IRT yang Buang Bayinya di Hutan Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

- Wartawan

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap Pelaku Penyebar Hoaks Rekaman Suara Forkompinda Batubara, Bareskrim Polri Dalami Lebih Lanjut. (Foto: ilustrasi/istockphoto)

Tangkap Pelaku Penyebar Hoaks Rekaman Suara Forkompinda Batubara, Bareskrim Polri Dalami Lebih Lanjut. (Foto: ilustrasi/istockphoto)

Sumutterkini.com, NTT – LNK (20), ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan bayinya.

Selain membunuh, dia juga membuang jasad bayinya di dalam hutan.

“Kemarin pelaku ini sudah ditahan di Sel Mapolres TTU,” kata Kepala Kepolisian Sektor Miomaffo Timur Inspektur Polisi Dua (Ipda) Muhammad Aris Salama dilansir Kompas.com, Senin (29/1/2024) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penahanan LNK tertuang dalam surat penahanan nomor SP-HAN/04/I/2024/Reskrim. Aris menjelaskan, tersangka LNK awalnya dirawat di rumah sakit, namun dokter merekomendasikan untuk dipulangkan.

“Dokter rekomendasi untuk pulang sehingga kita tahan sejak kemarin,” kata Aris.

Baca Juga  Gibran Klaim Dapat Arahan dari Said Aqil Siradj

Penyidik Polres TTU dan Polsek Miomaffo Timur mengagendakan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Keluarga LNK pun meminta kebijakan pihak kepolisian mengambil potongan kepala bayi.

“Keluarga mau ambil potongan kepala untuk dikuburkan secara layak,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dihebohkan dengan penemuan kepala bayi, Jumat (26/1/2023).

Kepala bayi itu ditemukan di depan dapur milik warga bernama Rosa Delima Foni.

“Kami dapat informasi itu dari warga, tadi sekitar pukul 11.00 Wita,” kata Kepala Polsek Miomaffo Timur Inspektur Polisi Dua (Ipda) Muhammad Aris Salama, kepada Kompas.com, Jumat (26/1/2024) malam. (rsy/sumutterkini.com)

Berita Terkait

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Menuntut Keseriusan Semua Pihak
Mayat Terbungkus Kain dan Lakban di Hotel Cianjur, Polisi Amankan 10 Lembar Uang Singapura
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Sigra Tabrak Pohon dan 1 Orang Tewas
210.944 Tiket KA untuk H-3 Lebaran 2024 Laku Terjual
Yusril : Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Bisa Berujung Kekacauan
Farid Pemilik Wajah Mirip Gibran Rakabuming Viral, Sehari-hari Jual Baju
Sempat Pingsan di TPS, Ade Lestari PTPS di Kota Binjai Meninggal Dunia
Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:28 WIB

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Menuntut Keseriusan Semua Pihak

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:51 WIB

Mayat Terbungkus Kain dan Lakban di Hotel Cianjur, Polisi Amankan 10 Lembar Uang Singapura

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:44 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Sigra Tabrak Pohon dan 1 Orang Tewas

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:15 WIB

210.944 Tiket KA untuk H-3 Lebaran 2024 Laku Terjual

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:42 WIB

Yusril : Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Bisa Berujung Kekacauan

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:35 WIB

Farid Pemilik Wajah Mirip Gibran Rakabuming Viral, Sehari-hari Jual Baju

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:20 WIB

Sempat Pingsan di TPS, Ade Lestari PTPS di Kota Binjai Meninggal Dunia

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:32 WIB

Akibat Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung Sebabkan 493 Rumah Rusak

Berita Terbaru