal Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, PKB: 1000 Persen Enggak Betul
Prabowo: Para Pemimpin Bersatu, Indonesia Siap Hadapi Tantangan Besar
DPR Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta, Fraksi PKS Menolak

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 23:20 WIB

SOKSI Sumut: Hasto Jangan Kurang Ajar ke Presiden Jokowi

Senin, 15 April 2024 - 22:22 WIB

Kaesang Pastikan Istrinya, Erina Gudono Tak Maju Jadi Calon Bupati Sleman

Kamis, 11 April 2024 - 23:25 WIB

Ditanya Rencana Pertemuan dengan Megawati, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan

Senin, 8 April 2024 - 17:21 WIB

Kapolres Nias dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri

Senin, 1 April 2024 - 22:30 WIB

Prabowo Tunggu dan Hormati Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024

Senin, 1 April 2024 - 15:05 WIB

Soal Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, PKB: 1000 Persen Enggak Betul

Sabtu, 30 Maret 2024 - 09:07 WIB

Prabowo: Para Pemimpin Bersatu, Indonesia Siap Hadapi Tantangan Besar

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:28 WIB

DPR Sahkan RUU Daerah Khusus Jakarta, Fraksi PKS Menolak

Berita Terbaru

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK. (Foto: Nusantaraterkini.co)

Medan

BPJS: Banyak Anak Baru Lahir Belum Miliki NIK

Selasa, 16 Apr 2024 - 22:15 WIB

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen. (Foto: istimewa)

Berita

Hari Pertama Kerja, Pegawai RSU Haji Hadir 100 Persen

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:59 WIB