Jelang Pemungutan Suara, Ini Imbauan TKD Sumut kepada Pemilih

- Wartawan

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Pemungutan Suara, Ini Imbauan TKD Sumut kepada Pemilih. (Foto: istimewa)

Jelang Pemungutan Suara, Ini Imbauan TKD Sumut kepada Pemilih. (Foto: istimewa)

Jelang Pemungutan Suara, Ini Imbauan TKD Sumut kepada Pemilih

Sumutterkini.com, MEDAN Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengajak masyarakat pemilih, khususnya pendukung Prabowo-Gibran untuk bersama-sama mengawal pemilu 2024 agar berjalan dengan jujur dan adil tanpa kecurangan.

Karenanya, Ketua TKD Sumut Ade Jona Prasetyo mengingatkan masyarakat akan haknya sebagai pemilih dan bagaimana prosedur pemungutan suara dilangsungkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tak ingin pemilu 2024 ini berlangsung dengan adanya kecurangan. Karena itu harus bersama kita kawal setiap prosesnya,” ungkapnya, Minggu (11/2/2024).

Ade Jona memaparkan, dalam pasal 6 peraturan KPU No.25 Tahun 2023 ayat (2), KPPS melakukan kegiatan antara lain menyampaikan surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih.

“Format dan waktu penyampaian surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih ini sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan KPU Nomor 6 Tahun 2024,” sebutnya.

Dalam Bab II angka 1 huruf a angka 2 dan 3 dalam Lampiran I Keputusan KPU No. 66 Tahun 2024, pada halaman 10 terdapat penjelasan yang lebih rinci terkait hal tersebut.

Disebutkan, Ketua KPPS dibantu anggota KPPS menyampaikan surat pemberitahuan untuk memberikan suara kepada pemilih yang terdaftar dalam DPT di wilayah kerjanya paling lambat 3 hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara menggunakan formulir model C pemberitahuan KPU sebagaimana tercantum dalam lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Kemudian Ketua KPPS dibantu anggota KPPS mendokumentasikan penyampaian surat pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada angka (2) berupa foto atau video yang disimpan sebagai arsip dan disampaikan kepada PPS bersamaan dengan rekapitulasi pengembalian formulir Model C pemberitahuan KPU.

“Dalam hal pemilih tidak berada di tempat tinggalnya, ketua KPPS atau anggota KPPS menyampaikan formulir model C ini kepada orang terpercaya yaitu keluarganya dan meminta orang tersebut untuk menandatangani tanda terima penyerahan formulir model,” jelasnya.

Baca Juga  Sandiaga Usai Deklarasi Ganjar-Mahfud: Selamat Berjuang

Lebih lanjut Ade Jona menyampaikan, dalam hal pemilih dan keluarga pemilih tidak berada di tempat tinggalnya, ketua KPPS atau anggota KPPS
menyampaikan foto/dokumen elektronik formulir Model C pemberitahuan KPU kepada Pemilih melalui aplikasi pesan atau surat elektronik atau media internet lainnya yang bersifat private/personal yang diketahui oleh Ketua KPPS atau anggota KPPS dan selanjutnya mengambil tangkapan layar dari hasil pengiriman pesan tersebut.

“Apabila sampai dengan 3 hari sebelum hari pemungutan suara terdapat pemilih yang belum menerima
formulir model C pemberitahuan KPU, pemilih yang bersangkutan dapat meminta formulir model C kepada ketua KPPS atau anggota KPPS paling lambat 1 hari sebelum hari pemungutan suara dengan menunjukkan KTP-el atau suket,” terangnya.

Adapun tata caranya, papar Ade Jona, pertama pemilih menunjukkan KTP-el atau suket yang bersangkutan kepada ketua KPPS atau anggota KPPS. Kedua
Ketua KPPS atau anggota KPPS melakukan pengecekan terhadap nama pemilih yang belum menerima formulir model C dalam formulir model A Daftar Pemilih dan/atau melalui laman cekdptonline.kpu.go.id.

Apabila berdasarkan hasil pengecekan nama pemilih tersebut terdaftar dalam DPT, ketua KPPS atau anggota
KPPS memberikan formulir Model C kepada Pemilih yang bersangkutan.

Untuk pelaporan formulir Model C yang tidak terdistribusi, dalam hal sampai dengan 1 hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara karena pemilih, meninggal dunia, pindah alamat domisili, pindah memilih, tidak dikenal (bukan warga setempat atau bahkan tidak pernah tinggal di wilayah tersebut) atau tidak berada di tempat dan tidak terdapat keluarga atau orang terpercaya yang dapat dititipkan serta KPPS tidak memiliki kontak personal yang bersangkutan, ketua KPPS melaporkan rekapitulasi formulir Model C yang tidak terdistribusi, kepada PPS termasuk rekapitulasi formulir Model C yang terdistribusi.

“Pelaporan rekapitulasi formulir Model C sebagaimana dimaksud paling lambat 1 hari sebelum hari pemungutan suara pukul 17.00 waktu setempat,” pungkasnya.

(cw1/Sumutterkini.com)

Penulis : Cw2

Editor : Winata

Berita Terkait

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik
Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia
Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik
Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden
AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya
Golkar Masih Unggul, 5 Partai Bersaing di Perolehan Suara di Kota Binjai
Updated: PDI Perjuangan kokoh Dominasi Perolehan suara di Kota Medan
Partai Golkar Mendominasi di Sumatera Utara pada Pemilu 2024

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:50 WIB

Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Pakar: Ini Sekedar Game Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:22 WIB

Rosan Pastikan Prabowo-Gibran Beri Ruang Kepada Anak Muda Membangun Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:59 WIB

Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 Dibawa ke Ranah Hukum, Bukan Wilayah Politik

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:53 WIB

Soal Pengangkatan AHY jadi Menteri, TKN: Hak Prerogratif Presiden

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:35 WIB

AHY: Prabowo Mendorong Demokrat Berperan dalam Pemerintahan Selanjutnya

Senin, 19 Februari 2024 - 11:11 WIB

Golkar Masih Unggul, 5 Partai Bersaing di Perolehan Suara di Kota Binjai

Senin, 19 Februari 2024 - 11:01 WIB

Updated: PDI Perjuangan kokoh Dominasi Perolehan suara di Kota Medan

Senin, 19 Februari 2024 - 10:52 WIB

Partai Golkar Mendominasi di Sumatera Utara pada Pemilu 2024

Berita Terbaru

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal. (Foto: istimewa)

Wisata

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:11 WIB

Hasanal Mulkan, kuasa hukum dua Caleg di Empat Lawang yang mengaku bahwa adanya jual beli surat suara di TPS saat Pemilu. Temuan itupun kini sudah dilaporkan ke Bawaslu Sumatera Selatan.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Nasional

2 Caleg Laporkan Dugaan Adanya Jual Beli Suara di Sumsel

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:51 WIB

IKRAR SETIA NKRI- Hamrudin, narapidana terorisme (napiter) (tengah) saat mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama dua napiter lainnya, Bustar bin Tahang, dan Riza Bagus Melian di Lapas Kelas I Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/2/2024).(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)

Nasional

Tangis Napi Terorisme Saat Ikrar Setia NKRI di Lapas Madiun

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:45 WIB