Kakorlantas: Angka Kecelakaan Turun 10 Persen Pada Operasi Lilin 2023

- Wartawan

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas: Angka Kecelakaan Turun 10 Persen Pada Operasi Lilin 2023. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Kakorlantas: Angka Kecelakaan Turun 10 Persen Pada Operasi Lilin 2023. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Kakorlantas: Angka Kecelakaan Turun 10 Persen Pada Operasi Lilin 2023

Sumuttetkini.com, JAKARTA Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) Irjen Pol Aan Suhanan mengungkapkan, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada Operasi Lilin Tahun 2023 mengalami penurunan.

“Operasi Lilin 2023 untuk kecelakaan lalu lintas ada penurunan 10 persen dari 3.236 (pada 2022) menjadi 2.908 kejadian di laka lantas,” katanya pada rapat kerja evaluasi pelaksanaan angkutan pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan Komisi V DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, mengutip Nusantaraterkini.co, Kamis (18/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk tingkat fatalitas, dijelaskannya, terjadi penurunan 9 persen dari 464 ke 423.

Baca Juga  Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Arus Balik Tahun Baru 2024

“Teruntuk luka berat mengalami peningkatan di angka 30 persen dari 291 ke 379. Lalu untuk luka ringan juga naik 7 persen dari 3.444 ke 3.671,” jelasnya.

Sementara itu, puncak arus mudik pertama, sebutnya, terjadi pada 23 Desember 2023 dengan 233.257 volume kendaraan. Kemudian arus balik pertama terjadi pada 25 Desember 2023 dengan 197.034 volume kendaraan.

“Pada gelombang kedua, puncak mudik kedua ini terjadi pada 30 Desember 2203 (dengan volume 190.494) dan puncak balik kedua terjadi pada 1 Januari dengan jumlah kendaraan 219.620 kendaraan,” tandasnya.

Diketahui, Komisi V DPR RI melakukan rapat kerja dengan Kakorlantas bersama jajaran lainnya demi melakukan evaluasi pelaksanaan Nataru pada periode 2022/2023.

(cw2/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel
Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun
Bercanda Ada Bom, Penumpang Asal Padang Tujuan Sumut Ditangkap di BIM
Harga Beras Sentuh Rp 17.000, Penjual : 25 Tahun Saya Jualan, Ini yang Paling Mahal
BMKG Bantah Angin Kencang di Rancaekek dan Jatinangor Tornado
Dilema Pengusaha Warteg, Ingin Naikkan Harga tapi Takut Pelanggan Kabur
Dilantik jadi Menkopolhukam, Ini Pesan Komisi III ke Hadi Tjahjanto
Bamsoet Apresiasi Ditandatanganinya Perpres Hak Cipta Penerbit di Hari Pers Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:51 WIB

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:45 WIB

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:37 WIB

Bercanda Ada Bom, Penumpang Asal Padang Tujuan Sumut Ditangkap di BIM

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:27 WIB

Harga Beras Sentuh Rp 17.000, Penjual : 25 Tahun Saya Jualan, Ini yang Paling Mahal

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:21 WIB

BMKG Bantah Angin Kencang di Rancaekek dan Jatinangor Tornado

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:59 WIB

Dilema Pengusaha Warteg, Ingin Naikkan Harga tapi Takut Pelanggan Kabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:55 WIB

Dilantik jadi Menkopolhukam, Ini Pesan Komisi III ke Hadi Tjahjanto

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:20 WIB

Bamsoet Apresiasi Ditandatanganinya Perpres Hak Cipta Penerbit di Hari Pers Nasional

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB