Israel Terus Tewaskan Warga Gaza meski Ada Putusan Mahkamah Internasional

- Wartawan

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada 19 Desember 2023, tentara Israel sedang beroperasi ketika asap mengepul di Jalur Gaza, di tengah pertempuran yang terus berlanjut antara Israel dan kelompok Palestina, Hamas. (MILITER ISRAEL via AFP)

Pada 19 Desember 2023, tentara Israel sedang beroperasi ketika asap mengepul di Jalur Gaza, di tengah pertempuran yang terus berlanjut antara Israel dan kelompok Palestina, Hamas. (MILITER ISRAEL via AFP)

Sumutterkini.com, GAZA – Dalam 48 jam setelah Mahkamah Internasional (ICJ) mengeluarkan putusan, Israel terus membunuh warga Palestina di Gaza sama banyaknya dengan yang terjadi sebelum sidang digelar.

Hal itu diungkap oleh sebuah kelompok pemantau hak asasi manusia (HAM) Euro-Mediterania pada Senin (29/1/2024).

Sebagaimana diberitakan Al Jazeera, kelompok yang berbasis di Jenewa itu melaporkan bahwa tentara Israel telah membunuh sedikitnya 373 warga Palestina -termasuk 345 warga sipil- dan melukai 643 orang lainnya dalam dua hari setelah putusan ICJ atas dugaan tindakan genosida.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Israel juga telah meningkatkan upayanya untuk membuat warga (Palestina) kelaparan serta secara paksa mengusir mereka dari rumah-rumah mereka di Jalur Gaza,” kata kelompok tersebut.

“Bertentangan dengan putusan pengadilan tertinggi dunia dan melanggar kewajiban internasionalnya sendiri, termasuk terhadap hukum dan prinsip-prinsip internasional, Israel terus melakukan pelanggaran mengerikan yang merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk genosida terhadap rakyat Palestina,” ungkap Euro-Mediterania.

Baca Juga  Jadwal MotoGP Qatar 2024, Sprint Race Hari Ini Pukul 23.00 WIB

Sebelumnya, Mahkamah Internasional pada Jumat (26/1/2024) secara resmi memerintahkan Israel untuk menyetop genosida terhadap warga Palestina.

Pengadilan dunia di Den Haag, Belanda tersebut juga memerintahkan Israel untuk membantu warga sipil di Gaza Palestina meski Israel tidak menyetujui gencatan senjata seperti yang diminta oleh Afrika Selatan.

Diketahui, Afrika Selatan membawa kasus (genosida) ini ke ICJ awal Januari 2024. Afrika Selatan meminta agar diberikan tindakan darurat yakni untuk menghentikan perang antara Israel dengan kelompok Hamas.

Pasalnya, perang tersebut telah menewaskan lebih dari 26.000 warga Palestina, yang sebagian besar korbannya adalah perempuan dan anak-anak.

Afrika Selatan menuduh Israel melakukan genosida yang dipimpin negara Israel dalam serangannya.

Serangan itu dimulai setelah kelompok Hamas menyerbu Israel dan menewaskan 1.200 orang dan menculik lebih dari 240 orang. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi
Iran Buka Pendaftaran Capres Usai Wafatnya Raisi, Berikut Syaratnya
Pasca Didata UNHCR, Ternyata Sebanyak 62 Pengungsi Rohingya Masuk ke Langkat
Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas
Ditembak Tank-nya Sendiri di Gaza Utara, 5 Tentara Israel Tewas
Polda Sumut Diperkenalkan Teknologi SAR Penyelamatan Wisatawan dari Polisi Pariwisata Kanada
Polisi Pariwisata Polda Sumut kembali Kunjungi Royal Canadian Mounted Police
Israel Serang Lebanon, Hezbollah Balas Luncurkan Puluhan Roket

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 20:27 WIB

Bantu Evakuasi Warga Gaza, Prabowo Sebut Diperintah Jokowi

Jumat, 31 Mei 2024 - 19:35 WIB

Iran Buka Pendaftaran Capres Usai Wafatnya Raisi, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:36 WIB

Pasca Didata UNHCR, Ternyata Sebanyak 62 Pengungsi Rohingya Masuk ke Langkat

Senin, 27 Mei 2024 - 11:11 WIB

Serangan Israel di kamp pengungsi Rafah, Lebih dari 30 Orang Dilaporkan Tewas

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:52 WIB

Ditembak Tank-nya Sendiri di Gaza Utara, 5 Tentara Israel Tewas

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:11 WIB

Polda Sumut Diperkenalkan Teknologi SAR Penyelamatan Wisatawan dari Polisi Pariwisata Kanada

Rabu, 8 Mei 2024 - 18:05 WIB

Polisi Pariwisata Polda Sumut kembali Kunjungi Royal Canadian Mounted Police

Minggu, 5 Mei 2024 - 22:25 WIB

Israel Serang Lebanon, Hezbollah Balas Luncurkan Puluhan Roket

Berita Terbaru