Jadi Tersangka Baru Match Fixing Liga 2, Eks Direktur Operasional PSS Ditahan, Apa Perannya?

- Wartawan

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIPERIKSA: Petugas Kejari Sleman tengah memeriksa eks Direktur Operasional PSS terkait kasus match fixing pertandingan Liga 2 November 2018.(Dok. Kejaksaan Negeri Sleman)

DIPERIKSA: Petugas Kejari Sleman tengah memeriksa eks Direktur Operasional PSS terkait kasus match fixing pertandingan Liga 2 November 2018.(Dok. Kejaksaan Negeri Sleman)

Sumutterkini.com, YOGYAKARTAKejaksaan Negeri (Kejari) Sleman kembali menerima pelimpahan tersangka baru dan barang bukti kasus match fixing pertandingan Liga 2 yang terjadi pada November 2018 silam.

Satu orang tersangka baru yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sleman berinisial AR. Saat dikonfirmasi, Kasi Pidum Kejari Sleman, Agung Wijayanto membenarkan telah menerima pelimpahan tersangka baru dan barang bukti kasus match fixing pertandingan Liga 2 yang terjadi pada November 2018.

“Jadi hari ini, tanggal 2 Februari 2024, penyidik Mabes Polri telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Sleman, oleh jaksa telah dilakukan penelitian kemudian dilakukan penahanan oleh jaksa,” ujar Kasi Pidum Kejari Sleman, Agung Wijayanto dilansir Kompas.com, Jumat (2/02/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung menyampaikan, satu orang tersangka baru tersebut berinisial AR. Saat terjadi kasus match fixing pertandingan Liga 2 pada November 2018, tersangka AR menduduki jabatan sebagai Direktur Operasional PSS Sleman.

Baca Juga  Airlangga Minta Perolehan Suara Golkar dan Prabowo di Jabar Bisa Linier

“Bukan (yang buron), beda lagi. Dia (AR) dulu selaku Direktur Operasional PT. PSS,” tuturnya.

Terkait dengan peran AR, Agung mengungkapkan merupakan orang yang memerintahkan mengeluarkan uang untuk suap.

“Peranannya inisial AR ini yang memerintahkan untuk mengeluarkan uang tersebut. Uang yang untuk suap itu. Dia pemberi (suap),” pungkasnya.

Tujuh tersangka match fixing

Diberitakan sebelumnya, Kejari Sleman pada 18 Januari 2024 telah menerima pelimpahan tujuh orang tersangka dan barang bukti (tahap 2) terkait kasus pengaturan skor (match fixing) dalam pertandingan Liga 2 2018.

Dari jumlah itu, tiga orang tersangka dilakukan penahanan. Sebanyak tujuh tersangka tersebut terdiri dari tiga orang sebagai pemberi uang suap dan empat tersangka yang menerima uang suap.

Tiga orang tersangka pemberi suap yakni VW, DRN dan KM. Kemudian penerima suap RP, R, K dan AS. Tiga tersangka yang dilakukan penahanan yakni DRN, VW dan KM. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Diminati Klub-klub Besar, De Zerbi Ingin Fokus untuk Brighton
Harapan Manajer City Kepada Sir Jim Ratcliff : Mengembalikan Kejayaan
Patung Dani Alves Dirusak Usai Divonis Penjara
Disanksi Larangan Bermain 4 Tahun Karena Doping, Paul Pogba Ajukan Banding
Nasib Ten Hag Sudah Diputuskan Man United, Mantan Pemain Sebut Lolos atau Tidak ke Liga Champions
Shin Tae-yong Buka Suara soal Perpanjangan Kontrak di Timnas Indonesia
Erick Thohir: Sepakbola Indonesia Akan Berkembang Baik dengan VAR
Chelsea Tahan Imbang Manchester City 1-1 di Etihad

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 15:41 WIB

Diminati Klub-klub Besar, De Zerbi Ingin Fokus untuk Brighton

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:12 WIB

Harapan Manajer City Kepada Sir Jim Ratcliff : Mengembalikan Kejayaan

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:14 WIB

Patung Dani Alves Dirusak Usai Divonis Penjara

Jumat, 1 Maret 2024 - 08:03 WIB

Disanksi Larangan Bermain 4 Tahun Karena Doping, Paul Pogba Ajukan Banding

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:44 WIB

Nasib Ten Hag Sudah Diputuskan Man United, Mantan Pemain Sebut Lolos atau Tidak ke Liga Champions

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:27 WIB

Shin Tae-yong Buka Suara soal Perpanjangan Kontrak di Timnas Indonesia

Minggu, 18 Februari 2024 - 14:14 WIB

Erick Thohir: Sepakbola Indonesia Akan Berkembang Baik dengan VAR

Minggu, 18 Februari 2024 - 10:38 WIB

Chelsea Tahan Imbang Manchester City 1-1 di Etihad

Berita Terbaru

Bagaimana Peluang Kursi DPR dan Caleg di Dapil Sumut I?. (Foto: istimewa)

Nasional

Bagaimana Peluang Kursi DPR dan Caleg di Dapil Sumut I?

Sabtu, 2 Mar 2024 - 20:37 WIB